Friday, November 25, 2016

Come and see Korea as a Global Wow Korea ? It's a Chance for a Lifetime

Come and see Korea as a Global Wow Korea

It's a Chance for a Lifetime.


For your information : this is the first time I write in English.

So, if you found a lot of incorrect words in this article, please .. ignore it.. and just see how deep that my heart fall to this country. Hahaha.

I Really Love Korea


When I was young, maybe at 15 or 16 years old, my geographic teacher asked me, "Merry, which country you wanna visit when you become a rich people ?"

Then, I answered him fastly, "South Korea".

My teacher wondered, "Korea ? Why ? there are so many countries in this world, why did you choose Korea ? While most of your friend choose France, America, and England."

"I think, Korean is the nearest country from Indonesia which have 4 seasons. Although, Japan is the nearest one, but I don't like Japan. They colonized us before."

It was my answered several years ago when I was so young.
*Wow.. I was wise enough, right ? Haha*

But, nowadays, I felt that my feeling about Korea several years ago was not wrong. Since watching Korean drama, I found myself become a K-drama's lover. I love their story, I love their actress, and the most important are I love all of the places there in the drama. Like Han river, Namsan Tower, Jeju Island, Udo Island, Kyeong-Wha Station, Changdeok Palace, and also Incheon.

Every time I see those place at drama, I told to myself, "someday I will step my foot there, soon or later, my dreams will come true."

To Be a Global Wow Korea ? Yes, I Want

A few days ago, my daughter (7 years old) asked me, "Bunda, how far Korea from our country ?" 
I wonder to listen to her question because it was so suddenly. Then I reply asked her, "why did you ask me about Korea ? Are you want to go there too like me ?" Then, she answered loudly, "Yes, I want to see the snow, you told me there will winter on December, few day later will December, came on, let's go to Korea." Hahaha... my daughter she is so funny, right ? Did she think Korea like a mini market ? When you want to go there, just by walked then you arrived there. Huft ! No dear. Korea is so far from our country. And we need to collect all of the money from this world to make us go there. Hiks..hiks..

Fortunately, she doesn't push me harder to talk about go to Korea. Because talking about go to Korea sometimes make me so sensitive. Because my heart really want it, but I realize, it's not easy. I have to keep it deep..deep..deep... in the bottom of my heart.

But today I see this information. The information was success make me feel as lucky as people in this world. Although it's also meaning as a challenge for me, but I choose to see it as a chance. A big chance to make my dream come true.


Wow ! Is it real ?
Chinchaaa ?
Cheongmal ?

Come and see Korea as a Global Wow Korea ? Yes.. yes.. yes.

I think there's only stupid people who don't want to go to Korea. If they're still in their mind they will not allow this chance trough by the wind. Because for me, this is a chance for a lifetime. So, although my English were not perfect, although my knowledge about Korea was not so much, but I have to try to do my best to make my dream come true. I'm not sure, there will be any chance for me next time. Coz of that, I make this post, I waste my shame, I waste my nervous, then I'm focusing on writing all of my passion about Korea. 

Am I Social Media Influencer ?

Actually, suddenly I'm become down when I read the condition. A social influencer, am I a social influencer enough ? 

I'm not sure what do people think about me, but I think I can sure you that I HAVE DONE IT.

Especially on this blog, I have written about Korea as much as I'm writing about myself. And I always surprised every time I talked about Korea, there were so many people viewed my article. I'm glad they have same passion with me.

When I started this blog at 2013, it was really just something that I used to get my 'me time'. I'm enjoyed writing anythings that I like. I think a blog just like diary's book. You wrote what you feel, then you published it to get some people respond. But I was wrong. Big .. big .. wrong.

I knew the fact about blog since joined the Emak-emak Blogger's Community. In this community, I got so many knowledge about how to write interesting content. In this community, I also knew a lot of qualified bloggers. One of them is Erry Andriyati. She is the best influencer about Korea that I knew. So if she chooses as a Global Wow Korea, I'll be the first person shout "hurray" for her. She became my inspiration in blogging. But if both of us chooses as a Global Wow Korea, it will be the best thing happened in my life.

I started writing about Korea when Korean Drama Descendant of the Sun is still running.
*Yes I knew it was too late to begin, but I believe too late is better than none at all, right ?*

I can hold myself to write down how I feel about the story. Then I can hold my mind to always think about it. Coz of that, I have written so many articles about that drama and the cast also. And guess what, all of the articles about that drama flooded by viewers.

Since that, I found my new passion. I make another article about another drama. And the respond made me satisfy again.



Besides this blog, I also make some words in my social media like Facebook about any things that I love about K-Drama. Sometimes it's about the actress, sometime about the story.





Even the peoples that around me which don't know Korea before, now become loved Korea. Coz of that they called me "virus". 

Well, it's okay, I never mind they called me like that because when they called me "virus" then I called them "target".

Muahahaha...

*So .. you .. there .. and there .. who don't like Korea just prepared, because I will spread the virus to you guys. Hahaha*


Pick Me Up

Korea is my dream. Korea is my passion. If I have chosen as a global wow Korea, I'll use all of my capability to share all of many things about Korea. When without go to Korea I can produce a lot of articles about Korea, you can imagine it, how many article will I wrote if I going there.

So, please pick me up, and please make my dream come true.

Gamsahamida :)

See you at the next post.

Annyeong.





[Review] Speedy Scandal : Ketika Masa Mudamu Salah Langkah

Annyeoong .. jumpa lagi kita dalam review K-Movie.

Kali ini aku pengen bahas satu film dari negeri ginseng sana. Bukan film baru sih. Tepatnya produksi tahun 2008, judulnya Speedy Scandal.



Apa yang kamu rasakan ketika tiba-tiba di depan pintu rumahmu berdiri dua orang sosok manusia dan mengaku sebagai anak dan cucumu ? Padahal kamu sendiri masih berumur sekitar 36 tahun. Di usia itu kamu dipanggil 'kakek' ? Hahaha... absurd banget kan yaaa..

Itu adalah sepenggal adegan yang ada di film Speedy Scandal ini.

Dibintangi oleh Cha Tae Yung dan Park Bo Young. Film ini mengusung tema keluarga yang juga dibalut unsur komedi. Menonton film ini benar-benar membuat aku tidak sadar bahwa waktu berlalu bergitu cepat, karena banyak adegan-adegan konyol yang sangat-sangat menggelitik perut. Tapi meskipun begitu,  bukan berarti film ini cuman menghadirkan guyonan semata lho ya, film ini juga memiliki scene-scene yang sangat menyentuh hati, dan tak pelak berhasil membuat aku menitikkan air mata haru.

Sinopsis Speedy Scandal

Adalah seorang penyiar radio bernama Nam Hyun Soo (diperankan oleh Cha Tae Yung) yang memiliki program populer bernama Pagi Bersama Nam Hyun Soo. Program radio ini semacam konsultasi on-air dengan membacakan surat-surat dari pendengar. Dan adalah salah satu pendengar yang rutin mengirimkan suratnya bernama Huang Jung Nam. Dia seorang ibu tunggal yang sejak lahir belum pernah melihat ayahnya. Ketika melahirkannya, ibunya masih berstatus pelajar SMP. Dari ibunyalah Jung Nam mengetahui identitas ayahnya, dan ia pun bertekad untuk mencari ayahnya.

Kakek setampan iniiiiii ?? hahaha

Dan Eomma se imut ini ? OMG !


Dalam suratnya ke program radio itu, Jung Nam bertanya apa yang seharusnya yang ia lakukan. Sebagai penyiar yang baik, Hyun Soo pun menyarankan Jung Nam untuk menemui ayahnya langsung. Kemudian Jung Nam bertanya lagi, apa yang sebaiknya ia lakukan jika bertemu dengan ayah kandungnya itu, dan Hyun Soo pun menyarankan agar Jung Nam melayani ayahnya dengan menyediakan makanan untuk ayahnya.

Hyun Soo sama sekali tidak menduga bahwa sosok ayah yang dikatakan oleh Jung Nam itu adalah dirinya sendiri. Itu adalah akibat kepribadiannya yang playboy, dan sedikit arogan. Hyun Soo beranggapan bahwa dirinya adalah seorang 'pro' yang ga bakalan melakukan kesalahan dalam berhubungan dengan wanita.

*Huahahaha.. dia ga sadar, bahwa sepak terjangnya semasa SMP dulu belum dalam level 'pro' tapi masih amatiran, hahaha*

Sikap arogan Hyun Soo ini ternyata tidak disukai oleh salah seorang wartawan infotainment bernama Bong. Dia pun tipikal wartawan yang suka mengumbar skandal orang-orang ternama. Dan dia sangat bertekad untuk menjatuhkan Hyun Soo dengan berusaha menggali kehidupan pribadinya.

Singkat cerita, pada suatu hari Hyun Soo sedang bersiap-siap untuk berkencan. Dia telah menata rumahnya sedemikian rupa untuk bersenang-senang dengan kekasihnya. Ada bunga-bunga, ada musik, dan aneka hidangan.
*Hmm.. bener-bener playboy cap kapak nih si Hyun Soo*

Bel berbunyi, dan Hyun Soo bergegas membukakan pintu. Dengan gayanya yang sok cool (pake pejam-pejam mata gituuu) dia berdiri dipintu rumahnya, melayangkan sapaan menggoda. Beberapa saat menunggu tidak ada jawaban,  Hyun Soo membuka mata dan langsung terperanjat. Didepannya bukan gadis seksi yang ia nantikan, tetapi justru seorang gadis muda dengan dandanan kucel beserta anak kecil usia 5 tahun. Dan yang semakin membuat ia shock adalah pengakuan gadis itu yang menyatakan dia putrinya. Dan anak kecil itu adalah cucunya. Mendengar pengakuan yang menohok hati itu tentu saja manusia sekelas Hyun Soo tidak langsung percaya. Mereka pun adu argumen. Bahkan mereka melakukan tes darah. Meskipun Hyun Soo bersikeras menyatakan Jung Nam bukan anaknya, tetapi hasil tes menyatakan bahwa Jung Nam 100% putrinya. Dan fakta itu membuat Jung Nam 'berhak' untuk tinggal dirumah Hyun Soo.
*Wakakaka... arabeojiiiii... annyeong haseyoo..*

Lucunya mereka berebut tayangan tivi


Di studio rupanya sedang heboh, karena beberapa hari terakhir Si Ibu Tunggal Huang Jung Nam tidak lagi berkirim surat. *Ya, iyalah.. lha orangnya udah ketemu bapaknya kok, hihi* Padahal begitu banyak penggemar yang menantikan kelanjutan kisah Jung Nam ini ketika menemui ayah kandungnya. Tercetuslah ide dari salah satu staf untuk mencari keberadaan Jung Nam dan menghadirkannya ke studio. Bahkan staff tadi berencana melibatkan kenalannya yang seorang agen pelacak. Mendengar ide itu, Hyun Soo panik dong. Dia pun menolak ide itu dengan alibi, bahwa kalau Jung Nam ditemukan, lalu dibawa ke studio nanti orang-orang jadi tidak penasaran lagi, dan acara pun berakhir. Kalau seperti itu radio pun akan rugi dari segi iklan.
*Hmm.. masuk akal juga nih si Hyun Soo, emang licik banget dia ya.*

Selamat dari 'ide' staff tadi bukanlah akhir dari scandal Hyun Soo. Karena beberapa hari kemudian dia dikagetkan dengan kehadiran Jung Nam di studio dalam rangka ikutan lomba nyanyi yang diadakan live di radio tersebut. Dalam lomba itu Jung Nam tidak menggunakan nama aslinya, tapi menggunakan nama Jaein.

