Tuesday, May 15, 2018

Tubuh sehat dan langsing adalah impian semua orang. Tidak hanya wanita, bahkan pria pun sangat menginginkan tubuh yang proporsional.

Pola makan yang tidak sehat, dan tidak adanya waktu untuk berolahraga tentu saja jadi salah satu penyebab tubuh langsing gagal didapat. Akibatnya, untuk mendapatkan bentuk tubuh yang diinginkan, orang-orang pun melakukan diet.

Diet adalah pengaturan pola makan, baik porsi, ukuran ataupun kandungan gizinya. Tapi sangat disayangkan. Demi mendapatkan hasil yang cepat, orang-orang pun melakukan diet dengan cara yang salah. Ada yang memakan obat pelangsing tubuh, menghindari karbohidrat, olah raga tanpa mengenal waktu, bahkan jalan pintas tercepat adalah operasi sedot lemak.

Jujur nih, ya. Aku adalah salah satu pelaku diet yang salah.

Karena tidak tahan dengan kata-kata orang yang sering kali bilang aku gemuk saat bertemu, aku pun menjalankan diet ketat. Aku memakan obat penurun berat badan, makan tanpa garam dan gula, dan juga mengurangi karbohidrat. Tidak cukup sampai di situ, aku pun berolah raga rutin setiap hari. Dalam waktu satu minggu, berat tubuhku pun berkurang 2 kg. Amazing, kan ? Tapi ada efek sampingnya lho teman. Tubuhku lemas dan pastinya makan tidak lagi terasa nikmat. Huhuhu. Tersiksa ... suuuungguh aku tersiiiiikksaaaa.

Ya, iyalah. Tidak mengonsumsi karbohidrat saja tubuh sudah pasti lemas. Ditambah lagi berolahraga rutin setiap hari. Padahal dalam kondisi normal sekalipun, setelah berolahraga selama 30 menit saja tubuh kita sudah lapar lagi kok. Ya kan ? Itu karena saat berolahraga sebanyak 300-400 kalori tubuh kita terbuang. Karena aku terlalu memaksakan diri dengan menolak makan disaat lapar, nah ... itulah yang menyebabkan aku nyaris jatuh pingsan.

Melihat aku yang lemas, pucat, tak berdaya, suami pun protes keras. Dia menyita semua obat diet yang masih tersisa seraya berkata, "Bagi abang mending kamu gendut tapi sehat, dari pada kurus tapi sakit-sakitan." So sweeet, ayuklah beli gorengan kita. Hehehe. Padahal tubuh gemuk juga rawan penyakit ya, teman. Tapi aku hargai kata-kata suami. Karena memang gak enak banget diet tersiksa seperti itu. Akhirnya aku memutuskan, hanya akan diet jika caranya enak dan gak menyiksa tubuh. Tapi saat itu aku ragu. Apa iya ada cara menurunkan beran badan dengan cara yang enak ?

Tidak Cukup Hanya dengan Berolahraga, Dapatkan Bentuk Tubuh Ideal dengan Slim and Fit

Berkat rahmat Tuhan Yang Maha Esa dan didorong oleh keinginan yang luhur, maka solusi diet enak tanpa siksaan pun berhasil diperoleh dalam tempo yang sesingkat-singkatnya yaitu Slim & Fit.




Slim & Fit merupakan susu tinggi protein dan tinggi serat. Dengan Formula Slim Expert. Slim & Fit diformulasikan khusus agar dapat menjalani diet sehat yang tepat dan seimbang. Slim & Fit juga teruji klinis dalam 4 minggu menurunkan berat badan 2 kg dan mengecilkan lingkar pinggang 2 cm. Konsumsi Slim & Fit dalam program diet dapat membantu menurunkan komposisi lemak tubuh 0,4%. Jika pola diet yang tepat disertai dengan olahraga teratur, maka berat ideal dan tubuh yang sehat akan lebih cepat diperoleh.

Slim & Fit diformulasikan khusus supaya diet kita sehat dan seimbang. Kandungan high protein, fiber dan karbohidrat lepas lambat Isomaltulosa akan membuat rasa kenyang lebih lama. Selain itu, Slim & Fit juga mengandung high calcium yang bagus untuk tulang. Meskipun less sugar dan rendah kalori (50% lebih rendah dari susu diet lainnya), Slim & Fit tetap memiliki rasa yang enak kok. Tersedia 2 varian Slim & Fit  yang pastinya sesuai selera yaitu vanila dan cokelat. Hasilnya kalori tetap terkontrol 200 kkal/saji.

Untuk hasil yang maksimal, jangan lupa untuk selalu meminum 1 gelas Slim & Fit setiap habis berolahraga.

Slim & Fit ini juga mudah diperoleh ya, teman. So, tunggu apa lagi, gais ?






Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal.

Note : Mohon maaf, komentar dengan link hidup akan dihapus.

Meirida Blog - Review dan Lifestyle . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | for Meirida.my.id