Follow Us @soratemplates

Tuesday, March 26, 2019

Pengalaman Berbelanja di Lejel Home Shopping

Pengalaman Berbelanja di Lejel Home Shopping. Pagi itu tidak seperti biasanya, sambil mengasuh Dzikri aku nimbrung di depan tivi bareng mama mertua. Biasanya sehabis sarapan mama dan papa mertua langsung berangkat ke kebun sawit mereka untuk sekedar mengeluarkan keringat dengan mengerjakan perkerjaan-perkerjaan ringan di sana. Tapi pagi itu berbeda, mama memutuskan untuk stay di rumah saja karena kakinya terasa sakit sekali sehingga sulit untuk dibawa melangkah. Sepertinya asam urat mama kambuh lagi. Kalau sudah begini, mau tidak mau mama harus memakan obatnya lagi. Padahal mama sedang berjuang keras untuk lepas dari obat-obatan berbahan kimia itu.


Pernah sih mama coba mengonsumsi obat herbal, tapi sehabis meminum obat asam urat berbahan herbal, sakit maag mama selalu kambuh. Setelah ditelusuri barulah kami paham bahwa obat maag dan asam urat itu saling kontraindikasi. Karena belum bertemu dengan obat asam urat berbahan herbal yang cocok, dengan terpaksa mama harus mengonsumsi obat dari dokter. Hanya saja obat dari dokter ini sifatnya hanya untuk mengurangi rasa sakit untuk sesaat, begitu efek obatnya hilang rasa nyeri pun kembali terasa. Maka dari itu setiap ada kesempatan mama selalu berusaha mencari cara yang alami agar bisa sembuh dari sakit asam uratnya.


Seperti pagi itu, merasa bosan dengan channel yang sedang ditontonnya, mama mencoba mencari-cari siaran yang asyik, sampai akhirnya pencarian channel mama terhenti pada channel home shopping. Biasanya sih kami gak pernah stay tune di channel-channel semacam ini, tetapi perhatian mama lumayan tersedot karena saat itu channel home shopping sedang menyiarkan produk sandal kesehatan. Mungkin karena berhadapan dengan momen yang pas, mama pun berminat untuk membeli sandal kesehatan itu.

“Belilah sandal itu, Mer. Mudah-mudahan dengan memakai sandal itu mama gak perlu lagi makan obat,” pinta mama kemudian.



Tanggal 15 Maret 2019, Pemesanan dan Pembayaran

Sebenarnya aku ga suka kalau mau beli sesuatu harus menelepon dulu. Karena saat itu promo sandal kesehatannya sedang live, jadi belanjanya ya harus via telepon. Daripada belanja via telepon begitu aku lebih nyaman untuk belanja via website. Jadi aku pun langsung membuka situs Lejel Home Shopping itu.

Setelahkan menuliskan alamat web di browser, hanya dalam beberapa detik laman Lejel Home Shopping pun terbuka. Tanpa ragu aku langsung searching produk sandal kesehatan yang dimaksud. Alhamdulillah, harga yang tercantum di web sama dengan harga yang tertera pada saat live promo di channel tivi.

Aku klik tombol pesan, kemudian laman berisikan info pengiriman pun terbuka. Di sini ada isian untuk alamat pengiriman dan alamat penagihan. Setelah submit data alamat dengan lengkap, laman berikutnya adalah metode pengiriman dan pembayaran. Aku pilih pengiriman dengan jasa ekspedisi, dan ternyata berbayar, bok! Gak gratis. Sempat kecewa sih, karena diiklannya kan disebutkan gratis pengiriman ke seluruh Indonesia. Tapi karena sudah biasa mengalami hal ini saat berbelanja di situs e-commerce lainnya, aku pun ga ambil pusing dengan hal ini. Selajutnya aku pilih metode pembayaran via bank transfer.



Setelah check-out, aku pun langsung melakukan pembayaran via mobile banking, dan tidak lama berselang notifikasi penerimaan pembayaran pun mendarat dengan cantik di email. Selanjutnya sambil duduk manis, aku tinggal menunggu saja barang pesanan sampai di rumah.



Tanggal 18-20 Maret 2019, Cek Status Pengiriman

Aku sengaja memilih tanggal 18 ini untuk melakukan pengecekan, karena tanggal 16 dan 17 itu jatuh di hari Sabtu dan Minggu, jadi aku pikir admin mereka pada libur.

Seperti pengalaman berbelanja online yang sudah-sudah, dalam 24 jam setelah pembayaran biasanya aku sudah menerima update tentang status pengiriman pesanan, berisikan info nomor resi pengiriman barang. Tapi kali ini aku harus lebih sabar, karena di akun Lejel Home Shopping yang aku miliki status pesanan masih ‘memproses’, belum ‘sedang dikirim’.




Aku merasa sedikit tidak nyaman karena setelah 4 hari dari pembayaran aku belum mengantongi nomor resi pengiriman. Padahal biasanya dalam waktu tidak lebih dari 24 jam dihari kerja aku sudah menerima pemberitahuan bahwa pesanan telah dikirim berikut nomor resinya. Jadi untuk progres pengiriman barang aku bisa tracking sendiri di situs kurir yang digunakan.

Keesokan harinya, tanggal 19 Maret 2019, untuk memuaskan rasa penasaranku, aku pun mencoba fitur live chat via web Lejel, tapi sayang admin yang bertugas tidak online, aku diminta untuk menghubungi via email yang tertera.

Kemudian aku pun mengirimkan email ke alamat yang disebutkan di fitur live chat. Satu hari menunggu aku masih belum dapat jawaban. Bahkan alamat email tidak valid.



Tanggal 20 Maret aku masih belum dapat jawaban dari email, akhirnya aku mencoba lagi mencari tahu tentang status pesanan, kali ini aku menghubungi nomor telepon yang tertera di email saat konfirmasi pesanan dan pembayaran aku terima. Sayang sekali, nomor yang tertera tidak bisa dihubungi.

Alamat emailnya valid nih, tapi nomor telepon tidak bisa dihubungi


Di tahap ini aku mulai merasa kesal dengan pelayanan Lejel Home Shopping. Tapi aku tidak mau menyerah, kembali aku coba untuk mencari info kontak yang valid. Alhamdulillah, akhirnya aku dapat nomor telepon yang valid via website.

Nomor teleponnya valid, tapi alamat emailnya tidak valid


Dari pembicaraan via telepon itu baru aku tahu bahwa barang pesananku sudah dikirim, dan aku pun mendapatkan nomor resi pengiriman. Tanpa membuang waktu, aku segera melakukan pengecekan ke website kurir, alhamdulillah ... ternyata tanggal 19 Maret barang pesananku sudah sampai di Pekanbaru. Dan itu berarti maksimal dalam waktu 48 jam barang akan aku terima.

Dan benar juga, sekitar pukul 14 WIB tanggal 20 Maret 2019 aku menerima telepon dari ekspedisi yang mengabarkan ada paket untukku dari Lejel. Alhamdulillah.

Finally, dapat jawaban, tapi barang udah aku terima duluan. HEhe


So, Gais.

Dari pengalamanku berbelanja di Lejel Home Shopping ini, aku menarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Gratis ongkos pengiriman sepertinya hanya untuk kota-kota besar, tidak berlaku untuk daerah-daerah di level kecamatan. Karena terbukti aku harus bayar jasa ekspedisi senilai Rp49.000,-

2. Harga barang promo di tivi sama dengan harga barang promo di web. Jadi sepertinya tidak harus berjibaku dengan penelpon lainnya hanya untuk melakukan pemesanan.

3. Status pesanan di akun Lejel tidak update. Setelah pembayaran diterima, status pesanan berubah menjadi ‘memproses’, tapi tidak ada peningkatan status sampai terkirim. Padahal faktanya barang sudah dikirim.

4. Nomor telepon yang valid hanya nomor telepon yang tertera di website, sedangkan nomor telepon yang ada di email saat konfirmasi pesanan dan penerimaan pembayaran tidak bisa dihubungi.

5. Alamat email di website tidak valid (adress not found). Alamat email yang valid adalah alamat email yang ada di email konfirmasi penerimaan pembayaran.

6. Kondisi barang yang dipesan sesuai dengan barang yang ada di promo, jadi secara kualitas memuaskan.

Nah, inilah pengalamanku berbelanja di Lejel Home Shopping. Jika ditanya puas atau tidaknya, aku puas dengan produknya tetapi kurang puas dengan pelayanannya yang kurang up to date, sehingga mempersulit konsumen untuk mendapatkan info tentang barang pesanannya.

Teman-teman ada pengalaman berbelanja di Lejel Home Shopping, gak?

Share di kolom komentar, ya.







No comments:

Post a Comment


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal.

Note : Mohon maaf, komentar anonim dan link hidup saya anggap spam, ya.