Awalnya Hyun Soo underestimate banget dengan penampilan Jung Nam. Apalagi Jung Nam sempat miss beberapa kali intro untuk masuk. Melihat Jung Nam yang tidak kunjung menyanyi Hyun Soo pun memberikan kode untuk menghentikan musik dan bersiap mengakhiri acara. Tetapi belum lagi ia mengucapkan kata, dari belakang terdengar suara petikan gitar. Hyun Soo kaget, ternyata Jung Nam bisa memainkan gitar. Sebuah lagu sendu berhasil dinyanyikan Jung Nam dengan apik. Semua orang yang berada di studio terpana mendengar alunan suara Jung Nam yang sangat merdu, termasuk Hyun Soo sendiri.

Selepas acara lomba nyanyi itu, hubungan ayah dan anak itu pun mulai mencair, meskipun diantara mereka masih saja saling menyebut 'kau'.

Jung Nam alias Jaein menjadi terkenal, dan mulai disibukkan dengan agenda menyanyi. Dan itu membuat Hyun Soo mengkhawatirkan si cucu. Karena tidak ada yang akan menjaganya ketika Jung Nam harus tampil. *Ihh.. arabeoji ini keterlaluan deh, masa ngejaga cucu sendiri perhitungan, huft*

Dan mereka pun sepakat untuk memasukkan Gi Dong ke sekolah TK tapi dengan syarat, Gi Dong harus mengatakan kepada guru-gurunya bahwa Hyun Soo adalah pamannya. Paman dari pihak ibunya. *Iiihh.. arabeoji ini bener-bener deh, masa anak kecil gitu diajarin berbohong ?*

Kalo yang namanya playboy itu mungkin susah tobatnya ya. Gitu juga tuh si Hyun Soo ini. Meskipun udah punya cucu, tapi tetap aja seleranya sama perempuan itu ga berubah. Ketika mengantar jemput Gi Dong di sekolah ia pun jatuh cinta kepada kepala sekolah yang sangat anggun. Si kakek ini pun semakin absurd, dia menghasut Gi Dong untuk jadi mata-mata mencari tahu hal-hal yang disukai oleh si ibu kepsek.

si Cucu lagi kasih laporan sama kakeknya.. tapi laporannya salah .. *failed* haha


Pada suatu hari, Hyun Soo kena batunya. Dia excited banget ketika ibu kepsek yang anggun itu mengajaknya makan malam. Berbekal semua 'info' yang ia dapat dari Gi Dong, Hyun Soo pun melancarkan jurus mautnya untuk memikat bu kepsek. Dengan wajah pede dia mengajak ibu kepsek itu untuk bermain game. Tapi ibu kepsek itu menolak dan berkata bahwa ia tidak suka bermain game. *Wakaka.. mati kartu deh si playboy*. Dan dengan senyum ditahan ibu kepsek itu pun bilang, "sepertinya Gi Dong salah, dia tidak mendengar kata-kataku dengan lengkap." Senyum si playboy pun langsung hilang seketika.*Muahahahaha.. rupanya si ibu kepsek itu tau kalo Gi Dong memata-matainya. Rasain lu arabeoji..*

Di lain tempat, ada seorang asisten fotografer muda. Dia tampak linglung dalam sebuah acara pemotretan. Ketika berjalan, kakinya tersandung kabel dan kabel itu menarik benda-benda disekitarnya tumbang. Dalam suasana crowded itu, si asisten fotografer tadi bukannya merapikan barang-barang yang jatuh, tapi malah asyik didepan komputer yang sedang menayangkan video rekaman Jaein yang sedang bernyanyi. Dia tampak kaget luar biasa ketika mengenali bahwa Jaein adalah Jung Nam. Ternyata asisten fotografer ini adalah pria masa lalu Jung Nam. Dia pun mencari keberadaan Jung Nam, dan berhasil menemukannya.

Pertemuan itu ternyata kembali menumbuhkan benih-benih cinta dihati mereka. Mereka sering bertemu untuk hangout bareng. Hingga pada suatu waktu, asisten fotografer itu menemukan fakta aneh ketika usai mengantar Jung Nam pulang ke rumah. Dia melihat Hyun Soo dan Jung Nam yang bertemu dan mengobrol begitu akrab. Saking akrabnya, obrolan mereka pun membahas tentang pakaian dalam. Reputasi Hyun Soo yang selama ini terkenal playboy ternyata membuat kekasih Jung Nam itu berpikiran buruk. Dia beranggapan bahwa Jung Nam menjadi salah satu wanita Hyun Soo. Ketika di konfirmasi tentu saja Jung Nam tidak bisa mengatakan kebenarannya. Dia tidak bisa membantah fakta bahwa mereka tinggal bersama, tapi disisi lain dia juga tidak bisa mengaku bahwa Hyun Soo adalah ayahnya. Bagaimanapun juga Jung Nam masih sangat menghargai ayahnya, dia tidak mau kehadirannya justru membuat karir cemerlang ayahnya jadi redup.

Di sinilah konflik bermula.
Bagaimana kisah mereka selanjutnya ?
Apakah Jung Nam akan tetap bertahan di sisi ayahnya ?
Atau apakah Jung Nam pergi demi menjaga karir ayahnya ?
Lalu bagaimana dengan karirnya sebagai penyanyi ?
Lalu bagaimana dengan karis Hyun Soo sendiri ?
Berhasilkah wartawan Bong membongkar masalalu Hyun Soo ?

Banyak banget pertanyaan yang masih membutuhkan jawaban kan ?
Makanya aku rekomendasikan kamu untuk menonton film ini. Pesan moral yang disajikan dalam film ini layak banget untuk dijadikan pelajaran hidup.

Sempetin nonton ya, gais.
Sampai jumpa di postingan selanjutnya.

Annyeong !








Thursday, November 24, 2016

Kreasi Berkualitas Dari Tangan-tangan Terampil

Hollaaa.. gais, apa kabar ?

Trump udah jadi presiden AS aja, yah ?
Trus gimana dong reaksi kita ?
Apa kepancing dengan isu rush your money ?
Atau terpengaruh dengan boikot produk Amerika ?
Atau .. adem ayem seperti diriku yang lebih milih untuk fokus dan menggiatkan produk hand made produksi dalam negeri ?

Apa pun keputusan kamu, itu sepenuhnya adalah pilihan hati ya, gais. Jadi pliss pikirin dulu masak-masak.. haha..

Bicara soal produk-produk kreasi handmade ternyata hasilnya sungguh luar biasa sekali ya. Cantik, unik dan pastinya berkualitas juga. Gak kalah sama produk buatan pabrik. Atau bisa jadi lebih bagus malah.

Beberapa hari yang lalu aku mendapat kiriman dari salah satu produsen tas rajut di Jakarta. Aku tertarik dengan tas buatannya setelah melihat beberapa contoh tas yang ia pajang di wall FBnya. Setelah bincang-bincang sejenak, aku pun memesan satu buah tas dengan ukuran dan warna yang aku inginkan. Jujur aja, awalnya ekspektasi aku sih ga begitu besar-besar amat ya. Karena dalam pikiran aku tas rajut ini terbuat dari rajutan benang wol biasa seperti yang almarhumah ibuku punya dulu.

Tapi begitu barangnya sampai, aku kaget luar biasa.

Ternyata rajutannya bukan dari benang wol biasa, lho gais, tapi sejenis benang nylon yang kuat dan berkilau juga. Jadi dijamin rajutannya gak gampang putus dan ga akan terlepas dengan mudah.











Tidak hanya itu, bagian dalam tas juga dipasang furing dari kain yang cukup tebal, dengan beberapa kantong untuk menaruh handphone dan juga kantong kecil dengan resleting untuk menyimpan dompet. Dan yang bikin user semakin nyaman adalah furingnya waterproof, jadi barang-barang penting yang di dalamnya aman deh dari hujan.





Tali tas juga bisa dipesan ya, gais. Mau rajutan juga, atau tali dari bahan kulit sintetis. Apa pun pilihan kamu, yang pasti bahannya tetap dari bahan yang berkualitas.

Tentu saja hal ini di luar ekspektasi aku banget. Dan aku merasa puas dengan produknya, dan lahirlah review ini.


Gimana gaaiss ?
Cantik banget kaaan ?
Jadi pingin juga ga ?

Bagi kamu-kamu yang berminat untuk memiliki tas cantik ini silahkan hubungi ibu cantik ini di alamat berikut ya.



WA : 081282972493

 Finally, aku mo kutip satu quote yang aku temukan di google.
"Inilah saatnya kita dikenal karena karya-karya yang kita hasilkan. Inilah saatnya memiliki karya sebagai semacam 'kartu nama'."

Aku suka banget dengan quote ini, karena aku yakin tidak akan ada sesuatu kekuatan asing yang kan mampu menggoyahkan bangsa ini jika setiap warga negaranya mampu memenuhi kebutuhannya dari karyanya sendiri. 

Semoga bermanfaat ya gais.
Sampai jumpa.
This entry was posted in

Tuesday, November 22, 2016

Review The K2, Ketika Ambisi Mengalahkan Logika

Annyeong !

Jumpa lagi kita pada topik K-Drama.
Kali ini aku akan membahas drama action yang baru saja berakhir minggu lalu.
Yup, apa lagi kalo bukan The K2.



Judul : The K2
Episode : 16
Genre : Thriller, Action, Politic Drama
Cast : Ji Chang Wook as Kim Je Ha, Im Yoon-a as Anna, Song Yoona as Choi Yoo Jin

Sinopsis The K2


Kim Je Ha sebenarnya bukanlah nama asli dari karakter yang diperankan oleh Ji Chang Wook. Itu hanyalah sebuah nama alias yang diberikan oleh JSS, sebuah perusahaan securitas yang dimiliki oleh Cho Yoo Jin. Dalam organisasi itu, Kim Je Ha diberi kode K2.

Aktor keren yang jago adegan laga ini, kelakuan aslinya mah 'receh' banget .. haha


Sebelum bergabung di JSS, Kim Je Ha adalah seorang mantan pasukan khusus yang dipecat dan diusir dari negaranya karena sesuatu hal. Kemampuannya dalam bertarung membuatnya jadi legenda dalam pasukan khusus, sayangnya hal itu tidak lantas membuat Je Ha bisa hidup dengan nyaman. Karena faktanya, setelah diusir dari negaranya sendiri, Je Ha hidup dengan menjadi seorang tentara bayaran dan bergabung dalam organisasi luar negeri yang bernama Blackstone.

