Friday, August 3, 2018



Tidak bisa dipungkiri gaya hidup masyarakat sekarang ini sudah tidak sehat lagi. Mulai dari makanan cepat saji, hingga ke kebiasaan mengonsumsi benda-benda yang merusak kehidupan. Makanya tidak heran, dewasa ini semakin sering kita mendengar orang-orang berusia muda harus berhadapan dengan penyakit-penyakit yang mematikan.

Sadar akan hal itu, sebagai ibu aku pun mulai mencemaskan bagaimana gaya hidup anakku di zamannya nanti.

Untuk mengantisipasi hal-hal negatif di kemudian hari, aku pun mulai berpikir betapa pentingnya mengenalkan pola hidup sehat ini kepada anak sejak dini. Karena jika pola hidup sehat ini telah dibiasakan sedini mungkin, maka hingga dewasa nanti anak akan tetap menjalankannya. Sehingga gaya hidup mereka pun akan menjadi jauh lebih baik.
 

Cara Mengenalkan Pola Hidup Sehat Kepada Anak Sejak Dini


- Menerapkan disiplin dalam kehidupan sehari-hari.

Kedisiplinan diri adalah kunci utama seseorang bisa menjalani kehidupannya dengan baik. Karena itu, sedini mungkin anak harus dikenalkan dengan disiplin ini. Misalnya disiplin dengan waktu tidur, disiplin dengan tugas, disiplin dalam mengonsumsi makanan sehat, dan lain-lain.

Jika kedisiplinan ini telah ditanamkan sejak kecil, hingga dewasa nanti anak akan tetap menjadikan kedisiplinan sebagai sebuah kebiasaan. Yakinlah sebagai orangtua yang sepuh nantinya, kita akan menikmati masa-masa dewasa anak kita penuh dengan keteraturan. Itu akan menjadi sebuah pemandangan yang sangat membahagiakan.


- Menanamkan Pemikiran kepada anak untuk Tidak Memberi Toleransi pada Diri Sendiri dalam Melakukan Hal-hal Negatif.

Terkadang tanpa disadari, kebiasaan 'membiarkan' diri dalam melakukan hal yang negatif justru membuat seseorang jadi terbiasa berbuat salah.

'Sekali-kali bolehlah bohong', lama-lama bohong pun menjadi kebiasaan.

'Sekali-kali bolehlah ninggalin sholat', dari yang cuma ninggalin isya, lama-lama mulai ninggalin semua sholat. Akhirnya ga sholat sama sekali.

'Sekali-kali boleh dong nyobain rokok'. Udah tau bangetlah gimana akhirnya orang-orang yang mencoba melakukan ini.

See ?

Menoleransi sebuah kesalahan, pada akhirnya akan menjerumuskan orang pada kesalahan itu. Akibatnya sampai kapanpun akan sulit melepaskan diri dari kesalahan demi kesalahan yang ia lakukan.

Hal inilah yang harus orangtua tekankan kepada anak. Memberikan mereka rambu-rambu yang jelas dan tegas sedini mungkin akan membuat hidup mereka selalu berada di jalan yang benar, dan itu berlaku dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam hal kesehatan.


- Membiasakan Untuk Berolahraga Secara Teratur.

Olahraga adalah salah satu cara menjaga kebugaran tubuh dengan cara alami. Tetapi tingginya tingkat kesibukan akhir-akhir ini membuat banyak orang yang melupakan olah raga, kemudian menempuh jalan pintas untuk menjaga stamina tubuh. Dengan mengonsumsi energy drink, misalnya. Padahal betapa pun nutrisi yang tertera pada kemasan energy drink itu tetap saja tidak baik dikonsumsi untuk jangka panjang. Karena tidak bisa dipungkiri semua energy drink yang beredar di pasaran terbuat dari berbagai campuran bahan yang diproses secara kimiawi.

Karena itu membiasakan anak untuk selalu berolah raga secara teratur setiap harinya akan jauh lebih bermanfaat bagi kehidupannya kelak. Hal ini akan menjadikan olahraga sebagai satu kebutuhan bagi hidupnya, sebagaimana halnya dia membutuhkan makanan. Sehingga betapa pun sibuknya ia saat dewasa nanti, dia tidak akan lupa untuk tetap berolahraga.


- Membiasakan Anak untuk Makan dengan Menu Seimbang.

Sebenarnya ini adalah salah satu tantangan terbesar yang aku sendiri rasakan. Karena godaan untuk menyuguhkan makanan instan kepada anak itu sangatlah besar. Jangankan untuk anak, bahkan untuk diri sendiri pun rasanya sangat sulit.

'Apalaaaah artinya sore hari, tanpa segelas teh hangat dan sepiring bala-bala ?'
Wakaka.

Ajaran sesat nih, ya. Kagak usah ditiru ya, temaaaans.

Tapi tidak ada hal yang mustahil jika memang kita mau, kan ?

There's a will, there's a way.

Pepatah lama ini pasti udah nyantol banget di kepala kita.

Masalahnya kan di eksekusinya. Hehehe.

Itulah medan perang yang sesungguhnya, temaaans.

Sekarang aku mulai membiasakan diri untuk menerapkan menu seimbang untuk Aira. Meskipun belum bisa untuk 3x sehari. Minimal 2x sehari sudah mulai dibiasakan.

Menu seimbang yang dianjurkan itu adalah pemenuhan kadar kalori untuk tubuh dalam sehari yang mencakupi :

* Karbohidrat : 45-60% dari total kebutuhan kalori tubuh.
* Protein : 1gram / 1 kg berat badan
* Lemak : 20-30% dari total kebutuhan kalori tubuh.
* Vitamin dan Mineral : 400gram/hari.

Bagaimana cara menyajikan menu seimbang yang tepat untuk anggota keluarga ?
Ntar aku bahas di artikel berikutnya, ya. Agar lebih lengkap dan juga seru pastinya.

Oh ya. Kalau teman-teman, ada cara sendiri kah mengenalkan pola hidup sehat ini pada anak ?
Share di sini, ya.














Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal.

Note : Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan dihapus.

Meirida Blog - Review dan Lifestyle . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | for Meirida.my.id