Follow Us @soratemplates

Monday, December 17, 2018

Review K-Movie : The Negotiation, Ketika Sang Negosiator Kalah Pamor



Annyeong, chingu!

Jumpa lagi kita di review K-Movie. Kali ini aku mau nge-review film terbarunya Hyun Bin, nih. Ada yang kangen dengan akting ahjussi rasa oppa ini? Toss dulu kita.

Kalau di drama-drama sebelumnya Hyun Bin memerankan karakter pria lajang-kaya raya-baik hati yang selalu tebar pesona dengan dumple-nya yang dalam itu, nah di film Negotiation ini Hyun Bin memerankan karakter antagonis yang memiliki sisi psycho dalam dirinya. Hmm... Bikin penasaran banget, kan?

Filmografi

Judul : The Negotiation
Genre : Crime, Thriller
Sutradara : Lee Jong Seok
Penulis : Choi Sung Hyun
Negara Asal : Korea Selatan
Durasi : 113 menit



Sinopsis Singkat The Negotiation

Film dibuka dengan sebuah peristiwa penyanderaan warga di kota Seoul. Kerumunan warga tampak memadati sebuah jalan di depan rumah besar. Sebuah mobil berhenti tidak jauh dari kerumunan, ketika pintu terbuka sebentuk kaki jenjang dengan high heel terjulur turun. Berikutnya perempuan berambut pendek-bergaun mini itu dengan anggunnya melangkah cepat menembus kerumunan. Seorang petugas menghalangi ketika ia berusaha melewati pagar, tapi sepersekian detik kemudian petugas itu memberi rasa hormat setelah si perempuan memperlihatkan selembar kartu.

Perempuan itu adalah Ha Chae Yoon (Son Ye Jin), yang konon katanya adalah seorang negosiator terbaik dari kepolisian Seoul. Ia yang tengah berlibur terpaksa datang ke lokasi penyanderaan karena negosiator yang ada tidak mampu berkomunikasi dengan pelaku penyanderaan yang ternyata warga negara asing.

Ha Chae Yoon pun bernegosiasi dengan pelaku penyanderaan. Drama negosiasi ini sebenarnya mulai dikuasai oleh Ha Chae Yoon, tapi sayang para atasan Chae Yoon tidak sabar, malah melakukan penyerangan terlebih dahulu. Negosiasi pun gagal, penyandera yang merasa dikhianati langsung membantai korban dengan sadis. Menyaksikan korban yang berlumuran darah dan kritis di depan matanya membuat Chae Yoon trauma, dan memutuskan untuk mengundurkan diri dari jabatannya.

Tapi upaya Chae Yoon untuk mengundurkan diri tidak berjalan mulus, bukannya dikabulkan, dia justru dipanggil atasannya ke markas BIN.

Sesampai di markas BIN, tanpa petunjuk yang jelas, Chae Yoon langsung ditugaskan untuk bernegosiasi dengan seorang kriminal internasional yang menyandera 2 warga negara Korsel. Yang namanya kerja tanpa petunjuk, ya sudah bisa dipastikan negosiasi yang dilakukan Chae Yoon tidak berjalan mulus. Alih-alih menguasai jalan negosiasi, yang ada Chae Yoon harus mengalami pelecehan verbal dari si bandit Min Tae Gu (Hyun Bin).

Merasa dirinya dilecehkan, tanpa pikir panjang Chae Yoon memutuskan hubungan telekomunikasi secara sepihak. Padahal nyawa para sandera benar-benar tergantung pada hasil negosiasi ini. 

Hmm.. gimana ya reaksi Min Tae Gu diputusin sepihak gitu?


Review K-Movie : The Negotiation


Alur Cerita yang Cenderung Membosankan

Sebelum menonton film The Negotiation ini aku sarankan kamu untuk kosongkan hati dan pikiran ya, gais. Dengan kata lain ga perlu menaruh ekspektasi berlebih, deh. Jangan berharap kamu bakal menemukan seorang negosiator brilian seperti Denzel Washington di The Taking of Pelham 123, dimana berkat kepiawaiannya memainkan hati dan pikiran si bandit, akhirnya dia berhasil menyelamatkan para sandera.



Dengan alur cerita yang cenderung membosankan, The Negotiation tidak berhasil membuat penonton merasa tegang dan cemas dalam masa-masa negosiasi. Ha Chae Yoon sendiri hanya tampak sebagai pion yang tidak berkutik di bawah cengkraman instruksi para atasannya. Karakter the best negotiator yang di awal cerita begitu ditonjolkan tidak tampak sama sekali, justru karakter Min Tae Gu yang tampak lebih mendominasi. Sang negosiator bener-bener kalah pamor.



Pas juga dengan yang Min Tae Gu katakan di akhir-akhir negosiasi.

"Tapi Ha Chae Yoon kau terlalu lemah sebagai negosiator. Hatimu terlalu sensitif. Bahkan jika kau berbohong, wajah dan suaramu tidak bisa menyembunyikannya."


Karakter Antagonis yang Kuat

Apa jadinya film ini jika karakter Min Tae Gu tidak berhasil diperankan dengan baik?
Aku yakin, lebih dari setengah penonton akan meninggalkan bioskop sebelum film usai. Makanya aku berpendapat, tidak sia-sia memang sutradara menempatkan Hyun Bin sebagai pemeran karakter Min Tae Gu ini. Karena terbukti Hyun Bin sukses memerankan karakter Min Tae Gu yang kejam dan temperamen ini dengan sangat baik. 



Aku bisa menangkap dengan jelas bagaimana perasaannya pada setiap ekspresi yang ia mainkan. Jadi bukan hanya wajah tampan Hyun Bin saja nih yang bikin penonton betah, tapi karena karakter Min Tae Gu yang kejam, temperamen, tapi justru sebenarnya memiliki hati yang hangat. 

Dalam kegarangan, ada kesedihan.


Sayangnya, Ha Chae Yoon gagal menyentuh sisi hati Min Tae Gu yang hangat ini. Padahal jika sisi ini bisa tersentuh oleh kepiawaian negosiasinya, tidak akan jatuh korban dipihak sandera.


Melodrama Sebagai Penguat Cerita

Bukan Korea namanya kalau tidak memiliki sisi melodrama dalam setiap karyanya. Apapun genre karya mereka, sisi humanisme dari para tokoh pasti tidak ditinggalkan. Begitu juga pada film The Negotiation ini. Memang benar Min Tae Gu itu bandit internasional, yang transaksi pasar gelapnya sudah lintas negara. Tetapi betapa pun kejahatan yang ia lakukan, dia tidak pernah menyentuh orang-orang lemah yang tidak berdaya. Jadi dengan kata lain, jahatnya Min Tae Gu ini ya sama orang yang dia tahu jahat juga. Sesama orang jahat 'halal' deh saling membunuh. Begitu kurang lebih prinsip hidup Min Tae Gu ini.

Makanya ketika adiknya, yang ia percayakan untuk berkerja pada salah satu 'bos' berpengaruh mati dibunuh, Min Tae Gu pun tidak mau tinggal diam. Dia menuntut balas atas kematian adiknya itu dengan melakukan penyanderaan. Jadi, jahatnya Min Tae Gu di film ini bukan tanpa alasan yang jelas.

Bandit pun punya hati. Hiks..


"Untuk hidup, terkadang mereka membutuhkan kambing hitam. Tidak masalah jika orang itu adalah aku atau sampah seperti kau. Tapi, rasanya tidak benar terhadap yang lemah seperti Yeon Joo. Jika itu, dunia ini terlalu kejam, sialan."


Ending yang Terburu-buru dan Kurang Memuaskan

Seiring berjalannya waktu dalam proses negosiasi, ternyata menguak banyak hal yang membuat penonton paham bahwa penyanderaan yang dilakukan Min Tae Gu bukanlah penyanderaan biasa. Satu demi satu dosa para petinggi negri itu pun terkuak, dan tentu saja hal ini membuat kita yang menonton turut merasa geram. Sayangnya, tayangan flash back yang bolak-balik ditayangkan dikahir cerita membuat scene-scene akhir menjadi kurang greget. 

Adegan dimana Min Tae Gu berhasil face-to-face dengan orang-orang yang menjadi dalang pembunuhan adiknya terasa kurang klimaks karena harus dibumbui pertengkaran Ha Chae Yoon dengan Min Tae Gu. 

Sebagai penonton aku pengennya Min Tae Gu berhasil mendaratkan satu tembakan ke kepala para politikus jahat itu. Tidak pun dibuat mati, minimal cacat deh. Jadi lumayan setimpal kan dengan duka yang dirasakan Min Tae Gu. Hehehe. Tapi inilah hasilnya. Ending sebuah film semata-mata memang adalah hak sutradara dan penulis sepenuhnya. Sebagai penonton bisanya nikmatin aja, deh. Hahaha.



Nah, itu dia review singkat K-Movie The Negotiation ala Meirida ya, gais. Dalam skala 10, aku kasih 6 deh untuk film ini. 

Kamu sudah nonton belum nih? 
Share pendapat kamu dong, gais.





No comments:

Post a Comment


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal.

Note : Mohon maaf, komentar anonim dan link hidup saya anggap spam, ya.