Follow Us @soratemplates

Wednesday, November 9, 2016

Tentang Job Blogger dan Fee yang Tersendat

Hai, gais !

Akhir-akhir, bagi sebagian orang ngeblog bukan lagi sebagai hobby semata. Tidak sedikit lho orang menjadi blogger itu sebagai profesinya. Alasannya sih klasik ya, selain hobby tersalurkan, sudah pasti ada hubungannya dengan uang.

Ya, bener. Artikel yang mereka tulis di blog itu ada yang dibayar lho. Gitu juga dengan blog akyu ini nih. Meski pun blog ini masih tergolong newbie dalam dunia perblogan tapi pernah jugalah sekali dua kali menerima tawaran job dari pihak lain. Soal bayarannya pun beragam, ada yang nilainya recehan sampai nominalnya cukup untuk bayar tiket pesawat PP. Lumayanlah ya, dari pada lu manyun. Hahaha...

Tapi terkadang ada lho yang disesalkan dari para pemberi job itu. Seperti yang aku alami beberapa waktu lalu contohnya.

Jadi kronologinya begini. Aku mendapat info tentang job itu di salah satu media sosial. Setelah mendaftar, mereka pun mengirimkan bahan tulisannya. Normalnya nih ya, fee untuk tulisan itu akan cair dalam waktu maksimal 30 hari dari tanggal artikel tayang di blog. Tapi kenyataannya, sampai hari ini nih, fee itu masih saja belum di bayarkan. *Huhuhu.. hayati sedih baaanng.*

Yang bikin lebih sakit hati itu adalah jawaban dari PIC yang nyebarin job itu. Tanpa ada beban dikit pun dia cuma bilang begini,  "Untuk t*******a saya minta maaf mba, karena sampai sekarang belum ada info kapan pembayarannya, kalo artikelnya mau dihapus juga ga papa mba, nanti kasih saya notif yah mba biar kalo sewaktu-waktu ada pembayaran biar bisa langsung saya balikin mba."

DIHAPUS PALAMU PEANG ?????

Enak aja dia jawabnya begitu !
Dia pikir bikin artikel itu tanpa modal emangnya ?

Fyi, yah, seorang blogger itu nulis artikel ga asal-asalan lho. Butuh penelitian juga untuk bahan tulisannya. Jadi kudu searching di google, kudu cari gambar atau foto yang sesuai untuk mendukung artikel, udah gitu biar artikelnya makin oke bikin info grafis juga. Jadi untuk menulis satu artikel pesanan itu ga cukup waktu satu jam lho. Bahkan ada yang sampe 2-3 hari baru rampung. Itu baru dari sisi penulisan lho. Belum lagi kuota internetnya. Belum lagi energi yang tercurah untuk itu semua. Dan semua itu dibayar dengan ucapan "maaf" aja ? Ga banget, kan, yaaa ?

Tapi meskipun udah kejadian kaya gitu, eh, tetep aja gak kapok terima job nulis artikel.
*Aku, maksudnyaaa*

Sampai-sampai saking geramnya, aku bikin status di facebook yang bunyinya seperti ini.
"Wahai penyelenggara job blogger, mohon dengan  sangat invoicenya dicairkan, karena ini berhubungan dengan kesejahteraan kami para blogger. Sekian dan terimakasih."

Haha.. aku rese ya ?
Iya.. memang aku rese.. karenanya silahkan cium aku #Eh

Tapi ini seriusan lho ya. Moga-moga tulisan ini dibaca sama para pemberi job dan invoice-invoice yang tersendat langsung cair dengan lancar. Aamiin..

Trus, seterunya lo bakal kapok ga nerima tawaran job nulis artikel ?

Kapok sih enggak ya, cuma bakal lebih hati-hati aja nerima tawaran mereka. Kalau penyelenggaranya adalah tangan ke sekian, yang cuma share-share di media sosial doang aku sih ogah. Sekarang hanya akan menerima tawaran job yang langsung berhubungan via email aja. Oh ya, buat kamu yang pengen artikelnya tayang di blog ini boleh kontak aku by email ya. Kirim aja ke merida.orlanduri@gmail.com. Soal harga aku sih cincai broooo.

Okkeh, demikian curhat aku hari ini.
Bagi kamu yang mengalami nasib sama dengan aku boleh banget share tulisan ini.
Atau ada yang punya tips agar jobnya lancar, boleh share di komen yaaa..
Makasih udah mampir.

See .. yaa..

No comments:

Post a Comment


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal.

Note : Mohon maaf, komentar anonim dan link hidup saya anggap spam, ya.