promo enfa

Tuesday, March 3, 2020

Jenis-jenis MPASI untuk Bayi



Usia 6 bulan merupakan fase dimana tumbuh kembang bayi semakin pesat. Saat ini bayi mulai aktif untuk bergerak seperti tengkurap, dan berbalik. Untuk itu kebutuhan akan nutrisinya pun meningkat. Oleh karena itu ASI saja tidak lagi cukup, maka ibu perlu menunjang kebutuhan nutrisinya dengan MPASI atau makanan pendamping ASI.


Meskipun perihal MPASI ini bukanlah hal yang baru, namun faktanya masih sering ditemukan cara pemberian MPASI yang tidak tepat. Bahkan, ada orangtua yang memberikan MPASI kepada bayi yang masih berusia 1 bulan. Akibatnya sangat fatal. Bayi meninggal dunia karena tersedak makanan yang diberikan.

Untuk menghindari hal-hal buruk terjadi, ibu harus paham bagaimana cara memberikan MPASI yang tepat untuk bayinya.


Silakan dibaca juga : Tips Menyajikan Menu MPASI Untuk Bayi

Jenis-jenis MPASI


Sebelum mengetahui cara yang tepat, terlebih dahulu ibu harus tau jenis-jenis MPASI yang baik untuk bayi.

Menu MPASI Perkenalan

1. Sayuran tumbuk, seperti wortel, labu, kentang, dan ubi.
2. Buah tumbuh, seperti apel, pir, pisang, dan pepaya.
3. Bubur susu atau biskuit yang dihaluskan.

Menu MPASI Lanjutan

Setelah bayi terbiasa dengan jenis makanan di atas, ibu bisa tingkatkan jenis MPASInya menjadi seperti berikut ini.

4. Daging tumbuk.
5. Kacang-kacangan tumbuk.
6. Sayuran dicmpur dengan kentang atau beras yang ditumbuk.
7. Sayuran hijau tumbuk, yang berisi kacang polong, kol, bayam atau brokoli.
8. Susu full cream, yogurt, krim keju.

Cara Tepat Menyajikan MPASI


Pada 1 bulan pertama fokus dengan menu makanan besar, berupa bubur tunggal seperti sayuran tumbuk, buah-buahan tumbuk, bubur susu atau biskuit bayi 6 bulan yang dihaluskan.

Pada bulan ke dua, ibu sudah mulai bisa memberikan menu MPASI lanjutan yang lebih bervariasi.

Hindari memberi camilan berlebihan, agar bayi tidak terlanjur kenyang sebelum makan.

Untuk menambahkan rasa, MPASI boleh diberi sedikit garam, gula, bawang merah, dan bawang putih. Tetapi tidak boleh menggunakan MSG.

Sajikan MPASI sebanyak 2-3 kali sehari, mengikuti waktu makan orang dewasa. Hanya saja porsinya jangan sama. Porsi makan pagi cukup 1/3 atau 1/2 porsi makan siang bayi.

Hindari memberi makan bayi sebelum tidur. Biasakan mengajak bayi bermain setelah makan.

Begitu juga dengan susu. Jangan susukan bayi langsung setelah makan. Beri jarak sekitar 15-30 menit untuk lambungnya mencerna makanan sebelumnya, baru diberi susu. Ini bertujuan agar perut bayi tidak kepenuhan.

Nah, itu cara menyajikan MPASI yang tepat versi Meirida ya, Moms. Semoga bermanfaat, sampai jumpa di artikel berikutnya.

Bye.

2 comments:

  1. Bacaaan rekomendasi untuk calon istri (eh udah ada belum ya?)

    ReplyDelete
  2. wah dapat ilmu nih utk urusan mpasi.

    ReplyDelete


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal.

Note : Mohon maaf, komentar anonim dan link hidup saya anggap spam, ya.