Thursday, May 30, 2019




Secara umum si Kecil bisa dinyatakan sehat jika usus dan pencernaan anak sehat. Oleh karena itu orangtua pun berlomba-lomba untuk selalu berusaha memilih dan memberikan asupan makanan yang tepat agar usus dan pencernaan anaknya selalu sehat. Nah, salah satu sumber nutrisi yang dipercaya bisa membantu kesehatan pencernaan anak adalah susu.

Ketika pencernaan anak sedang bermasalah banyak orangtua yang was-was dalam memberikan makanan dan minuman kepada anak. Mereka takut salah pilih, sehingga kondisi pencernaan anak semakin memburuk. Dalam kondisi ini susu bisa menjadi salah satu pilihan, tetapi untuk amannya cobalah berikan dalam jumlah sedikit terlebih dahulu, lalu lihat apakah diare si Kecil memburuk setelah ia meminumnya. Pasalnya, sekitar 20% kasus gangguan pencernaan pada anak adalah virus yang menyebabkan anak mengalami intoleransi laktosa. Kondisi ini bisa membuat anak mengalami sakit perut, kembung, dan kram. Apabila hal ini terjadi, carilah pengganti susu yang bebas laktosa hingga feses si Kecil kembali normal. Orangtua juga bisa mencoba memberikan produk probiotik seperti yoghurt, untuk membantu memulihkan kondisi bakteri baik dalam usus si Kecil. Jika si Kecil masih mengonsumsi ASI, tidak masalah untuk tetap memberikan ASI, karena ASI ini mengandung antibodi dan nutrisi yang dapat membantu menyembuhkan sistem pencernaan.

Lingkungan juga merupakan salah satu penyumbang masalah pencernaan pada anak karena lingkungan telah menjadi sarang bakteri jahat. Maka dari itu bakteri baik melawan bakteri jahat, bisa menjadi solusi masalah pencernaan pada anak. Orangtua tinggal memberikan asupan makanan dan minuman yang banyak mengandung bakteri baik untuk anak agar masalah pencernaan anak segera bisa diatasi.

Setelah si Kecil sembuh dan kondisinya membaik, orangtua jangan sampai lupa untuk menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Tetaplah waspada dan rutin menjaga kebersihan diri serta lingkungan. Karena meskipun kondisi si Kecil telah membaik, bisa saja bakteri dan virus masih berdiam dalam sistem pencernaan si Kecil selama beberapa hari bahkan minggu. Oleh karena itu, pastikan untuk tetap menjaga kebersihan diri si Kecil dan juga orang-orang serta lingkungan di sekitarnya. Mintalah si Kecil untuk rutin mencuci tangannya dengan cara yang benar dengan menggunakan sabun. Apabila si Kecil masih menggunakan popok, pastikan orangtua selalu membersihkan tangan setelah mengganti popoknya.

Oh, ya. Ketika si Kecil masih mengalami diare, jangan menggunakan handuk atau alat makan secara bersamaan dengan si Kecil untuk menghindari terjadinya penularan. Selain itu, perhatikan pula benda-benda seperti gagang pintu atau mainan si Kecil, karena benda-benda tersebut bisa menjadi tempat bersarangnya kuman penyakit. Bersihkan secara rutin, jika perlu lakukan disinfeksi agar kuman tidak berkembang biak di sana.

Nah, itulah hal-hal yang orangtua harus lakukan ketika menangani si Kecil yang sedang mengalami gangguan pencernaan. Si Kecil mungkin memang sulit mendeskripsikan bagaimana kondisinya, tetapi jangan sampai hal tersebut membuat orangtua gegabah melakukan penanganan sehingga membuat kondisinya semakin parah. Jagalah kebersihan dan berilah anak asupan gizi yang baik, salah satunya dengan susu sumber bakteri baik yang bagus untuk pencernaan.


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal.

Note : Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan dihapus.

Meirida Blog - Review dan Lifestyle . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | for Meirida.my.id