Thursday, October 9, 2014

Rindunya sama blog saya ini, satu minggu lebih waktu saya tersita oleh beraneka ragamnya laporan yang kudu di selesaikan. But finally, thanks to GOD, all report are done ^_^

Kali ini saya ingin membahas tentang perasaan BANGGA. Teman-teman pernah merasa bangga bukan ? Sama, saya pun pernah merasakannya. Bahkan sering hehehe

Menurut kamus besar Bahasa Indonesia bangga itu berarti "besar hati, merasa gagah (karena memiliki keunggulan)". Jika kata 'bangga' ini di input di mesin translatornya Google, maka di dapatlah sinonim atau persamaan kata dari bangga itu yaitu "gaduk, angkuh, congkak, bongak, megah, sombong, anggak, pongah, berbesar hati, lantam, kocak"

Mengapa sih saya membahas tentang ini ? Mungkin sebagian dari teman-teman akan ada yang merasa bahwa bahasan saya ini tidak penting. Tidak apa-apa, semua orang berhak menentukan apa yang penting dan yang tidak dalam hidup mereka. Sedikitpun saya tidak kecewa. Bagi yang merasa bahasan saya ini cukup 'penting' yuk mari kita lanjutkan :)

Menurut saya perasaan 'bangga' itu berbahaya. Nah lho ?? Mengapa bisa begitu ?

Iya, memang bisa. Karena dengan adanya perasaan bangga pada diri seseorang, maka secara tidak langsung didalam hatinya dia telah merasa unggul dari orang lain. Perasaan merasa unggul ini akan menimbulkan perasaan sombong dan meremehkan orang lain. Mari kita coba renungkan rasa-rasa bangga yang kita miliki akhir-akhir ini. Sebagai contoh, saya memiliki kenalan yang sangat bangga dan membanggakan almamaternya. Sebenarnya saya memaklumi perasaan bangga yang dia punya, karena memang dia adalah lulusan dari Universitas ternama di Indonesia. Namun tanpa disadarinya dari sikap dan kata-kata dia ketika bercerita tentang kampusnya itu secara tidak langsung dia telah meremehkan universitas lainnya. Padahal semua kita juga tahu, bahwa lulusan universitas terbaik pun bukanlah jaminan atas kesuksesan seseorang. Banyak kok yang lulusan dari Universitas yang 'biasa' saja namun sukses dalam karirnya.

Saya sendiri, pernah merasa bangga akan skill yang saya miliki. Namun entah mengapa, setiap kali dihati saya terselip rasa bangga, maka perkerjaan yang saya lakukan selalu tidak berhasil dengan baik. Kok bisa ya ?? Terkadang saya bingung juga dibuatnya. Rasa-rasanya saya telah melakukannya dengan sesempurna mungkin, tapi hasilnya tidak se 'wah' yang saya bayangkan. Hal inilah membuat saya merenung dan berfikir lebih dalam. Dan jawabannya adalah rasa bangga saya tadi. Ketika saya merasa bangga atas skill yang saya miliki maka saya pun mulai meremehkan hal-hal kecil. Padahal sekecil apapun 'hal' itu, jika tidak dilakukan dengan baik, juga tidak akan berhasil dengan baik.

Apasih bentuk peremehan yang saya lakukan itu ? ternyata tanpa saya sadari saya telah meremehkan waktu, dengan menunda-nunda perkerjaan. Karena dengan skill yang saya miliki saya merasa mudah dan gampang melakukannya. Namun satu hal yang saya tidak sadari, semudah apapun perkerjaan jika ditunda melakukannya, maka akan menumpuk dan semakin menumpuk. Nah jika perkerjaan itu telah menumpuk, maka selihai apapun skill yang dimiliki pasti tetap membutuhkan energi yang lebih dalam melakukannya. Mengapa demikian ? Karena ketika kita berhadapan dengan tumpukan perkerjaan maka adalah alami jika kita merasa stress, kurang fokus, dan jadinya kurang teliti. Tentu saja teman-teman paham apa yang akan terjadi jika kita kurang teliti dalam berkerja. Ya.. akan banyak kesalahan-kesalahan yang terjadi. Jika kesalahan telah terjadi, apa selanjutnya ? Harus sering melakukan revisi dan revisi. Ketika melakukan revisi atas perkerjaan yang sebelumnya, bukankah perkerjaan yang baru akan muncul terus minta untuk segera diselesaikan ? Bisa dibayanngkan betapa stressnya kita jika terjadi seperti itu.

Jadi kesimpulan saya, perasaan bangga itu berbahaya dan tidak berguna. Jika memang memiliki kelebihan dan keunggulan cukup syukuri dalam hati, dan tanamkan pada diri kita masih banyak orang lain yang jauh lebih baik dari kita. Karena setiap manusia dilahirkan dengan kelebihan dan kekurangan masing-masing. Tak perlu merasa bangga dengan kelebihan yang kita miliki, dan tak perlu juga merasa malu dengan kekurangan  yang ada pada kita . Tuhan menciptakan manusia itu berbeda-beda, ada yang kurang ada yang lebih adalah untuk saling melengkapi. Tak perlu merasa bangga jika bangga itu justru bisa menyakiti orang lain. Tak perlu merasa bangga jika bangga itu justru membawa kita pada kehancuran.

Semoga bermanfaat.

Salam sukses untuk kita semua




Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal

Meirida.my.id . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | for Meirida.my.id