Kamis, 09 Juli 2015

Lebih Sehat Berkat Diabetes

Beberapa waktu yang lalu, paman berkunjung ke rumah. Dia bercerita bahwa beberapa hari sebelumnya sempat shock akibat air seninya dikerubuti semut. Tak ayal, mendengar hal itu tante langsung membawanya ke dokter, dan melakukan pemeriksaan darah. Hasilnya, kadar gula dalam darahnya adalah 136 mg/dl. Lebih tinggi 10 mg/dl dari ambang batas yang disarankan yaitu 126 mg/dl.

Kalo udah begini, yang empunya badan tentu langsung instrospeksi diri, bagaimana pola makannya selama ini ? Karena sudah diketahui bersama bahwa kadar gula dalam darah sangat dipengaruhio oleh asupan makanan yang dimakan. Jika kita suka memakan makanan yang manis-manis dan mengandung karbohidrat tinggi maka resiko diabetes pun membentang di hadapan kita. Terlebih lagi jika kita termasuk orang yang malas berolah raga, maka bisa dipastikan gula akan mengendap dalam darah kita.

Bukan hanya untuk penderita diabetes saja, untuk mendapatkan kadar gula yang normal, selain menjaga pola makan, maka olah raga adalah salah satu cara untuk menurunkan kadar gula dalam darah. Mengapa begitu ? Karena olah raga yang dilakukan teratur sedikitnya 3x dalam seminggu akan membantu membakar kalori sehingga tingkatan kadar gula dalam darah akan menurun.

Jadi kesimpulan saya, agar terhindar dari resiko diabetes adalah pola makan sehat dan olah raga teratur minimal 3x seminggu.

Kembali ke cerita paman saya di atas, dia positif menderita gejala diabetes, karena ditandai dengan air seninya yang dikerubuti semut. Apakah yang harus kita lakukan jika hal ini terjadi ? Tidak ada cara lain selain mengobatinya bukan ? Tetapi selain langkah medis, sebenarnya ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menurunkan kadar gula dalam darah sekaligus mengontrolnya agar tetap stabil.

Berikut poin-poin yang saya rangkum dari beberapa sumber :

Hindari makanan yang berkabohidrat tinggi, seperti : Mie pasta, Nasi putih, Kafein, Kentang dan roti putih. Kelima jenis makanan ini dipercaya mengandung karbohidrat yang tinggi.

Jadi gimana donk dengan yang terbiasa makan nasi ? Hmm.. dont worry, you're not alone. Ya iyalah.. kita orang Indonesia gitu loh, makanan pokoknya kan nasi yak ? Hehe.. Tapi emang ga ada cara lain, kalo kita udah menderita diabetes maka mau tidak mau harus menjauhi nasi. Hiks..hiks.. Etapi .. dont worry be happy aja deh. Karena ada beras merah yang kandungan karbohidratnya rendah, tapi tetep bisa buat kenyang. Hehe.

Bagi mereka *termasuk saya* yang terbiasa makan enak tentunya akan sangat tersiksa dengan menu makanan untuk penderita diabetes, karena harus menghindari kelima jenis makanan tersebut padahal  jenis makanan ini merupakan makanan pokok yang biasa di makan setiap hari.

Namun jangan berkecil hati, masih banyak kok jenis makanan untuk penderita diabetes yang enak dan bisa dinikmati setiap hari. Para ahli nutrisi menganjurkan makanan yang mengandung banyak serat, Omega-3, Kalsium dan Vitamin D untuk penderita diabetes.

Berikut daftar makanan dan minuaman yang baik untuk penderita diabetes :
  • Air Putih
Air adalah sumber kehidupan yang memiliki peran penting dalam proses metabolisme tubuh. Air juga sangat membantu dalam melarutkan racun-racun dan lemak jahat dalam tubuh. Jika tubuh sedang haus, sangat dianjurkan untuk meminum air putih, bukan air soda, manisan dan sejenisnya.

  • Roti Gandum
Roti gandum terbuat dari gandum utuh yang kaya akan serat dan nutrisi lain seperti asam lemak, omega-3, folat dan magnesium. Serat pada roti gandum mampu menghambat pelepasan kadar gula dalam darah sehingga sangat baik dikonsumsi sehari-hari.

  • Ikan
Penderita diabetes sangat dianjurkan memakan ikan, karena lemak pada ikan mengandung omega-3 yang berkhasiat mempelancar pembuluh arteri dengan menghancurkan lemak jahat dan plak yang menempel. Namun satu hal yang harus diingat, ikan sebaiknya tidak digoreng, melainkan di kukus, pepes atau pun dibuat sup. Hmm.. menu asam pedasnya urang awak bisa jadi pilihan nih.

  • Buncis
Buncis mengandung serat dan nutrisi yang berkhasiat dalam memperlancar pencernaan sekaligus menjaga kadar gula dalam darah tetap rendah setelah makan.

  • Kacang-kacangan
Pada dasarnya semua jenis kacang-kacangan merupakan makanan yang baik untuk penderita diabetes. Selain kaya serat, kacang juga mengandung omega-3, magnesium, dan Vitamin E. Namun satu yang harus diperhatikan, ketika mengkonsumsi kacang-kacangan pastikan tidak mengandung banyak garam ataupun gula.

  • Cabai
Bagi mereka yang pencita cabai, hmm.. boleh deh bernafas lega. Karena selain anti kanker yang mengandung banyak antioksidan, ternyata cabai juga bermanfaat dalam membakar lemak, kalori serta meningkatkan metabolisme tubuh. Namun, khasiat cabai yang seabrek tadi akan sia-sia jika disantap bersamaan dengan gorengan atau di sajikan dalam makanan berlemak seperti pada masakan Padang.


Naahh.. gimana ? Ga terlalu nyiksa kan yaa ^^

Yuk.. kita jalan hidup kita dengan selalu menjaga pola makan dan juga olah raga teratur. Dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang kuat. Betul apa betul ?

Semangat !




 

0 komentar:

Posting Komentar


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal