Minggu, 04 Juni 2017

Kenali Warna Darah Haid Yang Beresiko Penyakit

www.meirida.my.id

Hai, gais. 

Menjadi wanita itu memang banyak resikonya, ya ?
Lebih beresiko kanker payudara-lah, lebih beresiko kanker serviks-lah, bahkan yang paling sering disepelekan adalah paling beresiko terkena infeksi saluran kemih atau anyang-anyangan.


Tetapi meskipun memiliki struktur tubuh yang demikian rentan itu, bukan berarti kita nyerah dan pasrah saja, kan ?

Kita bisa kok melakukan pencegahan atas semua penyakit-penyakit berbahaya itu, asalkan ada kemauan dan pastinya ada usaha. Jika kita sudah berusaha, dan juga berdoa, tetapi masih juga terkena terjangan penyakit-penyakit itu, inilah saatnya kita untuk berkata, 'takdir'.

Berbicara tentang usaha, nih, ya. Kamu pernah gak memperhatikan warna darah kamu ketika sedang haid ?

Hmm ... sepertinya sebagian besar dari wanita di dunia ini sering mengabaikan hal ini. Karena aku sendiri juga gitu lho gais. Setiap kali haid, pas mau ganti pembalut, ya, ganti aja langsung. Mana pernah kepikiran memperhatikan warnanya, apa lagi baunya. Bener, ga, nih ?

Inilah yang harus kita robah mulai dari sekarang, nih, gais. Karena faktanya, warna dan aroma darah haid tertentu bisa mengindikasikan bahwa kita mengidap penyakit serius.

Nah, lho. Ngeri, kan, yah ?

Kenali Warna Darah Haid Yang Beresiko Penyakit


Sebelum mengenali warna darah haid yang beresiko penyakit, sebelumnya kita perlu tahu dulu nih, warna yang normalnya seperti apa.

Sesuai dengan siklusnya, warna darah haid yang normal itu adalah mulai dari warna merah segar di hari pertama, kemudian diikuti dengan warna merah gelap, hingga warna merah kehitaman dan flek pada akhir masa haid.

Perlu digaris bawahi nih, gais. Warna darah haid yang merah kehitaman pada masa akhir menstruasi itu adalah wajar. Itu disebabkan karena volume darah yang keluar telah berkurang, dan melewati vagina yang pHnya bersifat asam, sehingga merubah warna merah darah itu menjadi warna hitam.

Nah, bagaimana jika pada hari pertama haid darah yang keluar tidak berwarna merah segar ?

Itu dia yang akan kita bahas pada berikutnya.

Check this out, yah !

Waspadailah 4 warna darah haid berikut jika terjadi pada hari pertama siklus haid.

1.      Darah haid berwarna merah pucat dan encer

Jika darah haid terlihat encer, itu menandakan kamu mengalami kurang gizi. Sedangkan jika warna darah tampak pucat itu menandakan kamu menderita anemia. Makanlah makanan yang mengandung cukup gizi dan lengkapi dengan suplemen penambah darah. Jika hal ini masih saja berlanjut pada hari-hari berikutnya segeralah berkonsultasi ke dokter kandungan.

2.      Darah haid berwarna merah gelap, terdapat gumpalan dan disertai rasa sakit yang tidak tertahankan.

Sebenarnya, gumpalan yang terdapat pada darah haid adalah wajar, jika tidak diiringi dengan rasa sakit yang berlebihan. Gumpalan ini pada dasarnya terjadi karena dinding rahim yang luruh tadi bercampur dengan lendir-lendir di vagina. Selain itu, untuk haid pada hari ke 2-3 biasanya volume darah haid yang keluar akan lebih meningkat, sehingga proses koagulen atau anti pembekuan darahnya tidak berproses dengan sempurna, sehingga darah yang keluar ada yang encer dan ada yang menggumpal.

Tetapi jika gumpalan-gumpalan yang keluar tampak besar, dan juga darah haid berwarna merah gelap ini bisa jadi menandakan adanya gangguan keseimbangan hormonal. Langkah terbaik adalah segera berkonsultasi kepada dokter.

3.      Darah haid berwarna merah gelap, terdapat gumpalan berwarna kekuningan disertai aroma yang menyengat.

Jika hal ini terjadi pada masa menstruasi kamu, jangan pernah abaikan, ya, gais. Karena ini menandakan adanya infeksi atau inflamasi dalam rahim. Segeralah lakukan pemeriksaan menyeluruh dan dapatkan penanganan medis yang tepat, agar terhindar dari resiko penyakit yang lebih serius.

4.      Darah haid berwarna hitam atau abu-abu.

Ini lebih buruk lagi. Karena sudah bisa dipastikan ada masalah serius pada rahim. Jangan tunda lagi, segera hubungi dokter dan dapatkan penanganan medis secepatnya.
 

Untuk lebih jelasnya, kamu boleh saksikan video singkat berikut ini.



Mencegah pastinya jauh lebih baik dari pada mengobati. Setuju, kan, gais ?

Yuk, jalani hidup dengan lebih sehat mulai saat ini. Konsumsi makanan dengan gizi seimbang, tidur yang cukup, hindari stress dan juga mulailah berolahraga. Tidak ada seorang pun yang akan bisa menjaga tubuh kita dengan baik selain dari kita sendiri.





14 komentar:

  1. Balasan
    1. Sama2 mbak. Terimakasih sudah mampir

      Hapus
  2. wah, ada juga ya darah haid warna abu-abu. thanks infonya :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih. Ada kasus tertentu yg warna darah haidnya hitam keabu-abuan. Dan ternyata ada miom di rahimnya

      Hapus
  3. Wahhh baru ngeh nihh makasih infonya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 mbak. Semoga bermanfaat ya

      Hapus
  4. sepele ya mengetahui warna darah haid ini tapi ternyata efeknya gede yah, makasih ya mbak sudah sharing dan saya benar2 baru tau

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 mba tian. Semoga bermanfaat ya

      Hapus
  5. Wah, saya jarang perhatikan soal ini. Saat nyuci Sarah had, ya nyuci aja. Mulai sekarang kudu diperhatikan ya, biar bisa waspada. TFs, Mak...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya nih mba nia. Kudu lebih perhatian sekarang, krn resikonya cukup besar ya

      Hapus
  6. Nice! Terima kasih infonya, penting banget ini untuk istri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sama2 mas. Semoga bermanfaat ya. Salam utk istrinya.

      Hapus
  7. Haduh ngeri juga ya, semoga para wanita sehat selalu, haid sudah siklus bulanan yg harus dilalui soalnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Bener mba ev. Aku aja jd ga sabaran utk sgra haid niu biar bisa lihat lebih detail.

      Hapus


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal