promo enfa

Saturday, April 25, 2020

Jenis-jenis Makanan Kucing yang Cat’s Lover Harus Ketahui

April 25, 2020 23 Comments
jenis makanan yang disukai kucing


Kucing adalah salah satu binatang yang paling banyak dijadikan hewan peliharaan. Bulunya yang lembut dan tingkahnya yang menggemaskan merupakan beberapa alasan yang membuat orang menjadi Cat’s Lover atau pecinta kucing. Tetapi, sebagai Cat’s Lover apakah kamu sudah mengetahui jenis-jenis makanan kucing?

Kucing merupakan hewan karnivora. Kalau lihat di tayangan tivi, pada umumnya orang akan mengatakan bahwa kucing itu makanannya adalah tikus, dan hewan-hewan kecil lainnya. Tetapi, sebagai hewan peliharaan, kucing juga harus diberi makan makanan yang baik agar kesehatannya terjaga. Jangan sampai kucing yang kita pelihara, bentuk dan tingkahnya mirip dengan kucing liar yang jorok, rakus, dan beringas. Kucing peliharaan seharusnya lebih ‘beradap’ dari kucing liar karena makanannya sudah terjamin.

Merasa aneh mendengar istilah 'kucing beradap'?

Hohoho ... Kalau kalian memperhatikan dengan baik, kalian pasti bisa membedakan kucing yang dipelihara dengan benar atau tidak. Kucing yang dipelihara dengan benar tingkahnya lebih lembut, dan tidak rakus dengan makanan. Ada lho kucing yang suka mencuri. Diam-diam menyelinap masuk ke rumah, trus membuka tudung saji, kemudian memakan ikan dengan sepuasnya. Aku sendiri beberapa kali mendapati lauk di bawah tudung saji kami habis dimakan kucing liar. Rasanya geraaaaam sekali. Mau dipukul, eh ... dia udah kabur. KZL!

Trus, kucing yang beradap itu kalau pup dia juga ga sembarangan. Bahkan ada kucing yang bisa pipis dan pup di toilet. So, kucing juga bisa diajarin tata krama ya, gais.

Nah, salah satu cara mengajari kucing adalah lewat makanannya. Untuk itulah, sebagai Cat’s Lover kita harus tahu, nih. Jenis-jenis makanan yang baik dan disukai oleh kucing.


Jenis-jenis Makanan Kucing yang Cat’s Lover Harus Ketahui


jenis makanan kucing



Makanan terbaik untuk kucing benar-benar tergantung pada kebutuhannya, seperti mengandung protein tinggi, rendah karbohidrat, dan memiliki cukup vitamin dan mineral.

Makanan kucing juga tidak bisa disamakan untuk semua jenis kucing. Kucing anggora, misalnya. Makanan kucing anggora ini termasuk jenis makanan kucing yang paling harus diperhatikan, karena kucing anggora karakteristiknya tidak sama dengan kucing lokal biasa.

Jenis makanan kucing yang tepat, akan menjaga kesehatannya dan juga membantu mempercepat proses pertumbuhannya.

Berikut jenis-jenis makanan kucing yang Cat’s Lover harus ketahui:

1. Dry Food

Makanan kering lebih ekonomis karena dibuat dengan cara ekstrusi daging dengan tekanan dan suhu yang tinggi. Selain itu makanan kering juga memiliki umur simpan yang sangat lama. Jadi satu kantong makanan kering bisa bertahan untuk beberapa bulan.

Makanan kering ini juga banyak disukai oleh kucing. Meski begitu, bukan berarti kita harus repot membuatnya sendiri. Saat ini berbagai jenis makanan kering dengan varian rasa berbeda sudah banyak dijual di pet shop.


2. Wet Food

Dibandingkan makanan kering, makanan basah cenderung lebih disukai oleh kucing karena mengandung air tambahan. Ibarat kita manusia nih, makan nasi pake sayur lebih terasa nikmat, kan. Hehehe.

Makanan basah secara kesehatan juga bagus untuk kucing karena kandungan air tambahannya memiliki manfaat untuk ginjal dan seluruh sistem saluran kemih.

Mengingat begitu banyak varietas makanan basah ini yang dijual di pasaran, kita harus jeli membaca label sebelum membeli. Perhatikan kadar kandungan pada kemasan.


3. Makanan Mentah

Meskipun makanan siap saji banyak tersedia, namun jenis makanan mentah ini tetap perlu diberikan untuk kucing agar dia tidak kehilangan insting alaminya sebagai kucing. Memberi makanan mentah kepada kucing berarti memberi mereka makan daging otot hewan mentah, daging organ, dan tulang.

Kucing bisa mencerna makanan mentah dengan baik karena memiliki saluran pencernaan yang lebih pendek dan lebih asam. Karena itu beberapa patogen yang masuk tidak akan menyebabkan masalah. Meski begitu, sebagai Cat’s Lover kita tetap harus waspada, tidak semua jenis kucing bisa mentolerir makanan mentah.

Untuk jenis makanan mentah ini mungkin bisa disiapkan sendiri. Tetapi kalau tidak ingin repot, kita juga membelinya di pet shop.


4. Makanan Protein Rendah

Idealnya makanan kucing itu memiliki kandung protein yang tinggi. Namun karena alasan kesehatan adakalanya kucing memerlukan makanan rendah protein. Khususnya kucing dengan riwayat penyakit ginjal. Makanan dengan protein rendah bisa memperlambat perkembangan penyakitnya.





Nah, itulah jenis-jenis makanan kucing yang Cat’s Lover harus ketahui agar bisa memberikan makanan yang tepat untuk kucing kesayangannya.

Makanan kering adalah jenis makanan yang lebih hemat, namun mengandung banyak karbohidrat yang membuat kucing rentan terhadap diabetes. Makanan basah lebih disukai oleh sebagian besar kucing, karena lebih mudah dicerna, namun harganya cenderung lebih mahal. Jadi saran terbaiknya adalah beri campuran keduanya. Berikan kucing semua jenis makanan dengan cara bergantian. Hari ini makanan kering, besok makanan basah, besoknya lagi makanan mentah. Agar kucing tumbuh sehat, namun tidak membebani biaya pengeluaran kita.













Saturday, April 11, 2020

Masih Malas Minum Air Putih? Siap-siap Kehilangan Ini

April 11, 2020 1 Comments
manfaat minum air putih bagi tubuh


Air memberikan pengaruh yang sangat besar bagi tubuh manusia. Bagaimana tidak air yang menjadi komponen utama tubuh, harus terjaga dalam keadaan selalu seimbang. Baik dalam kuantitas maupun kualitas. Oleh karenanya mengonsumsi air putih seperti Aqua harus menjadi prioritas bagi kita.


Air putih Aqua yang paling baik dikonsumsi dari sekian merek air mineral lainnya. Karena air mineral Aqua tidak hanya sekedar air, namun mengandung berbagai jenis mineral alami yang dibutuhkan oleh tubuh. Ingin tahu manfaat apa saja yang dapat kita peroleh dari mengonsumsi air putih Aqua? Simaklah uraian tentang manfaat banyak minum air putih Aqua berikut ini.


Menjaga kesehatan kulit

Salah satu manfaat dari mengonsumsi banyak air putih mineral adalah dapat membantu menjaga kesehatan kulit. Dengan mengonsumsi banyak air putih maka sel-sel kulit akan terjaga elastisitasnya. Selain dari itu kelembaban alaminya juga akan terjaga. Dengan demikian kita akan terhindar dari berbagai masalah kulit seperti kering dan kusam.


Menjaga tekanan darah

Mengonsumsi banyak air membuat darah menjadi lebih encer. Dengan demikian saat melalui jantung akan mengurangit ekanan pada katup jantung. Hal ini yang membuat tekanan darah kita akan terkendali dan terhindar dari darah tinggi.


Mengatasi dehidrasi

Dehidrasi merupakan kondisi tubuh dimana tubuh sedang mengalami kekurangan cairan. Akibat dari dehidrasi dapat mengancam nyawa jika tidak ditangani dengan benar dan cepat. Oleh karenanya dengan mengonsumsi banyak air putih, kita akan terhindar dari resiko dehidrasi.


Menjaga kestabilan berat badan

Manfaat lain yang dihadirkan dari banyak mengonsumsi air putih adalah dapat menjaga kestabilan berat badan tubuh kita. Maka dengan mengonsumsi banyak air putih dapat dijadikan salah satu metode diet. Hal ini dikarenakan air putih dapat meningkatkan proses metabolism tubuh, dan lemak tubuh pun akan lebih mudah terbakar.


Itulah 4 manfaat banyak minum air putih bagi tubuh kita. Masih malas minum air putih? Siap-siap saja kehilangan daya imun tubuh tubuh, akibatnya tubuh pun menjadi mudah terserang penyakit.


Salah satu air mineral yang sangat direkomedasikan untuk dikonsumsi adalah Aqua. Aqua menawarkan berbagai kelebihan diantaranya adalah kesegaran alami dan kehigienisannya. Karena Aqua menggunakan air dari mata air pegunungan yang sangat alami.

Sunday, April 5, 2020

Suka Duka Nama Sendiri

April 05, 2020 56 Comments
Sejarah nama

Lo..haaalooo...

Jumpa lagi kita, Teman. Kali ini aku pengen membahas hal yang ringan-ringan aja yaitu tentang "Suka Duka Nama Sendiri".

Nama adalah salah satu hal yang dimiliki oleh semua benda. Benda mati ataupun benda hidup, bersel satu hingga bersel banyak, dari ukuran nano sampai ukuran jumbo, semuanya memiliki nama.

Boleh dikatakan hampir semua orang pasti memiliki sejarah atas nama yang dimilikinya. Yang paling umum kita dengar itu, "Nama adalah Doa".

Jadi aku pengen berbagi cerita dikit nih tentang arti dari namaku yaitu Merida.

Namaku pendek banget ya, Gais. Cuma 1 kata, terdiri dari 6 huruf.

Kalau kamu ketikkan 'merida' di mesin penelusuran, maka kamu akan dibawa menuju sebuah kota di Mexico. Yuuup, Merida adalah sebuah kota kecil yang terletak di semenanjung Mexico. Pemandangannya bagus, karena kota Merida merupakan salah satu kota bersejarah di Amerika Selatan. Untuk mengetahui lebih lengkap tentang kota Merida ini kamu bisa baca di situs resmi pemerintah kotanya.

Selain di Mexico, ada juga tiga negara lainnya yang memiliki kota dengan nama Merida. Yaitu Spanyol, Venezuela, dan Filipina.

Silakan dibaca juga: Ayo, Traveling ke Spanyol dan Mexico. Dua negara yang Mengukir Namaku

Karena domain 'merida' telah didaftarkan sebagai alamat situs pemerintahan kota Merida, maka aku tidak bisa lagi menggunakan nama Merida ini sebagai domain blog ini. Huhuhu.

Sedih banget sebenarnya. Terpaksa deh aku selipin huruf "i" jadi Meirida. Blog ini pun menjadi Meirida.my.id.

Sejarah dan Arti Namaku


Menurut cerita yang aku dengar dari (almh) ibu dan kakak-kakakku, nama Merida merupakan gabungan dari 3 suku kata yaitu 'me' yang artinya bulan Mei, 'ri' diambil dari nama (alm) bapak Nanguri, 'da' diambil dari nama kakak perempuanku (beda ibu) Ida Royani.

Proses Merida ini jadi namaku kabarnya cukup unik, yaitu lewat proses undi atau lotre. Ceritanya mereka menyiapkan 100 calon nama, trus mereka tuliskan di kertas kecil, digulung, dimasukin ke toples. Trus dikocok. Keluarin satu, kocok lagi. Begitu terus hingga tersisa Merida.

Duuuuh, namaku kok dijadikan undian sih sama mereka? Masih mending yang keluar pertama kali yang dipake, ini malah diambil yang paling terakhir. Pantesan aja setiap kali ikut undian aku selalu saja apes. Lha ... sejarahnya aja begitu ya, kan. Hahaha.

Suka Duka Memiliki Nama Merida


Punya nama pendek itu ada sukanya juga ada dukanya, gais. Sukanya ga belibet untuk nyebutin, dukanya orang jadi gampang lupa lagi. Baru aja kenalan, eh ditanya lagi, "Mbak siapa tadi namanya?" Errrrrrh.

Zaman sekolah dan kuliah dulu, namaku sering salah saat diabsen.
"Meirinda"
"Mairida"
"Melinda"
Bahkan ada yang manggil "Merdeka". Jauuuh banget, kan.

Aku paling bete tuh kalau nyebutin nama saat di telepon. Kadang kan suka ada tuh ya, operator telponn atau customer service meminta konfirmasi data penelepon.

"Silakan sebutkan nama lengkapnya, Bu."

"Merida, Mbak."

"Meilinda?"

"Bukan, Mbak. Me ... ri ... da."

"Meirinda."

"Bukan, Mbak. Merida. Mama-Eko-Romeo-India-Delta-Alfa"

Ya, Allah. Tolong.

Aku tuh sering merasa terintimidasi setiap kali mengisi kolom nama yang ada pakai nama depan, dan nama belakang.

Waktu zaman bego-begonya dulu, waktu bikin email kan ada kolom nama depan dan nama belakang, tuh. Dengan lugunya aku bikin 'meri' di kolom nama depan, trus 'da' di kolom nama belakang. Pas terima welcome words, mereka tulisnya 'Welcome, Mrs. Da'. Hahaha.

