Follow Us @soratemplates

Tuesday, May 7, 2019

Cara Memilih Polis Asuransi yang Tepat

polis asuransi


Dewasa ini kebutuhan akan asuransi semakin meningkat. Orang-orang semakin sadar akan pentingnya sebuah jaminan untuk kondisi yang tidak menguntungkan. Tapi sayangnya, tidak banyak orang yang paham tentang produk asuransi yang ada, sehingga tidak jarang asuransi yang mereka pilih tidak tepat guna.

Asuransi sendiri memang merupakan sebuah hal yang sangat rumit, dibutuhkan pemahaman dan pertimbangan yang matang sebelum menggunakannya. Asuransi memiliki banyak istilah-istilah yang tidak mudah dikuasai oleh orang awam. Inilah yang membuat pengguna asuransi salah paham, sehingga asuransi yang mereka gunakan pun akhirnya tidak tepat guna.

Maka dari itu, sebelum memilih produk asuransi ada baiknya kita memahami dulu istilah-istilah yang ada dalam asuransi itu sendiri.

Salah satu istilah dalam asuransi yang begitu populer didengar adalah polis asuransi. Bagi yang tidak paham, ada yang menganggap bahwa polis asuransi adalah besarnya dana yang akan dibayarkan oleh nasabah ke perusahaan asuransi setiap bulannya. Tentu saja hal ini adalah salah besar. Besarnya dana yang dibayarkan nasabah setiap bulan itu adalah premi asuransi, bukan polis asuransi.

Polis asuransi adalah bukti perjanjian tertulis yang dilakukan oleh perusahaan asuransi atau penanggung dengan nasabah pengguna layanan asuransi atau tertanggung. Isinya menjelaskan tentang semua hak dan kewajiban yang mengikat kedua belah pihak.



Cara Memilih Polis Asuransi yang Tepat




Jika diamati dengan jeli, begitu banyak jenis layanan asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi kepada calon nasabahnya. Hal ini tentu saja memberi kemudahan kepada nasabah untuk memilih produk asuransi sesuai dengan kebutuhan yang dimilikinya.

Beda perusahaan asuransi, maka berbeda pula kebijakan yang mereka terapkan dalam produk asuransi yang mereka jual. Oleh karena itu, sangat penting bagi nasabah untuk memahami setiap detail dari isi polis asuransi sebelum memutuskan untuk membelinya.

Berikut adalah cara yang bisa dipertimbangkan untuk memilih polis asuransi yang tepat.

1. Sesuai dengan kebutuhan.

Bermacam-macam jenis layanan asuransi yang ditawarkan oleh perusahaan asuransi, maka sebagai calon nasabah terlebih dahulu harus paham jenis asuransi seperti apa yang dibutuhkan. Apakah asuransi pendidikan, asuransi kendaraaan, atau asuransi lainnya. jangan pernah tergiur dengan benefit yang ditawarkan, padahal kita tidak membutuhkan jenis asuransi tersebut. Sebagai contoh, kita sudah memiliki asuransi pendidikan, namun karena asuransi unit link menawarkan benefit yang menggiurkan maka kita pun beli asuransi itu. Padahal jika terjadi resiko pada tertanggung, tidak bisa dilakukan double claim, sehingga produk asuransi yang dibeli pun menjadi sia-sia.


2. Pilih asuransi yang prosedur klaimnya fleksibel.

Rata-rata perusahaan asuransi menerapkan prosedur yang ketat dalam proses klaim. Salah satu syarat yang mereka minta adalah dokumen asli seperti kwitansi asli rumah sakit. Nah, carilah asuransi yang lebih fleksibel, yang mau menerima fotocopy dokumen dalam proses klaim. Dengan begitu nasabah bisa menggunakan produk asuransi yang sama dari perusahaan yang berbeda.


3. Satu polis untuk semua anggota keluarga.

Salah satu tantangan terbesar bagi nasabah asuransi adalah dalam hal pembayaran premi. Semakin banyak anggota keluarga, maka semakin banyak juga jumlah premi yang harus dibayarkan. Agar lebih hemat, maka pilihlah polis asuransi yang men-cover semua anggota keluarga. Jadi nasabah cukup membayar satu premi saja setiap bulannya.


4. Pahami jenis pertanggungan yang bisa di-klaim

Meskipun polis asuransi memuat begitu banyak hal, namun yang paling penting untuk kita pahami adalah jenis-jenis pertanggungan yang bisa di-klaim, berikut dengan cara atau prosedur klaim-nya. Jangan sampai karena gagal paham, kita jadi mengalami kerugian karena ternyata jenis pertanggungannya tidak bisa di-klaim.



Oke, itu dia 4 cara untuk memilih polis asuransi yang tepat. Jika masih ada yang belum dipahami dari polis asuransi kita, jangan pernah ragu untuk menanyakannya kepada pihak ketiga yang lebih paham agar kelak premi yang kita bayarkan tidak sia-sia.



So, polis asuransi apa saja yang sudah kamu miliki?




No comments:

Post a Comment


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal.

Note : Mohon maaf, komentar anonim dan link hidup saya anggap spam, ya.