promo enfa

Friday, November 29, 2019

Rempong tapi Asyik. Ini Kisah Seruku Saat Traveling dengan Baby Dzi

Masa-masa pasca melahirkan merupakan moment yang paling hectic bagi seorang ibu. Terlebih lagi saat itu aku mengalami jahitan perineum yang cukup banyak, jadi bisa dibayangkan betapa sulitnya mengurus bayi sendiri dengan kondisi tubuh yang belum pulih maksimal.

Jika diturutkan emosi, bisa saja depresi menghampiri. Luka jahitan masih nyeri, otot-otot tubuh terasa kram, tapi masih harus mengurus bayi seorang diri. Baru saja diberi ASI, dia ngompol. Baru saja popoknya diganti, dia pup. Baru saja mencoba memejamkan mata, bayi bangun lagi karena pengen ASI. Begitu terus dari pagi sampai pagi lagi.

Alhamdulillah, masa-masa berat itu sekarang telah berlalu. Aku bersyukur meski pun terasa sangat sulit, tapi aku masih bisa mengendalikan diri untuk tidak stress. Aku bersyukur karena melewati masa-masa sulit itu tidak sendirian. Ada suami yang senantiasa memberikan cinta, ada mertua yang senantiasa memberi semangat. Ada sahabat yang selalu mengantarkan cerita lucu. Jadi tanpa terasa semua kesulitan itu berlalu dengan sendirinya.

Sadar bahwa dirinya tidak bisa membantu banyak dalam mengurus Baby Dzi, suami pun menghadiahi izin untuk traveling dengan anak-anak. Kebetulan waktu itu bertepatan dengan masa liburan sekolah kakak, jadi kami pun pergi berlibur ke Pekanbaru.

Traveling sambil membawa bayi, rempong gak, sih?

Rempong bangeeeet.
Hahaha.

Baca juga: Tips Berpergian dengan Bayi

Karena kemana pun pergi bawaan ga bisa sedikit. Harus ada tas yang bisa menampung diapers, pakaian ganti, termos air dan makanan bayi, dan peralatan makan bayi. Dan satu lagi yang gak boleh lupa yaitu baby stroller.



Berjalan-jalan sambil membawa bayi itu bukan mudah, karena tidak mungkin untuk menggendongnya terus. Bisa-bisa remuk tulang punggung kalau menggendong bayi seharian. Karena itulah dibutuhkan baby stroller.

Dengan adanya baby stroller, traveling dengan bayi pun menjadi asyik untuk dilakukan, karena stroller tidak hanya berguna untuk mobile bersama bayi, tetapi ketika bayi mengantuk pun bisa ditidurkan di baby stroller. Sambil digoyang-goyang, bayi pun tidur nyenyak. Selain itu barang bawaan juga bisa diletakkan di bagian bawah baby stroller. Jadi ibunya tetap bisa menikmati perjalanan dengan nyaman tanpa harus terbebani dengan barang-barang bawaan.

So, bagi teman-teman yang pengen traveling dengan bayi jangan galau, ya. Asal ada baby stroller dijamin acara jalan-jalan bakal tetap terasa seru dan asyik.

Oh, ya. Baby stroller itu banyak pilihannya, ya. Kalau teman-teman pengen tahu jenis stroller bayi dan harganya bisa dilihat di Blibli. Di situ banyak banget pilihannya.

No comments:

Post a Comment


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal.

Note : Mohon maaf, komentar anonim dan link hidup saya anggap spam, ya.