Sekarang sih aku udah jago, jadi pas isi nama depan dan belakang ga lugu lagi. Nama belakangnya aku isi aja pake nama panggilan. Jadinya nama lengkapku Merida Merry. Welcome wordsnya pun jadi cakep, 'Welcome, Mrs. Merry'. Hehehe.

Tapiiiii ... Kebiasaan ini justru jadi bumerang waktu bikin akun Paypal.
Aku sampai kehilangan 5 USD gara-gara gagal tarik dana ke rekening bank lokal. Penyebabnya adalah namaku yang terdaftar di Paypal beda dengan yang ada di akun bank lokal.

Di bank lokal namaku Merida, di Paypal namaku Merida Merry. Nah, ini kejadian ya gara-gara waktu mengisi formulir pembuatan akun Paypal, kolom nama belakang itu ga boleh kosong. Saat itu aku isi aja seperti biasa, tambahin nama panggilan. Ga taunya itulah yang menyebabkan gagal tarik dana. Huhuhu.

Proses pemulihan nama di Paypal ini pun ga mudah. Ahamdulillah, setelah beberapa hari akhirnya bisa. 

Silakan dibaca juga: 


Duuuh, mengapa sih harus pake nama depan, nama belakang segala? Pake kolom nama lengkap aja cukup, kaaaan?
*protes keras pemilik nama 1 kata*

Saking keselnya pernah lho aku marah sama orangtuaku sendiri. Kenapa bikin namaku simple banget? Kenapa mereka ga mau usaha mikirin bikin nama yang lebih panjang? Kenapa ... Kenapa ... Kenapa?

Tapi itu dulu, sih. Waktu aku belum jadi orangtua. Setelah punya anak, dan melalui proses membuat nama untuk anak sendiri, akhirnya aku sadar ga ada orangtua yang sembarangan membuat nama anaknya. Nama itu adalah doa, itu benar. Nama itu adalah identitas yang menjadi ciri khas kita. 

Aku membuang jauh semua kemarahan kepada orangtuaku. Aku yakin bukannya mereka tidak berusaha memberi nama yang lebih indah untukku. Hanya saja, mungkin itulah nama terindah bagi mereka.

Aku yakin sekalipun nama kita memiliki kemiripan dengan nama orang lain, tetapi arti dan doa yang terselip di dalamnya pasti berbeda. Jadi syukuri dan hargailah nama pemberian dari orangtua kita.

Nah, kalo kamu suka duka namanya apa, nih?

Ramadhan 1441 H, Secercah Harapan di Tengah Pandemi Covid-19

April 05, 2020 33 Comments
Harapan di ramadhan 1441 H


Ramadhan 1441 H, Secercah Harapan di Tengah Pandemi Covid-19


Kurang dari 15 hari lagi, Ramadhan 1441 H akan segera tiba. Terbayang-bayang di pelupuk mata ragam aktifitas dan rutinitas yang biasa dilakukan selama Ramadhan. 

Mesjid yang setiap malamnya penuh oleh jamaah. Ceramah Ramadhan dari para ustadz. Sholat tarawih, witir, dan tadarus.

Belum lagi acara buka puasa bersama. Ngabuburit di pasar tumpah, dan banyak lagi aktifitas seru lainnya.

Bulan penuh rahmat dan ampunan ini seolah menjadi secercah harapan di tengah pandemi Covid-19 di dunia, khususnya di Indonesia.

Reaksi Masyarakat 


Sejak Presiden RI mengumumkan bahwa sudah ada 2 WNI yang positif terpapar virus corona, masyarakat langsung memperlihatkan reaksi beragam.

Ada yang menyalahkan pemerintah, ada yang melakukan self carantine, ada yang menerapka social distancing dan physical distancing.

Namun sayangnya di tengah-tengah kekhawatiran masyarakat tidak sedikit juga yang melakukan tindakan terpuji.

Ada yang menimbun masker dan hand sanitizer. Ada yang panic buying. Ada penjual yang mencari untung dengan menjual masker dan hand sanitizer dengan harga berpuluh kali lipat. Bahkan ada yang tidak memiliki hati nurani dengan menjual masker bekas dan menjual hand sanitizer palsu.

Mendengar dan membaca berita-berita keji itu, aku hanya bisa istighfar sambil mengurut dada. Dalam hati kulangitkan doa, "Ya, Rabb. Lindungilah kami semua dari keganasan virus ini. Berilah hidayah kepada mereka yang berlaku jahat dan culas. Berilah kesembuhan bagi pasien yang sakit. Dan berilah kekuatan dan kesehatan kepada para tim medis yang berjuang di garda terdepan."

