Sunday, January 27, 2019



Jika pada postingan sebelumnya aku mereview K-Movie tentang hubungan anak dan ibu, maka kali ini tentang hubungan anak dan ayahnya.



Nama Park Jung Min dan Kim Go Eun adalah magnet utama yang menarik aku untuk menonton film ini. Kalau Kim Go Eun populer lewat drama Goblin, Park Jung Min sendiri sebenarnya sudah malang melintang dalam beberapa genre film dan drama. Tetapi aku baru tersadar dengan aktingnya saat ia bermain sebagai managernya Seo Kang Joon dalam drama Entourage. Dan film Keys to The Heart adalah karya lainnya yang berhasil membuat Park Jung Min semakin memiliki nilai plus di mataku.



Review K-Movie: Sunset in My Hometown, Tentang Impian, Perjuangan, Belenggu Masa Lalu, dan Cinta yang Terabaikan


Filmografi

Judul: Sunset in My Hometown (Byeonsan)
Sutradara: Lee Joon-ik
Penulis: Kim Se-kyun
Rilis: 4 Juli 2018
Durasi: 123 menit
Distributor: Megabox M Plus
Negara/Bahasa: Korea Selatan/ Korea

Impian dan Perjuangan Seorang Rapper Kampung

Film Sunset in My Hometown bercerita tentang Hak Soo (Park Jung Min) seorang rapper underground yang bercita-cita untuk menjadi seorang rapper profesional. Untuk mewujudkan impiannya itu, Hak Soo meninggalkan kampung halamannya kemudian pergi ke Seoul. Di kota itu dia mengikuti talent show yang bertajuk "Show Me the Money". Namun, perjuangan rapper kampung itu tidaklah mudah.

Hak Soo sudah 5 kali mengikuti audisi tersebut, tetapi selalu saja gagal di final round. Padahal penampilan Hak Soo sangat bagus dan berhasil menarik perhatian juri. Kegagalan yang ia alami saat audisi adalah karena satu kata, yaitu 'ibu'. Di final round, kontestan yang tersisa diminta untuk membuat lirik kreatif dari kata 'ibu'. Di sinilah Hak Soo selalu gagal. Hak Soo memiliki masa lalu yang menyedihkan terkait ibunya.


Belenggu Masa Lalu yang Menyakitkan

Hak Soo dan ibunya harus berjuang untuk hidup sejak ditinggal oleh ayahnya. Hal inilah yang membuat Hak Soo sangat membenci ayahnya. Bagi Hak Soo, ayahnya adalah lelaki yang tidak bertanggung jawab, dan tidak pantas untuk dihormati. Wajar sih, ayahnya kan bosnya gangster gitu. Karakter yang paling aku ga suka di drama Korea.

Menyadari sepenuhnya bahwa kegagalannya adalah karena dirinya sendiri, Hak Soo kembali berjuang untuk audisi yang ke 6 kalinya. Untuk itu dia selalu berlatih siang dan malam, bahkan disela-sela kesibukannya melakukan perkerjaan paruh waktu, dengan harapan belenggu masa lalunya yang menyakitkan itu tidak akan muncul lagi saat ia di atas panggung.

Suatu hari Hak Soo menerima kabar bahwa ayahnya sekarat dan sedang dirawat di rumah sakit. Rasa benci yang ia miliki membuat Hak Soo enggan untuk menemui ayahnya. Tetapi, itulah yang disebut pertalian darah. Betapapun bencinya kepada sang ayah, Hak Soo tetap saja pulang untuk menemui ayahnya itu.


Cinta Sejati yang Terabaikan

Sesampai di kampung, tanpa disengaja Hak Soo bertemu dengan Soon Mi (Kim Go Eun) teman sekolahnya dulu. Hak Soo adalah cinta pertama Soon Mi. Tetapi cinta Soon Mi bertepuk sebelah tangan karena Hak Soo justru jatuh cinta kepada Mi Kyung teman Soon Mi yang cantik. Di mata Hak Soo, Soon Mi adalah gadis ndeso yang sikapnya annoying banget. Makanya sedikitpun kehadiran Soon Mi tidak membekas dalam hati Hak Soo. *pukpuk Soon Mi*

Hak Soo tidak menyukai Soon Mi, tetapi bagi Soon Mi, Hak Soo tetap lelaki pujaannya yang pintar dan jago bikin puisi. Meskipun cintanya terabaikan, tetapi Soon Mi tetap setia dengan perasaan sepihak yang ia miliki.

Salah satu kelebihan film ini adalah adanya beberapa puisi dan lirik lagu rap yang kata-katanya sederhana tetap jika diresapi maknanya begitu dalam, dan musiknya asyik-asyik, lho.


Kampung halamanku adalah sebuah pelabuhan yang ditinggalkan.
Kota yang miskin, di mana matahari selalu tenggelam
Kampung halamanku adalah sebuah pelabuhan yang ditinggalkan.
Kota yang miskin, di mana senja selalu indah.


Ending yang Menyenangkan 

Aku berusaha untuk tidak menyebarkan spoiler lewat review ini, tapi kok susaaaah. Hahaha.
Endingnya terlalu indah untuk aku simpan sendiri. Jadi kalau kamu pengen nonton drama yang plot ceritanya sederhana, tapi adegan demi adegannya mampu membolak-balikkan hati dari sedih, geram, kesal, mengharukan, dan berbunga-bunga, aku rekomendasikan tonton deh film ini.






















Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal.

Note : Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan dihapus.

Meirida Blog - Review dan Lifestyle . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | for Meirida.my.id