Dampak Penyebaran 


Hari ini, sudah memasuki minggu pertama di bulan April 2020, berarti sudah sebulan bangsa ini berjibaku melawan penyebaran virus corona. Namun, sayangnya hingga hari ini jumlah penderita terus saja bertambah. Korban meninggal semakin banyak, yang dinyatakan sembuh juga ada namun jumlahnya masih di bawah jumlah korban yang meninggal.

Sudah hampir sebulan anak-anak menjalankan SFH, begitu juga para karyawan dan perkerja sudah berminggu-minggu menjalankan WFH. Agenda yang oleh pemerintah hanya direncanakan untuk 14 hari, ternyata molor hingga waktu yang tidak ditentukan.

Bagi mereka yang bergaji bulanan, masa karantina di rumah mungkin bisa dinikmati sambil rebahan. Asalkan arus listrik menyala, koneksi internet lancar, boleh dibilang perkerjaan mereka akan baik-baik saja. Dan itu berarti penghasilan mereka juga aman-aman saja.

Tetapi tahukan kita berapa jumlah keluarga yang terancam tidak makan karena pencari nafkah mereka gagal membawa hasil yang diharapkan?

Mereka para pedagang keliling, para driver ojol, para penarik becak, para supir angkot adalah beberapa contoh dari para pencari nafkah yang pendapatan mereka harian. Ketika anak-anak sekolah diliburkan, ketika karyawan kantor berkerja dari rumah, siapa lagi yang bisa mereka harapkan akan membeli dagangan mereka. Siapa lagi yang diharapkan akan menggunakan jasa ojek mereka?

Dalam keadaan yang tidak menentu ini, masyarakat muslim khususnya mulai cemas, bagaimana kondisi di bulan Ramadhan nanti?

Bulan Ramadhan merupakan bulan yang paling ditunggu-tunggu oleh umat muslim. Di bulan ini mereka berpuasa sebulan penuh, kemudian malamnya mendirikan sholat tarawih berjamaah, setelah itu lanjut dengan tadarus hingga waktu sahur tiba.

Tetapi, di tengah pandemi Covid-19 ini, di saat MUI memberi himbauan berupa larangan untuk sholat berjamaah di mesjid, wajar saja jika umat Islam mencemaskan ibadah tarawih mereka nanti.

Jika pandemi ini tidak berakhir sampai Ramadhan tiba, bisa dipastikan Ramadhan tahun 2020 ini akan menjadi Ramadhan tersepi di sepanjang sejarah.

Mesjid-mesjid akan lengang dari suara jamaah. Pasar-pasar Ramadhan akan sepi dari pedagang dan pembeli. Tidak akan ada acara berbuka bersama yang digelar. Tidak ada aktifitas ngabuburit di jalanan.

Semuanya akan jadi tarawih di rumah, tadarus di rumah, buka puasa di rumah, ngabuburit juga di rumah.

Bahkan kita mungkin harus menunda dulu hayalan akan Hari Raya Idul Fitri.

Ayo, Putuskan Mata Rantai Penyebaran Virus Ini


Sebagai salah satu muslimah yang menantikan Ramadhan setiap tahunnya, aku sungguh-sungguh berharap pandemi ini berakhir.

Teman-temanku tersayang.

Ayo kita giatkan lagi social distancing dan physical distancing ini. Ayo perbanyak cuap-cuap kita kepada mereka yang bebal. Ayo perbanyak nyinyir kita kepada mereka yang ga peduli. Ayo perbanyak doa kita. Ayo kita putuskan mata rantai penyebaran virus ini.

Pleaaase, tahan ego sejenak untuk berkumpul. Pleeaase, tahan ego sebentar untuk berpergian. Pleaaase, jangan pulang kampung dulu.

Ayo, kita ringankan beban para pencari nafkah dengan berbagi apa yang kita punya dan bisa. Dimulai dari sekitaran kita saja dulu.

Jika dihari-hari biasa kelebihan rezeki kita gunakan untuk investasi emas dan membeli reksadana, maka dalam keadaan pandemi ini aktifitas itu bisa kita alihkan dalam bentuk investasi akhirat yaitu dengan bersedekah kepada para pencari nafkah yang tidak berdaya untuk WFH. Temuilah mereka di jalan-jalan, berikan donasi berapapun yang kita bisa agar mereka bisa pulang segera, menjalankan social distancing ini seperti kita.

Jika kita semua bergerak, jika kita semua beraksi, saling membantu dengan berbagi rezeki, yakinlah mata rantai penyebaran virus ini akan putus. Dengan begitu, Ramadhan yang kita rindukan bisa kembali kita jalani dengan ibadah khusuk, lillahi ta'ala.