Dalam sebuah misi yang bertempat di Irak, Je Ha bertemu dengan seorang gadis dari suku Kumar bernama Raniya. Mereka saling jatuh cinta, dan sempat bertunangan. Namun sayangnya, Raniya harus mengalami nasib buruk. Kepiawaiannya dalam berbahasa Korea justru menjadi bumerang yang menghilangkan nyawanya. Raniya tewas ditangan algojo politikus Korea yang bernama Park Kwan Soo. Padahal sebelumnya Raniya telah berjasa menjadi penerjemah dalam transaksi yang ia lakukan. Tetapi justru itulah alasan Park Kwan Soo menghabisinya. Raniya secara tidak langsung telah menjadi saksi dari sebuah transaski rahasia.

Kematian Raniya pun menjadi malapetaka untuk Je Ha. Dia dituduh membunuh Raniya, dan akibatnya Je Ha pun menjadi tersangka. Tidak terima dengan tuduhan yang dialamatkan kepadanya, Je Ha pun melarikan diri ketika ditangkap. Pelariannya membawa dirinya ke Spanyol.

Di Spanyol, Je Ha bertemu dengan Anna yang juga sedang berusaha melarikan diri dari sekapan orang-orang suruhan ibu tirinya. Dia pun terlibat perkelahian dengan orang-orang yang mengejar Anna. Tetapi begitu mengetahui bahwa orang-orang yang mengejar Anna adalah petugas kepolisian, Je Ha pun mengurungkan niat dan melanjutkan perjalanannya ke bandara untuk kembali ke Korea.

Anna "Barcelona Angel", yang rapuh dan naif diperan dengan baik oleh Yoona SNSD


Setelah kembali ke Korea, Je Ha berusaha menjalani hidupnya sebagai warga sipil biasa. Dia pun berkerja sebagai buruh kasar di perusahaan periklanan. Suatu malam, manager tempatnya berkerja menelpon dan memerintahkan Je Ha untuk memperbaiki baliho yang ikatannya kendor. Baliho itu adalah milik anggota parlemen yang sedang digadang-gadang bakal menjadi calon presiden bernama Jang Se Joon, yang juga merupakan ayah kandung Anna. Jang Se Joon ini sebenarnya adalah seorang anggota parlemen yang korup, tapi kepiawaian istrinya yaitu Choi Yoo Jin yang selalu berhasil menutupi semua skandal yang ia lakukan maka pencitraannya selalu baik.

Ketika Je Ha sedang memperbaiki baliho tersebut, ternyata pada salah satu kamar yang berada tepat dibelakang baliho, Jang Se Joon sedang melakukan affair dengan salah satu wanita, dan tanpa sengaja Je Ha melihatnya. Dalam waktu yang sama beberapa orang penyusup memasuki gedung, dengan niat menjebak Jang Se Joon denan sebuah skandal. Dan bisa dipastikan wanita yang ada bersama Jang Se Joon saat itu adalah bagian dari komplotan itu.

Penyusup yang masuk ke gedung itu mendapat perlawanan dari pengawal-pengawal yang bertugas. Sayangnya penyusup lebih tangguh, dan para pengawal pun mulai terdesak. Je Ha yang menyaksikan perkelahian itu dari balik jendela awalnya tidak peduli dengan semua itu, tetapi begitu ia melihat seorang ibu-ibu tua yang bertugas sebagai petugas kebersihan turut menjadi korban Je Ha pun tidak bisa lagi tinggal diam. Dengan skill yang ia miliki Je Ha pun berhasil menerjang kaca tebal didepannya dan masuk ke gedung itu dan langsung bertarung dengan para penyusup itu.

Dengan terlibatnya Je Ha dalam pertarungan itu keadaan pun berubah. Para penyusup terdesak, dan upaya mereka untuk menjebak Jang Se Joon pun gagal. Dalam suasana crowded itu, Je Ha pun pergi meninggalkan lokasi.

Tetapi pihak JSS terutama Choi Yoo Jin tidak tinggal diam dengan adanya kejadian itu. Terlebih lagi setelah Jang Se Joon melaporkan bahwa pekerja reklame itu sempat melihat wajahnya. Kekhawatiran akan pencitraan yang selama ini mereka bentuk tercemar, Choi Yoo Jin pun menginstruksikan semua bawahannya untuk menemukan Je Ha, dan tentu saja itu bukan hal yang sulit untuk organisasi sekelas JSS. Mereka berhasil menemukan tempat tinggal Je Ha.

Ratu jahat yang pada detik-detik terakhir kehidupannya berhasil menarik simpati penonton. Good job Yoona Sunbae !


Ketika para agen JSS pergi ke tempat Je Ha, di kantor JSS sendiri sedang dilakukan analisa mendalam atas kejadian tersebut. Dan salah satu petinggi JSS yaitu Chief Joo mengenali Je Ha dari rekaman CCTV. Dia mengatakan Je Ha adalah salah satu anggota pasukan khusus yang pernah ia latih. Dan Chief Joo pun mengingatkan direktur JSS untuk menghentikan pencarian JSS karena Je Ha bukanlah tandingan mereka. Tapi direktur yang tidak mengenal siapa itu Je Ha tentu saja menolah saran Chief Joo. Dan benar juga, semua agen yang datang mencari Je Ha gagal melumpuhkannya.

Merasa dirinya tidak lagi aman, Je Ha pun memutuskan untuk meninggalkan tempat persembunyiannya. Dalam pelariannya itu, dia bertemu dengan pasangan suami istri tua yang barus saja pulang dari peringatan kematian anaknya. Je Ha membantu mobil mereka yang sedang mogok. Atas jasanya itu, Je Ha pun diizinkan menginap di rumah mereka.

Keesokan harinya, ketika Je Ha keluar untuk membeli pisau mesin rumput, orang-orang suruhan Choi Yoo Ji menemukan keberadaan Je Ha, dan mengancam pasangan suami istri tua itu dan nyaris saja membunuh mereka. Melihat tindakan brutal yang mereka lakukan, Je Ha pun tidak mau lagi berdia diri. Setelah melumpuhkan orang suruhan itu, Je Ha pun kembali ke Seoul dan menemui Cho Yoo Jin.

Di hari yang sama, Anna yang tadinya kabur pun berhasil ditangkap kembali, dan oleh Choi Yoo Jin dibawa kembali ke Korea.

Yoo Jin adalah wanita dengan karakter yang sangat kuat, dia cerdas dan juga licik. Dia paling lihai memanfaatkan sisi lemah lawan-lawannya. Mendengar ancaman Je Ha dia tidak gentar, dan justru memerintahkan semua bawahannya untuk menghabisi Je Ha.

Tapi Yoo Jin juga salah, karena telah meremehkan Je Ha. Meski tidak mudah Je Ha berhasil meloloskan diri dan kembali muncul dihadapan Yoo Jin, dan kali ini dengan senjata di tangannya. Ketika Je Ha menodongkan senjata ke kepala Yoo Jin, Anna keluar dari kamarnya dan melihat semua itu dan langsung berteriak, "Tembak ! Tembak dia !"

Je Ha menoleh ke asal suara dan sangat kaget ketika mengenali Anna.

Bagaimana kisah mereka selanjutnya ?
Apa yang membuat Je Ha akhirnya memutuskan untuk bergabung dengan JSS ?
Mengapa Choi Yoo Jin memperlakukan Anna begitu kejam ?
Siapakah yang berada di balik kematian ibu kandung Anna ?
Berhasilkan Je Ha membalaskan dendamnya kepada pembunuh Raniya ?

Gimana, gais ? Penasaran ga dengan semua pertanyaan itu ?
Kalo iya, aku saranin untuk kamu agar menonton drama ini. Aku jamin kamu bakal puas banget dengan semua hal yang ada di drama ini.

Menurut kaca mata aku nih ya, The K2 ini menyajikan drama action yang bukan hanya sekedar action. Ada beberapa poin yang membuat aku jatuh cinta dengan drama ini. Pengen tau apa saja ? Yuk, check this out !

1. Adegan laga yang indah

Nah, lho.. bingung nggak lu ? Haha.. Tapi ini beneran lho. Di drama ini kamu bakal melihat adegan laga yang sangat indah dari Ji Chang Wook. Karena adegan laga ini memuat beberapa unsur bela diri yang ada, mulai dari karate, taekwondo, bahkan teknik-teknik beladiri dari Rusia, Jepang dan Brazil. Untuk memberikan kepuasan kepada penonton, sutradara pun berusaha menyajikan adegan laga tanpa putus dengan melibatkan 100 kamera yang bisa berputar 360 derajat. Wow.. fantastis banget kaan ?

Ini adalah salah satu faktor yang selalu membuat aku jatuh cinta dengan drama Korea. Orang-orang dibalik layar drama itu memperlakukan drama mereka seperti film. Mulai dari hunting lokasi hingga dengan peralatan syuting, semua dibuat semaksimal mungkin demi kualitas tayang yang mereka sajikan. Salut deh buat mereka.

2. Value of life, "How to be a real man"

Drama The K2 ini genrenya memang action, thriller dan politik. Tapi ada satu nilai kehidupan yang aku tarik dari drama ini, yaitu tentang pria sejati.

Sejatinya seorang pria itu adalah pengayom bagi orang-orang disekitarnya. Satu kesalahan yang ia perbuat terhadap wanita di masa lalunya, maka hal itu akan tetap mengiringi kehidupannya sampai kapan pun. Dan disitulah dituntut tanggung jawabnya, dan keberaniannya untuk mengakui kesalahannya. Pria sejati tidak akan bersembunyi dibalik pencitraannya dengan mengorbankan orang-orang yang mencintainya. Seharusnya dia adalah orang pertama yang akan maju ketika orang-orang yang mencintainya berada dalam bahaya.

Jang Se Joon ini adalah contoh yang buruk untuk seorang laki-laki. Dia adalah seorang laki-laki egois dan ambisius. Demi kekuasaan, dia menutup mata atas perlakuan Yoo Jin terhadap Anna. Meskipun berulang kali dia mengatakan bahwa keinginannya menjadi presiden adalah demi melindungi Anna, tetapi sebenarnya itu hanyalah ambisinya semata. Karena kenyataannya, selama 14 tahun dia tega menyembunyikan identitas anaknya agar citranya yang baik tidak tercemar karena masa lalunya.

Bahkan ketika rahasia itu terbongkar, dia masih saja mengutamakan pencitraannya dengan memutar balikkan fakta, dengan mengatakan bahwa ibu kandung Anna telah memerasnya. Anna adalah sebuah kesalahan dari masa mudanya yang bergejolak. Isshh.. gila ya nih orang, teganya berbuat itu kepada anak sendiri.

Ketidak adilan seorang ayah terhadap anak-anaknya juga sangat mempengaruhi hubungan persaudaraan dalam satu keluarga. Itu juga terjadi pada Yoo Jin tumbuh menjadi pribadi yang dingin, kejam dan juga ambisius. Belajar dari ayahnya yang menutupi kesalahan dengan kekerasan, dan dia pun melakukan hal yang sama terhadap orang-orang disekitarnya.

Jadi kamu para lelaki aku rekomendasiin banget untuk nonton drama ini. Karena di drama ini kamu secara tidak langsung akan belajar tentang tanggung jawab menjadi seorang laki-laki sejati.

3. Kecanggihan teknologi yang ditonjolkan dengan unik.

Ingat kisah ratu jahat dalam cerita Putri Salju, ga, gais ? Dalam cerita itu disebutkan bahwa ratu jahat itu memiliki cermin sakti yang bisa menjawab pertanyaan ratu. "Cermin di dinding, katakan padaku, siapa yang tercantik di dunia ini ?"

Nah.. dalam drama The K2 ini kesaktian cermin itu juga diadopsi menjadi sebuah mesin data super canggih dan oleh Yoo Jin dipanggil "Cermin".

Cermin ini adalah sebuah komputer dengan database terlengkap dan juga tercanggih. Dia telah disetting untuk menampilkan semua instruksi yang diberi lewat suara, dan tentu saja hanya suara Yoo Jin yang di otorisasi. Cermin ini berada di lantai sembilan gedung JSS. Tetapi tentu saja bukan lantan sembilan normal pada gedung kebanyakan. Karena ketika lift itu berhasil diakses, maka dia bukan bergera naik, tapi justru sebaliknya turun ke bawah tanah. Cloud Nine. Itulah nama ruangan tempat Cermin berada. Dan semua anggota JSS mempercayai bahwa orang-orang yang berhasil masuk ke Cloud Nine adalah orang-orang pilihan yang dipercayai oleh Yoo Jin. Dan Je Ha pun berhasil menjadi salah satu anggota Cloud Nine. Bahkan oleh Yoo Jin, Je Ha diberi otoritas untuk mengakses Cermin.

Hhmm.. kadang-kadang aku sempat bingung melihat perlakuan Yoo Jin ini kepada Je Ha. Seperti perhatian kekasih, tapi kadang-kadang seperti perhatian seorang ibu kepada anaknya. Ambigu banget. Tapi yang pasti, Je Ha ini sangat diistimewakan oleh Yoo Jin.

4. Scene romantis yang unik

Ahhaayy.. apalah artinya drama Korea kalo ga ada adegan romantisnya. Seperti film India dengan nyanyian, maka drama Korea adalah dengan adegan kissingnya. Beda drama beda pula cara penyajiannya, sehingga berhasil membuat penonton jadi baper berkepanjangan. Hahaha... 

Di drama-drama sebelumnya kita udah pernah liat "cappucino kiss" di Secret Garden, ada "wine kiss" di Descendants of the Sun, trus ada "umbrella kiss" di Playfull Kiss, dan ada juga "upstairs kiss" di Live Within.

Nah, The K2 juga ga mau ketinggalan nih gais. Mereka pun bikin adegan kiss versi mereka yaitu "under the blangket kiss". Ini ada di episode 10. Ceritanya Je Ha membawa Anna kembali ke rumah persembunyian. Jadi ketika mo turun dari mobil Anna ketakutan karena cahaya matahari yang terlalu menyilaukan matanya. Oh ya, Anna ini mengidap sindrom panik yang tidak bisa berhadapan dengan cahaya terang. Trus, Je Ha mengambil kain mirip-mirip selimut gitu, trus menutupi kepala mereka berdua lalu berjalan menuju rumah. Sepanjang jalan, mereka tanya jawab.

J : bagaimana, kau tidak apa-apa ?
A : ya, aku baik-baik saja
J : lalu ... apa kau takut ?
A : ya

Saat ini mereka udah pandang-pandangan dengan hati yang tidak menentu, dan Je Ha kayaknya udah pengen banget nyiumin Anna.

J : apa kau lapar ?

Ampuunnn.. Je Haaa.. kok bisa-bisanya nanyain Anna laper ato nggak ? hahaha

A : ha ? aku ? ti..ti..dak. Ini hanya karena aku syok

Haha.. kasihan Anna, padahal kayaknya dia udah pengen juga tuh.

J : oke, lalu apa kau mau aku buatkan ramen untukmu ?
A : tidak, aku baik-baik aja.

Please deh Je Ha, Anna nggak mau ramen, dia mau yang laiinn.. gitu aja kok ga peka sih ? Hihihi

J : kenapa perutmu keroncongan jika kau baik-baik aja ?
A : mmm.. ti..tidak. Sudah kubilang tidak

OMG.. Je Ha.. perlu ya ngebahas perut keroncongan gitu ?? Anna kan jadi malu.

J : bagaimana perasaanmu ? Sudah lebih baik sekarang ?
A : mm.. aku.. sedikit takut.

Mereka saling pandang lagi, dan debaran jantung mereka udah kepancar jelas di mata masing-masing, tapi obrolan berikutnya masih juga membahas makanan. *failed* lol

J : sepertinya kita sudah sampai
A : sudah sampai ?

Dengan nada ga rela, hahaha.. Anna pengennya lama-lama aja tuh di bawah selimut sama Je Ha.

J : ya, sudah sampai. mmm.. bagaimana perasaanmu ? apa masih takut ?
A : (ga langsung jawab, memandangi Je Ha dengan tatapan yang bisa diartikan, haha) ya.. aku takut

Mereka saling pandang lagi, dan kali ini cukup lama sampai-sampai helaan nafas mereka masing-masing terdengar, trus muka Je Ha mendekat pelan, dan duerrrr... finally they kissed. Hahaha.. Je Ha.. Je Ha mo ngekiss aja kok pake modus gitu sih ?

Good job untuk mereka berdua, kemistrinya dapet, dan berhasil membuat penonton baper tak berkesudahan.

Adegan roman yang sederhana, tapi berhasil bikin penonton baper


Nah.. itu dia review singkat aku tentang drama The K2.
Semoga yang belum nonton jadi tertarik dan jadi pengen nonton.

Satu quote yang paling berkesan bagi aku dalam drama ini adalah kata-kata dari Je Ha beberapa sat sebelum meninggalkan Cloud Nine.

Ini ada di episode 15, menegangkan banget, karena Je Ha baru saja lepas dari masa kritis paska operasi, tiba-tiba Ketua Choi adiknya Yoo Jin datang dengan bom di tangannya. Berkerjasama dengan parlemen Park Kwan Soo, dia mengancam meminta kartu memori yang berisikan data skandal Kumar-gate, dan juga meminta agar Yoo Jin menyerahkan Cloud Nine kepada Ketua Choi.

Kartu memori itu hanya Je Ha yang tahu keberadaannya, karena itulah Je Ha pergi untuk mengambilnya. Beberapa saat sebelum pergi Je Ha berkata kepada Yoo Jin.

"Jadi, selama kau adalah penyihir yang menguasai Cloud Nine, kau akan jadi budaknya."

Setuju banget dengan kalimat ini. Memang ya kekayaan dan kekuasaan yang dimiliki seseorang sering sekali membuat orang-orang itu lupa diri. Sehingga demi melindungi kekayaan dan kekuasaaannya itu orang tersebut menghalalkan segala cara sehingga tanpa sadar dirinya telah diperbudak oleh kekayaan dan kekuasaan yang dimilikinya. Semoga kita dijauhkan dari itu semua yaaa.

Trus, satu lagi kalimat yang juga sangat aku sukai dalam drama ini adalah ketika Je Ha ingin mengungkapkan isi dari kartu memori itu namun dihalangi oleh Chief Joo, dan Je Ha pun berkata, "Kau mengatakan bahwa orang-orang ini cukup tangguh ketika aku pertama kali bergabung di JSS. Dan mereka pasti mendapatkan kursi kepresidenan. Tapi lihat, kau, Chief ... membuang sisa-sisa terakhir dari moralitas yang tersisa untuknya."

Kata-kata Je Ha ini semacam reminder yang sangat pas bagi orang-orang yang saat ini berada dilingkungan calon-calon pemimpin negeri ini. Terkadang demi kesuksesan kandidat itu orang-orang yang disekitarnya menutup mata atas ketidak adilan yang terjadi disekitarnya. Mereka abaikan hati nurani, mereka abaikan moralitas hanya demi jabatan dan kekuasaan yang diiming-imingi kepada mereka. Ironis banget, kan ?

Dan masih banyak lagi nilai-nilai moral yang bisa dipetik dari drama ini, dan aku ga kuat kalo harus menuliskannya semuanya. Yang pasti kamu harus tonton drama ini, dan yuk kita rasakan energi positif dari seorang Kim Je Ha.

Sampai jumpa dipostingan berikutnya..






Wednesday, November 16, 2016

Tentang Menantu Idaman

Hai gaisss !

Kira-kira nih ya gila ga ya kalo di masa-masa sekarang ini aku mikirin tentang menantu idaman untuk anakku Aira ?

Gila ya ? Anak masih 7 tahun kok udah kepikiran mo punya menantu ? Hahaha..
Ya..ya..ya.. aku emang gila sejenak siang ini gara-gara liat anak cowo cuakeeep banget di sekolah Aira. Kalo diliat dari posturnya sih umurnya sekitar 11 tahun gitu. Berarti dia kakak kelasnya Aira.

Ga tau setan mana yang ngerasuk ke otak ini tadi, tiba-tiba aja kepikiran pasti seru juga tuh kalo cowok secakep itu jadi mantu. Huahahaha...
*dasar mamak sendeng, mandi dulu gih sana*

Kalo dipikir-pikir bisa jadi juga kan zaman dulu orang tua kita juga mikir kayak gitu ketika kita masih anak-anak. Makanya zaman dulu ada kejadian pernikahan dini kan, orang tuanya ga sabar pengen punya mantu, trus ngejodohin anak-anaknya cepat-cepat.

Tapi tenang gais, aku ga bakalan ngikutin jejak itu kok. Hanya saja kayaknya aku udah mulai mempertimbangkan deh kira-kira gimana kriteria cowok yang aku pengen untuk suami Aira kelak. Hahaha...

Ngomongin tentang menantu idaman, orang tua kita dulu pastilah punya gambaran di kepala mereka masing-masing.

Kalo menantunya perempuan, para calon mertua pasti pengennya perempuan itu cantik, pinter, bisa masak, rajin ibadah, rajin bersih-bersih, baik hati dan suka menabung alias ga boros, tapi ga pelit juga, mau bantu-bantu bayar tagihan listrik, sesekali kudu traktir mertua makan enak dimana gitu. Pasti mantunya disayang sedunia. Hohoho..
*plis, abaikan dua poin terakhir*

Trus kalo mantunya laki-laki, dia pengennya ganteng, pinter ngaji, punya kerjaan tetap (pasti bakal bernilai lebih kalo kerjaannya masuk dalam daftar 10 perkerjaan dengan gaji terbesar), punya tabungan plus asuransi juga. Asuransinya kalo bisa jangan cuman BPJS kesehatan, tapi juga asuransi yang juga plus investasi juga. Trus orangnya kalo bisa juga ga perhitungan, sesekali ngajak jalan-jalan kemana gitu, trus rajin juga ngisiin pulsa mertua. Apalagi kalo mertuanya blogger kayak aku ini, kan butuh banget support quota. Hahaha...
*camer matre tingkat dewa*
*modus mertua blogger*
*Yang baca artikel ini pasti deh langsung ngumpetin anak cowoknya dari aku, hahaha*

Kira-kira kamu ada kenal cowok atau cewek dengan kriteria komplit kayak gitu gak gais ?
Kenalin donk, biar tak koleksi untuk jadi stock masa depan, hahahaha..
*kumat lagi*

Dulu aku pernah punya kenalan cowok yang kriterianya mirip-mirip dengan apa yang aku sebutin diatas. Boleh dibilang semua orang yang aku kenal syuur banget liat dia, dan berharap kami bakal jadi pasangan. Tapi aku menolak mentah-mentah. Sampai-sampai aku dikatain ga tau diri lho waktu itu. Mereka bilang aku tuh muntahin santan. Bisa-bisanya menolak laki-laki seperfect itu.

Ya, aku emang muntahin santan. Santan itu kolesterolnya kan tinggi jadi ga bagus untuk kesehatan.
Jadi aku milihnya susu aja. Hi..hi..hi..

Laki-laki itu perfect di mata mereka, tapi nol besar di mata aku. Dia emang punya segalanya, tapi ga ada manusia yang sempurna di dunia ini, dan kekurangannya justru sangat fatal dimata aku. Dia memiliki attitude yang saaangat buruk.

Jadi ya, suatu waktu dia berkunjung ke rumah, dengan mobil sedan silvernya yang mentereng. Hmm.. tetangga dah kasak-kusuk aja tuh setiap kali dia datang. Dia baca salam, trus masuk ke rumah dan langsung duduk di kursi tamu. Padahal ibuku yang sedang nonton tivi ga jauh dari kursi tamu itu duduk di bawah. Apa salahnya kan kalo dia juga duduk bareng ibuku, walau pun hanya untuk sesaat sekedar say hallo, trus cerita basa-basi untuk sejenak. Tapi dia dengan angkuhnya duduk di kursi tamu, dan menjawab pertanyaan ibuku dengan gumaman-gumaman pendek sambil sibuk membaca pesan di ponselnya. Iiihhh... rasanya mo lemparin vas bunga itu ke jidatnya deh saking kesel. Itu adalah alasan utama aku menolak dia. Sama orang tuaku aja gak respek gimana ntar kalo aku bakal jadi istrinya dia ?

Sekarang aku udah jadi seorang ibu. Anakku perempuan, yang Insya Allah suatu saat bakal beranjak dewasa dan bakal ada laki-laki yang akan melamarnya. Manusiawinya aku pasti sepikiran dengan apa yang ibu-ibu lainnya inginkan. Ya, garis-garis besarnya memang seperti yang aku sebutin di atas itu tadi juga. Tapi untuk kebahagiaan Aira nantinya, aku menambahkan satu kriteria lagi yaitu attitude.

Aku gak keberatan orang-orang berpikiran bahwa aku itu kolot atau udik atau kampungan karena mengutamakan attitude ini pada diri seseorang. Tapi aku yakin, attitude adalah salah satu bahasa yang diterima di mana saja.

Aku masih sangat sepaham dengan pepatah lama, "Anda sopan, kami pun segan."

Jadi kira-kira ada yang mo besanan sama aku ?









Monday, November 14, 2016

Lagi .. dan lagi .. Mereka Beraksi Dengan Biadab Atas Nama Jihad

Kabar duka menghentak lagi pagi ini, ketika lini masa sosial mediaku dipenuhi dengan kata Samarinda dan bocah kecil tak berdosa.

Ya, tangan-tangan biadab itu kembali memporak-porandakan kerukunan umat antar beragama lewat aksi bom molotovnya.

Yang semakin membuatku merasa teriris adalah ketika pelaku meneriakkan kata-kata jihad dalam aksinya. Puihh..betul-betul sebuah tindakan pengecut, yang mengatasnamakan jihad.

Jihad (bahasa Arab: جهاد) menurut syariat Islam adalah berjuang dengan sungguh-sungguh. Jihad dilaksanakan untuk menjalankan misi utama manusia yaitu menegakkan Din (atau bisa diartikan sebagai agama) Allah atau menjaga Din tetap tegak, dengan cara-cara sesuai dengan garis perjuangan para Rasul dan Al-Quran.
 
https://id.wikipedia.org/wiki/Jihad

See ?

Dari arti jihad itu saja telah disebutkan, "dengan cara-cara sesuai dengan garis perjuangan para Rasul dan Al Qur'an."

Baik itu Rasulullah atau pun Al Qur'an tidak ada satu pun yang memerintahkan, menyerukan atau pun memberi contoh yang salah dalam berjihad, karena jelas-jelas Allah telah memberikan rambu-rambu yang tegas bagi muslim yang ingin berjihad.

  • Kaum muslim di larang menyerang kaum yang tidak memerangi
Dalam surat Al Baqarah Ayat 190, Allah telah berfirman. "Dan perangilah di jalan Allah orang-orang yang memerangi kamu, (tetapi) janganlah kamu melampaui batas, karena sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.

Dari ayat ini jelas disebutkan, bahwa umat Islam dilarang keras memerangi suatu kaum yang tidak memeranginya. 

Kalo boleh aku bunyikan dengan bahasa anak-anak gaul anak-anak sekarang nih kira-kira kayak gini nih bunyinya, "gue ga bakalan usik lu kalo lu ga usik gue."

  • Umat Muslim tidak boleh membunuh Non Muslim hanya karena mereka Non Muslim
"Oleh karena itu Kami tetapkan (suatu hukum) bagi Bani Israil, bahwa: barangsiapa yang membunuh seorang manusia, bukan karena orang itu (membunuh) orang lain, atau bukan karena membuat kerusakan dimuka bumi, maka seakan-akan dia telah membunuh manusia seluruhnya. Dan barangsiapa yang memelihara kehidupan seorang manusia, maka seolah-olah dia telah memelihara kehidupan manusia semuanya. Dan sesungguhnya telah datang kepada mereka rasul-rasul Kami dengan (membawa) keterangan-keterangan yang jelas, kemudian banyak diantara mereka sesudah itu sungguh-sungguh melampaui batas dalam berbuat kerusakan dimuka bumi. (Surat Al Maidah, ayat 32)

Kata-kata membunuh dalam Al Qur'an kerap kali diartikan secara sinis oleh penganut agama lain, sehingga mereka menarik kesimpulan Islam itu agama yang ekstrim. Tetapi, inilah Al Qur'an, yang kata demi kata di dalamnya adalah firman Allah yang jelas dan tegas dimana tidak ada keraguan di dalamnya.

Sekarang coba kita pikir sejenak, dalam kebanyakan kasus, seseorang membunuh orang lain tujuannya apa ? Itu adalah salah satu bentuk atau cara penghukuman atas hal yang ia anggap salah dari orang tersebut, kan ? Si A bunuh si B, karena si B menolak melakukan perintah A, A kesal lalu menghukum B dengan membunuhnya.

Nah.. agar teman-teman non-muslim sedikit merasa nyaman dengan bahasanya, aku analogikan seperti ini, "seorang manusia itu bisa dihukum mati, tapi yang boleh melakukan eksekusi hukuman matinya adalah pihak yang berwajib. Bukan tangan individu atau perorangan. Ketika melakukan proses hukuman mati itu, ya tidak pandang bulu, mau dia muslim atau pun muslim sepanjang kesalahan yang ia lakukan itu memang pantas mendapat hukuman mati maka ia bisa dihukum mati.

Jadi seorang muslim membunuh non muslim itu adalah bukan karena agamanya, tetapi memang karena tugas yang di amanatkan kepadanya. Seperti polisi yang menghukum mati bandar narkoba waktu lalu. Saat itu dia membunuh non muslim kan ? Tapi apa karena agamanya ? Bukan, tetapi karena dosa dan kesalahan dari bandar narkoba itu yang telah membuat kerusakan di muka bumi ini.

Dan aku orang pertama yang berada di barisan terdepan untuk menghukum mati bandar narkoba, pelaku human traficking, dan juga pastinya teroris. Mau orang itu islam atau non islam, tapi jika dia adalah bandar narkoba, pelaku human traficking dan teroris aku setuju mereka dihukum mati.

  • Umat Islam dilarang membunuh wanita dan anak-anak meski pun di dalam peperangan
Diriwayatkan oleh Maliks Muwatta, bahkan dalam suatu perang sekalipun Rasul melarang membunuh wanita dan anak-anak.

“Aku nasehati engkau dengan sepuluh perkara jangan membunuh kaum wanita dan anak-anak atau orang tua, orang lemah. Jangan menebang pohon yang berbuah. Jangan menghancurkan rumah. Jangan membunuh domba atau unta kecuali untuk makan. Jangan membakar sarang lebah dan membubarkannya. Jangan mencuri rampasan perang, dan jangan menjadi pengecut.”

Wanita dan anak-anak tetap diprioritaskan untuk dilindungi meski pun suami, ayah dan abang-abangnya tengah memerangi muslim. 


Alasan Jihad dalam al-Quran:

Ayat-ayat Jihad didalam al-Quran hanya untuk waktu tertentu dan kondisi dan tempat. Mereka tidak berlaku untuk segala waktu dan bagi setiap orang.

Banyak perang dimasa silam yang dihadapi kaum Muslim, oleh karenanya, adalah normal dan wajar jika kita menemukan sejumlah ayat-ayat dalam al-Quran yang menceritakan masalah peperangan. Namun pesan utama dari al-Quran adalah kedamaian, seperti yang dibunyikan dengan jelas di Surat Al Anfal, ayat 61, "Dan jika mereka condong kepada perdamaian, maka condonglah kepadanya dan bertawakkallah kepada Allah. Sesungguhnya Dialah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui."


Jangan Sama Ratakan Umat Islam

Aku seorang muslim yang menentang keras tindakan kekerasan satu sama lain. Apa pun bentuk kesalahan seseorang biarlah hukum yang memprosesnya. Dan aku yakin, aku tidak sendiri dengan pendapat ini. Jutaan umat muslim lainnya yang waras dan berhati nurani pasti tidak setuju dengan tindakan keji pelaku pemboman itu. 

Dia, si pelaku pemboman itu adalah seorang teroris pengecut yang bersembunyi dibalik kata jihad. Dia sangat paham jika aksinya di atas namakan dirinya sendiri orang-orang ga bakal ngeh, gak bakalan peduli. Makanya dia catut nama Islam, seolah-olah tindakannya itu adalah sebuah aksi mewakili umat Islam. Padahal bohong. Kami umat Islam tidak pernah menyetujui cara-cara jihad seperti itu. Bagi kami dia bukanlah orang Islam, meskipun KTPnya adalah Islam. Bagi kami dia adalah oknum, yang bertindak sendiri, atas namanya sendiri dan tentunya juga harus menjalani hukuman sendiri.

Kami berduka atas korban yang jatuh dalam peristiwa pemboman itu. Kami sangat sedih atas kehilangan yang dirasakan para keluarga korban. Kami membenci pelakunya, kami mengutuk pelakunya. Kami sangat ingin pelakunya dihukum seberat-beratnya. 

Tapi, tolong kami juga korban dari pelalu pemboman ini. Gara-gara tindakan separatis yang mereka lakukan kami umat Islam lainnya yang sangat mengutuk aksi keji itu justru harus menerima hujatan atas ulah mereka. 

Anak-anak itu tidak berdosa, dan mereka telah menjadi korban.
Kami, umat Islam lainnya juga tidak tahu apa-apa tentang tindakan mereka itu, dan kami juga menjadi korban.

Inilah yang mereka mau, memecah belah kerukunan umat beragama di Indonesia. Memecah belah keharmonisan umat beragama di dunia. 

Sekarang tinggal di kitanya, apakah akan terus saling sikut, saling menyalahkan, saling hujat lantas saling hina agama masing-masing ? Lalu membiarkan mereka yang menginginkan perpecahan ini duduk manis, berleha-leha di depan tivi sambil menikmati teh manis dan sepiring roti. 

Atau kita perkokoh iman kita, kita perkokoh rasa persamaan kita, sehingga tidak akan mempan lagi terhasut ketika ada pihak-pihak yang menyalahkan satu sama lain. Sehingga jika peristiwa yang sama terulang kembali, kita bisa berpikir bijak bahwa pelaku hanyalah oknum. Bukan umat Islam keseluruhan.

“Dan jikalau Tuhanmu menghendaki, tentulah beriman semua orang yang di muka bumi seluruhnya. Maka apakah kamu (hendak) memaksa manusia supaya mereka menjadi orang-orang yang beriman semuanya ?  (Surat Yunus, Ayat 99)

Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku. (Surat Al Kafirun, ayat 6) 



Salam damai.



 





This entry was posted in

Friday, November 11, 2016

Jealousy Incarnate : Mengedukasi Penonton Tentang Breast Cancer

Rencananya tulisan ini mau aku ikut sertakan dalam giveawaynya Mbak Indah Nuria Savitri yang mengangkat tema tentang breast cancer. Tapi mendadak merasa tidak pede karena tulisan ini memuat unsur K-drama juga. Jadi berasa gimana gitu, rasanya gak enak aja ngomongin penyakit seberat itu kok dari sebuah drama.



Alhamdulillah aku dan orang-orang terdekat aku sampai detik ini – semoga sampai kapan pun juga – tidak ada yang menderita penyakit yang mematikan ini.

Satu-satunya kenalan aku yang aku kenal yang menderita breast cancer adalah Mbak Indah Nuria Savitri. Aku mengenalnya lewat komunitas blogger KEB. Dia seorang blogger dan juga breast cancer survivor. Membaca tulisan-tulisannya saat melewati serangkaian pengobatan penyakit itu sungguh sangat menyedihkan. Lewat blognya aku bisa merasakan semua rasa sakit yang ia rasakan setiap melewati satu-demi satu rangkaian pengobatan itu. Aku sedih bukan karena sesama perempuan kemungkinan untuk menderita penyakit yang sama itu ada. Tetapi lebih ke karena aku tidak bisa berbuat banyak untuk meringankan rasa sakit yang dideritanya. Untuk Mbak Indah, keep strong ya mbak, doaku selalu menyertaimu mbak. Kamu adalah manusia pilihan Allah, dia memilihmu untuk menjadi contoh bagi kami agar tidak lemah dalam keadaan terburuk sekalipun. Lewat tulisan ini aku mengucapkan terimakasih dan salut tak berhingga atas ketegaranmu Mbak. I luph you full .. *big hug*

Untuk kamu yang pengen kenal lebih dekat dengan Mbak Indah Nuria Savitri ini silahkan baca blognya di www.indahnuria.com yaaa...

Jealousy Incarnate : Mengedukasi Penonton Tentang Breast Cancer



Drama Jealousy Incarnate ini berjumlah 24 episode, dibintangi oleh Jo Jung Suk, Gong Hyo jin dan Ko Gong Pyo. Drama ini mengangkat cerita seputar kehidupan para penyiar berita di televisi. Sebenarnya ini bukan background yang baru ya dalam drama Korea, karena sebelumnya drama All About Eve juga pernah mengangkat hal yang sama. Yang membuat drama ini berbeda adalah bahwa drama ini juga mengangkat cerita tentang breast cancer yang ternyata juga bisa diidap oleh seorang pria.

Apa yang terjadi ketika seorang pria yang secara fisik sempurna tiba-tiba di vonis menderita penyakit perempuan itu ? Nah, disinilah letak uniknya drama ini.

Sinopsis Singkat


Lee Hwa Sin (Jo Jung Suk) adalah seorang penyiar berita berhati dingin yang terkenal berani dengan reportasenya. Saking dinginnya, dia bahkan bersedia memberitakan kasus korupsi yang melbatkan kakak kandungnya sendiri. Katanya itu adalah caranya menyintai kakaknya.

Selama tiga tahun terakhir Lee Hwa Sin ini mendapat cinta sepihak dari Pyo Na Ri yang seorang pembaca berita ramalan cuaca yang dalam hal ini berada dalam kasta terendah di dunia penyiaran. Pyo Na Ri sering mendapat perlakuan yang kurang manusiawi dari rekan-rekan kerjanya. Tapi demi menafkahi adiknya yang masih sekolah Pyo Na Ri tetap menjalankan perkerjaannya dengan baik. Dalam suatu waktu, Lee Hwa Sin mengadakan program acara yang disiarkan dari Thailand. Oleh perusahaan Pyo Na Ri diutus untuk membantu program tersebut demi efisiensi biaya. Dalam perjalanan ke Thailand, di pesawat Pyo Na Ri bertemu dengan seorang pengusaha muda yang tampan dan baik hati bernama Ko Jung Won yang ternyata juga adalah teman baiknya Lee Hwa Sin. Konon, dari sinilah cinta Jung Won bersemi kepada Pyo Na Ri.

Di Thailand, Pyo Na Ri disibukkan dengan semua hal demi kelancaran acara, salah satu tugasnya adalah menyiapkan pakaian dan make up Lee Hwa Sin. Ketika Hwa Sin membuka bajunya, Pyo Na Ri merasakan ada sesuatu yang janggal dengan dada Hwa Sin. Dia teringat dengan almarhum ibunya yang meninggal karena breast cancer. Pyo Na Ri pun memberi tahu Hwa Sin tentang hal itu, dan sudah pasti reaksi Hwa Sin adalah membantah dengan sangat keras.

Ketika kembali ke Korea, Hwa Sin mulai merasakan dadanya nyeri. Awalnya dia mengabaikan, tapi karena rasa sakit yang tidak tertahan Hwa Sin pun pergi melakukan pemeriksaan. Dan ternyata apa yang dikatakan Pyo NA Ri itu sangat benar. Dokter menyatakan Hwa Sin menderita breast cancer stadium awal dan harus segera di operasi. Hwa Sin tidak percaya dengan semua penjelasan dokter itu. Dia seorang pria tidak mungkin seorang pria menderita penyakit perempuan, pikir Hwa Sin.

Untuk memuaskan rasa penasarannya dia pun pergi mengunjungi beberapa dokter ternama, dan semua memberikan hasil yang sama. Tidak ada jalan lain, Hwa Sin pun kembali ke dokter pertama dan mengikuti saran dokter untuk perawatan. Dalam waktu yang sama, Pyo Na Ri juga di hubungi oleh dokter tersebut terkait dengan penyakit ibunya yang berkemungkinan besar akan turun kepadanya. Dia pun rutin melakukan perawatan anti kanker. Karena melihat latar perkerjaan mereka, oleh dokter ini Pyo Na Ri ditaruh dalam kamar yang sama dengan Hwa Sin. Saat itulah Pyo Na Ri jadi tahu bahwa apa yang perkirakan saat di Thailand dulu benar.

Cerita selanjutnya mengisahkan tentang hubungan Jung Won dan Pyo Na Ri yang semakin dekat, sehingga menimbulkan kecemburuan pada Hwa Sin. Hwa Sin yang baru menyadari perasaannya kepada Pyo Na Ri berusaha keras menutupi perasaannya. Hingga suatu waktu, dia tidak mengontrol dirinya sendiri, dan melakukan skinship dengan Pyo Na Ri.

Pyo Na Ri yang memang pada dasarnya pernah mencintai Hwa Sin, dan tidak menyadari bahwa perasaan itu masih ada, jadi bingung dengan perasaannya sendiri. Disatu sisi dia menyukai kehangatan Jung Won, tapi disisi lain pria yang telah ia cintai selama 3 tahun secara sepihak tiba-tiba menyatakan memiliki perasaan yang sama. Tentu saja itu membuat Na Ri bimbang.

Hingga suatu waktu Na Ri semakin menyadari bahwa hatinya lebih condong kepada Hwa Sin. Awalnya adalah karena perasaan kasihan karena breast cancer Hwa Sin yang kembali meradang. Tapi ia tersadar, apa yang ia rasakan lebih dari itu.

Ada satu episode yang sangat mengharukan sepanjang drama ini tayang yaitu saat Hwa Sin mengakui bahwa dia menderita breast cancer dalam program berita yang ia bawa. Yang membuat aku sangat terharu adalah Hwa Sin yang seorang arogan yang sangat menjunjung tinggi harga dirinya rela membuat reportase khusus seputar breast cancer itu demi melindungi Pyo Na Ri yang digosipkan menderita breast cancer dan ada kemungkinan perkerjaannya terancam. Aku sampe nangis ketika melihat reportase yang ditayangkan Hwa Sin tentang perjuangan seorang pria yang juga breast cancer survivor.

Breast Cancer juga bisa menyerang pria



Menurut data Kementrian Kesehatan, di Indonesia saja tercatat sebanyak 12.014 orang mengidap penyakit mematikan ini, dan satu persennya adalah pria.

Kematian yang diakibatkan oleh kanker payudara di Amerika Serikat pada tahun 2014 diperkirakan  mencapai lebih dari 200,000 penderita dengan detail sebagai berikut :
  • Kasus baru: 232.670 (perempuan); 2360 (Pria)
  • Kematian: 40.000 (perempuan); 430 (laki-laki)

Tetapi itu adalah data yang tercatat. Sayangnya fakta berbicara lain di lapangan. Masih banyak wanita yang merasa enggan dan malu untuk memeriksakan payudaranya. Jika wanita saja merasakan begitu, bisa dibayangkan bagaimana perasaan pria kan ?

Bahkan WHO memprediksi bahwa 20% pria akan menderita breast cancer di tahun 2030. Hal ini terjadi jika pria masih saja belum berubah dan menunda-nunda penanganan medis.

Memang tidak mudah untuk merubah tradisi, tetapi jika bukan diri sendiri yang memulai lantas siapa lagi. Demi kesehatan diri sendiri, sudah sepantasnya manusia meruntuhkan sekat keegoannya dengan datang dan memeriksakan diri ke dokter agar breast cancer bisa diketahui lebih awal. Semakin cepat diketahui pasti lebih baik, kan ?

Faktor-faktor Penyebab Kanker Payudara


Penyebab kanker payudara bisa bermacam-macam, namun yang paling sering terjadi disebabkan karena pola makan maupun gaya hidup. Berdasarkan penelitian kanker payudara yang dilakukan selama ini menyebutkan faktor dominan penyebab kanker payudara, seperti:
  1. Usia : jumlah penderita kanker payudara tertinggi berada di rentang usia 40-60.
  2. Gen : terdapat dua gen yang menyebabkan resiko terkena kanker payudara yaitu  BRCA1 dan BRCA2, kedua gen ini sangat berpotensi terkena kanker payudara. Laporan dari Harvard Scool of Public Health menyatakan terdapat peningkatan kanker payudara yang signifikan pada para pengguna terapi estrogen replacement.
  3. Faktor personal: gejala kanker payudara juga bisa terjadi pada wanita yang mengalami menstruasi di bawah usia 12 tahun atau menjelang menopause yakni setelah usia 55 tahun.
Penyebab lain seseorang terkena resiko kanker payudara adalah kegemukan, konsumsi berbagai jenis pil, minum alkohol dan tidak menyusui. Selain faktor makanan dan gaya hidup, faktor lain yang perlu diwaspadai adalah faktor genetik. Seorang wanita yang mempunyai riwayat kanker dalam keluarganya, seperti ibu kandung, sebaiknya waspada juga pada dirinya terkena resiko kanker payudara.


Jenis-jenis Kanker Payudara

 

Jenis kanker payudara bermacam-macam, ada yang dapat disembuhkan juga beberapa diantaranya termasuk jenis kanker yang sangat berbahaya. Kanker payudara jenis Inviltrating Duktal Karsoma misalnya, jenis kanker ini dapat menyebar ke bagian organ tubuh yang lain. Kanker payudara jenis Inviltarting Duktal Karsoma  ini dikenal dengan dengan nama Invasif.

Berikut jenis kanker payudara yang dapat menyerang siapa saja:

1. Duktal Karsinoma In Situ (DCIS)
Secara ilmiah, kanker payudara jenis Duktal Karsinoma adalah sel-sel kanker yang berada di dalam duktus dan belum menyebar ke jaringan sekitar payudara.

2. Lobular Karsinoma In Situ (LCIS)
Lobular Karsinoma digolongkan sebagai kanker payudara non invasif, tetapi wanita yang terdiagnosis terkena Lobular Karsinoma disarankan untuk melakukan mamografi secara rutin.

3. Invasif atau Infiltrating Duktal Karsinoma (IDC)
Kanker invasif Duktal Karsinoma adalah dampak lanjut dari Duktal Karsinoma, karena sel-sel kanker yang terdapat dalam Duktal akhirnya keluar dan menyebar di sekitar jaringan lemak payudara. Kanker payudara jenis invasif ini lalu menyebar ke sistem getah bening dan aliran darah.

4. Invasif atau Infiltrating Lobular Karsinoma (ILC)
Sama seperti Lobulus, kanker Infiltrating Lobular Karsinoma dapat menyebar atau bermetastatis ke bagian tubuh lainnya.

5. Kanker Payudara Terinflamasi (IBC)
Kanker payudara terinflamasi jenis IBC ini sulit dideteksi karena untuk mengenali gejalanya tidak melalui pengecekan benjolan pada payudara. Salah satu deteksi dini yang dapat dilakukan untuk mengenali kanker payudara jenis IBC adalah kulit payudara menjadi tebal dan memerah serta terasa hangat.

Ref : www.faktakanker.com


Lawan Breast Cancer dengan Cinta


Lewat drama ini aku belajar bahwa seorang penderita breast cancer tidak hanya membutuhkan serangkaian pengobatan untuk menyembuhkan sakitnya, tetapi mereka akan mampu berjuang melawan penyakit itu dengan dukungan cinta dari orang-orang terdekatnya. Merekalah sumber kekuatannya untuk tidak menyerah ketika rasa sakit itu datang.

Bahkan bagi seorang pria yang tangguh sekali pun, dia akan tetap membutuhkan support dan perhatian penuh dari orang-orang yang ia cintai agar mampu tetap tegak menghadapi dunia. Bagi pria mengidap penyakit itu akan terasa aneh. Dia akan merasa terisolasi dari dunia pria. Tapi cinta yang besar dari pasangan akan membuat mereka tetap percaya diri sehingga ia pun tegar dalam melakukan perawatan.


Oke gais ?
Yuk kita nonton dramanya, dan serap informasi tentang breast cancer sebanyak-banyaknya. Dan please ga usah terlalu dibaperin romantic scene mereka ya, anggap aja itu bumbu penyedap dalam masakan. Okaayy ?

3 Cara Agar Tidak Terjebak Scene Romantis Di Drama Korea

Hai, gais !

Aku mau tanya nih, apa ekspektasi kamu ketika kamu memutuskan untuk menonton sebuah drama Korea ?

Kalo aku nih ya, itu tergantung genrenya. Makanya setiap kali dapat info tentang drama baru aku pasti cari tau dulu genrenya apa ? Kalo genrenya romantis, ekspektasi aku pastilah pengennya drama itu menyajikan kisah percintaan yang romantis. Gitu juga kalo genrenya horor, aku pasti pengennya drama itu mencekam bahkan kalo bisa membuat aku takut untuk mematikan lampu. Hihihi...

Tapi kamu suka perhatiin ga sih ? Kalo di drama Korea itu, genre apa pun itu selalu ada scene romantisnya. Bahkan untuk drama thriller sekalipun mereka pasti nyelipin scene romantis di dalamnya. Menurut aku nih ya, drama Korea tanpa scene romantis itu ibarat film India tanpa nyanyian dan tarian. Hambar gitu.

Tapi seberapa tinggi level adegan romantisnya ?
Nah, itu yang perlu dicari lebih jauh sebelum menonton drama Korea, agar tidak merasa 'kecolongan' ketika sudah terlanjur mengikuti drama itu.

Seperti yang aku pernah liat di salah satu akun instagram yang memuat cuplikan salah satu scene romantis dari drama Jealousy Incarnate. Aku merasa tergilitik ketika ada beberapa netizen yang berkomentar dengan nada kecewa.

"Ihh.. jadi nyesel nonton drama ini."
"Tau ada adegan ini aku ga download dramanya."

Aku jadi mikir, ini orang kok aneh banget sih. Udah jelas-jelas genrenya romantis, ya pasti adalah adegan romantis.

Tapi, it's okay, beda orang beda ekspektasilah ya. Cuma kalo aku boleh kasih saran ni ya, biar kamu ga perlu capek-capek nulis komen kaya gitu, mending ikutin tips aku berikut deh.

3 Cara Agar Tidak Terjebak Scene Romantis Di Drama Korea


1. Cari tahu genrenya

Kalo kamu tipikal penonton yang gaaa sukak sama adegan romantis aku saranin jangan pernah menonton drama Korea yang genrenya romantis. Karena biasanya mereka suka all-out dalam membuat adegannya. Meskipun untuk genre lainnya terkadang mereka juga selipin adegan-adegan romantis, tetapi biasanya tidak setotal dalam drama yang emang genrenya romantis.


2. Cari tahu plot dan sinopsisnya

Dari sinopsis sebuah drama kita bisa mendapat garis-garis besar haluan negara jalan ceritanya. Dari situ kita tau dramanya mengisahkan tentang apa, first leadnya kira-kira usia dewasa atau bukan.

Kalo kamu tidak suka dengan scene romantis yang berlebihan, maka tontonlah drama Korea yang mengisahkan tentang hubungan percintaan anak sekolahan atau drama yang bertemakan sejarah. Biasanya nih di drama ini kamu ga bakal ketemu dengan adegan romantis yang hot apa lagi bed-scene. Drama-drama yang bisa aku rekomendasikan adalah Heirs, Moonlight Drawn By Clouds, Scarlet Hearts Ryeo.

Hindari menonton drama romantis yang mengisahkan hubungan percintaan orang-orang dewasa. Karena dari usia first leadnya kita bakal tau, bagaimana para sutradaranya menggiring akting mereka ketika melakukan adegan romantis. Beberapa drama yang masuk dalam kategori ini adalah Jealousy Incarnate, Playfull Kiss, The Way To The Airport, W2W dan lain-lainnya.


3. Cari tahu First Leadnya

Sebenarnya hampir semua aktor dan aktris Korea yang membintangi drama pasti pernah melakukan scene romantis. Jangan-jangan itu syarat mutlak bagi mereka, ya ? Hehe.. Tapi tidak semua aktor atau aktris itu mau melakukan bed scene.

Seperti Park Bo Young yang imut itu misalnya. Dari beberapa filmnya yang aku tonton tidak ada adegan mesranya. Seperti Were Wolf Boy dan Speedy Scandal misalnya. Baru di drama Oh My Ghost aku lihat dia melakukan adegan romantis. Setelah di pikir-pikir mungkin itu sehubungan dengan usianya juga kali ya. Ketika syuting film Were Wolf Boy dan Speedy Scandal dia kan masih muda banget, jadi sama orangtuanya yang Kepala Militer Korea itu Bo Young dilarang kali ya. Beda dengan drama Oh My Ghost. Saat pembuatan drama ini dia telah berusia 25 tahun, jadi udah cukup dewasa untuk beradegan romantis.

Dari beberapa drama dan film yang aku pernah tonton, aku menyimpulkan beberapa nama artis Korea yang orangnya tipikal 'cap mau'. Iyaa, mereka mau-mau aja beradegan romantis yang menurut kita orang Indonesia itu 'hot'. Mau tau siapa mereka ? Nih, aku sebutin satu-satu yang aku tahu.
  • Song Ji Hyo
Artis yang juga pemain tetap dalam reality show Running Man ini pernah beradu akting super hot dengan Jo In Sung dalam film Frozen Flower. Dan saat ini dramanya sedang tayang di Korea sana. Judulnya My Wife Is Having Affairs. Aku sendiri belum menonton drama ini. Tapi dari judul dan cast nya aku udah bisa menduga-duga bakal seperti apa scene romantisnya.

Nah, jika kamu tipe yang tidak suka scene romantis yang hot, aku saranin jangan tonton drama ini dulu ya. Tunggu aja sampai tamat dulu, trus cari tahu infonya dari yang pernah nonton. Ada adegan hot atau enggak ? Karena kalo kamu maksain juga nonton drama yang on-going ini, ntar kamu bakal kejebak lagi, trus bikin komen lagi, "nyesel nonton drama ini."
  • Song Joong Ki
Masih suka baper dengan akting kerennya di drama Descendant of the Sun ? Hehe.. sama dong kita. Tapi kami tau ga, gais ? Kalo Joong Ki bernah melakukan adegan bed-scen disalah satu filmnya ? Tayang sekitar tahun 2011 lalu judulnya Penny Pinchers. Di film itu ada adegan bed-scene Joong Ki lho dengan aktris pendukung yang bernama Shin So-Yul. Jadi kalo kamu di sodorin drama atau film baru yang dibintangi oleh Song Joong Ki cari tahu genrenya dulu ya. Karena ga ada jaminan kalo drama itu bakal bebas dari bed scene.
  • So Ji Sob
Hmm.. aktor seksi yang satu ini emang udah malang melintang di dunia perfilman dan perdramaan Korea. Boleh dibilang semua drama yang ia bintangi memperoleh rating yang bagus. Sebut saja Road No.1, Ghost, Oh My Venus, Master of Sun, dan Always (movie). Dari 5 judul yang aku sebutin itu, 3 diantaranya ada bed-scene lho gais. 
 
Di Road No.1 dengan Kim Ha Neul, di Oh My Venus bareng Shin Min Ah, dan Always dengan Han Hyo Jo. Jadi kalo liat ada drama baru yang first lead male-nya Si Ji Sob jangan pernah punya ekspektasi kalo drama atau film itu bebas dari adegan roman. Itu sama halnya dengan kamu berharap salju turun di Indonesia. Tipis kemungkinannya gais. Haha..
  • Shin Min Ah
Nama doi udah aku sebutin di atas ya. Tapi aku mo tambahin lagi nih. Dia pernah beradegan roman yang lumayan panas lho dengan Joo Ji Hun di film Naked Kitchen. Jadi ketika menonton dramanya yang berjudul Oh My Venus aku sama sekali nggak kaget lagi ketika melihat dia beradegan mesra dengan So Ji Sub. Yang lebih dari itu aja udah pernah kok dia. Hahaha
  • Ji Sung
Aktor yang aktingnya keren ini pernah melakukan bed-scene yang bener-bener hot di filmnya yang berjudul P.S. Partner. Pengen tau gak sama artis yang mana ? Dia adalah Shin So-Yul. Iyyaa lho, artis yang satu ini tipikal yang cap mau banget melakukan bed-scene.
  • Jo In Sung
Aku juga udah sebutin namanya pada point pertama. Tapi ada yang perlu aku tambahin ni. Selain beradegan sangat mesra dengan Song Ji Hyo, dia juga bersedia melakukan adegan roman sesama jenis lho. Ck..ck..ck.. bener-bener deh, aku angkat tangan sama totalitasnya dalam akting.
  • Shin So-yul 
Duh, nama beliau kayanya ada 2 kali deh aku sebutin di atas. Jangan-jangan ini artis spesialisasi untuk scene itu lagi. Hehe.. Tapi aku ga tau lagi drama atau film dia yang lainnya. Tapi pernah sekilas lihat cuplikan gitu di youtube, ga jelas judulnya apa karena dalam tulisan Korea gitu. Ntar kamu searching sendiri ya gais.
  • Go Hyo Jin
Sebenarnya nama Go Hyo Jin ini terakhir masuk dalam daftar aku. Itu berkat akting beraninya dengan Jo Jung Suk di drama Jealousy Incarnate. Sempat kaget juga sih. Tapi mengingat genre dan usia tokoh yang ia perankan aku jadi merasa itu wajar-wajar aja. Iyyaa.. wajar aja untuk gaya hidup orang Korea. Jadi ga perlu dikomenin 'nyesel download' juga, kaan ?
 
 
Nah.. itu dia 3 Cara agar tidak terjebak Scene Romantis dalam drama Korea. Semoga bermanfaat ya gais.
Yuk kita ngedrama lagi. Jealousy Incarnate udah habis, berarti saatnya The Legend of Blue Sea. Yeeaayyy.. babang Min Ho comiiingg.
 
Sstt.. babang Min Ho ini ga ada dalam list di atas ya, gais. Jadi dramanya biasanya dalam level 'aman' nih. Walau pun pernah sih sekali dia beradegan mesra banget sama Son Ye Jin dalam Personal Taste, tapi di mata aku masih ga hot-hot amat lah. Hahaha..
 
*dasar lu Mer, bikin list kok ga adil gitu ?*
*haha.. whatever lah, yang punya list kan aku.. hahaha*
 
 
 





Wednesday, November 9, 2016

Tentang Job Blogger dan Fee yang Tersendat

Hai, gais !

Akhir-akhir, bagi sebagian orang ngeblog bukan lagi sebagai hobby semata. Tidak sedikit lho orang menjadi blogger itu sebagai profesinya. Alasannya sih klasik ya, selain hobby tersalurkan, sudah pasti ada hubungannya dengan uang.

Ya, bener. Artikel yang mereka tulis di blog itu ada yang dibayar lho. Gitu juga dengan blog akyu ini nih. Meski pun blog ini masih tergolong newbie dalam dunia perblogan tapi pernah jugalah sekali dua kali menerima tawaran job dari pihak lain. Soal bayarannya pun beragam, ada yang nilainya recehan sampai nominalnya cukup untuk bayar tiket pesawat PP. Lumayanlah ya, dari pada lu manyun. Hahaha...

Tapi terkadang ada lho yang disesalkan dari para pemberi job itu. Seperti yang aku alami beberapa waktu lalu contohnya.

Jadi kronologinya begini. Aku mendapat info tentang job itu di salah satu media sosial. Setelah mendaftar, mereka pun mengirimkan bahan tulisannya. Normalnya nih ya, fee untuk tulisan itu akan cair dalam waktu maksimal 30 hari dari tanggal artikel tayang di blog. Tapi kenyataannya, sampai hari ini nih, fee itu masih saja belum di bayarkan. *Huhuhu.. hayati sedih baaanng.*

Yang bikin lebih sakit hati itu adalah jawaban dari PIC yang nyebarin job itu. Tanpa ada beban dikit pun dia cuma bilang begini,  "Untuk t*******a saya minta maaf mba, karena sampai sekarang belum ada info kapan pembayarannya, kalo artikelnya mau dihapus juga ga papa mba, nanti kasih saya notif yah mba biar kalo sewaktu-waktu ada pembayaran biar bisa langsung saya balikin mba."

DIHAPUS PALAMU PEANG ?????

Enak aja dia jawabnya begitu !
Dia pikir bikin artikel itu tanpa modal emangnya ?

Fyi, yah, seorang blogger itu nulis artikel ga asal-asalan lho. Butuh penelitian juga untuk bahan tulisannya. Jadi kudu searching di google, kudu cari gambar atau foto yang sesuai untuk mendukung artikel, udah gitu biar artikelnya makin oke bikin info grafis juga. Jadi untuk menulis satu artikel pesanan itu ga cukup waktu satu jam lho. Bahkan ada yang sampe 2-3 hari baru rampung. Itu baru dari sisi penulisan lho. Belum lagi kuota internetnya. Belum lagi energi yang tercurah untuk itu semua. Dan semua itu dibayar dengan ucapan "maaf" aja ? Ga banget, kan, yaaa ?

Tapi meskipun udah kejadian kaya gitu, eh, tetep aja gak kapok terima job nulis artikel.
*Aku, maksudnyaaa*

Sampai-sampai saking geramnya, aku bikin status di facebook yang bunyinya seperti ini.
"Wahai penyelenggara job blogger, mohon dengan  sangat invoicenya dicairkan, karena ini berhubungan dengan kesejahteraan kami para blogger. Sekian dan terimakasih."

Haha.. aku rese ya ?
Iya.. memang aku rese.. karenanya silahkan cium aku #Eh

Tapi ini seriusan lho ya. Moga-moga tulisan ini dibaca sama para pemberi job dan invoice-invoice yang tersendat langsung cair dengan lancar. Aamiin..

Trus, seterunya lo bakal kapok ga nerima tawaran job nulis artikel ?

Kapok sih enggak ya, cuma bakal lebih hati-hati aja nerima tawaran mereka. Kalau penyelenggaranya adalah tangan ke sekian, yang cuma share-share di media sosial doang aku sih ogah. Sekarang hanya akan menerima tawaran job yang langsung berhubungan via email aja. Oh ya, buat kamu yang pengen artikelnya tayang di blog ini boleh kontak aku by email ya. Kirim aja ke merida.orlanduri@gmail.com. Soal harga aku sih cincai broooo.

Okkeh, demikian curhat aku hari ini.
Bagi kamu yang mengalami nasib sama dengan aku boleh banget share tulisan ini.
Atau ada yang punya tips agar jobnya lancar, boleh share di komen yaaa..
Makasih udah mampir.

See .. yaa..

Tuesday, November 8, 2016

Hunting Kuliner Asik di Sekitar Hotel Horison Bogor

Halo, gais !

Pernah ke kota Bogor gak nih ? 

Tau ga sih kamu, bahwa kota Bogor dengan seribu pesonanya kini menjadi tujuan favorit warga Jakarta dan sekitarnya, lho. Dengan kemudahan transportasi dan harga yang terjangkau, maka tidak heran Kota Bogor mengalami masalah kemacetan di akhir pekannya karena diserbu wisatawan lokal. Meski begitu Kota Bogor tak pernah kehilangan sisi daya tariknya. 

Perkembangan wisata yang semakin beragam dan menarik, didukung dengan jumlah hotel yang bertambah dengan keunikan masing-masing akan menjadikan perjalanan wisatamu di Bogor semakin menyenangkan. Terlebih dengan kemudahan memesan hotel via online travel agent seperti Traveloka, membuatmu bisa mengatur jadwal pemesanannya dari jauh-jauh hari. 

Buat kamu yang bingung mau wisata apa di Kota Bogor, kuliner-kuliner asik di bawah ini bisa jadi rekomendasi jika kamu menginap di sekitar Hotel Horison Bogor di Jl. Pakuan. Hotel ini telah berubah nama menjadi D’Anaya Hotel Bogor dengan peningkatan kualitas  pelayanan dan beragam fasilitasnya


Photoright: 1001malam.com


Hotel yang berada di Jalan Pakuan No. 7, Baranangsiang ini terletak di jalur utama Bogor.  Beberapa obyek wisata terkenal juga bisa ditemukan di sekitar D’Anaya Hotel Bogor ini, salah satunya Kebun Raya Bogor. Meskipun tergolong hotel bintang 3, namun fasilitas dan kenyamanan hotel menjadi prioritas utama. Mayoritas kamar dilengkapi balcony dengan pemandangan indah yang disuguhkan, juga suasana tenang yang terlihat di kolam renang outdoor

Nah, beranjak ke lokasi sekitar hotel ini, kamu akan menemui beberapa pilihan tempat kuliner menarik yang bisa dikunjungi saat berada di Bogor. 

Apa saja kuliner tersebut? Yuk simak info di bawah ini:

1.       Asinan Gedung Dalem

Jika kamu mencari asinan, tentu saja kamu harus mencarinya di Gedung Dalem yang berada di Jl. Siliwangi No. 27 C. Asinan ini sudah menjadi ikon Kota Bogor dan melegenda karena sudah ada sejak tahun 1970.

Kelezatan asinan ini sudah dikenal oleh wisatawan yang datang ke Bogor. Kesegaran buah dan paduan bumbu kuah yang pas membuat asinan ini menjadi oleh-oleh yang selalu dicari. Kelebihan lainnya adalah tidak adanya zat pengawet sehingga asinan ini aman dikonsumsi, namun tidak tahan lama jika tidak didinginkan di dalam kulkas.

Tempat ini menyediakan asinan buah dan asinan sayuran. Untuk asinan sayuran, sangat khas Kota Bogor yaitu adanya tambahan tahu dan kacang tanah yang menambah legit rasa asinan ini. 


Photoright: lovelybogor.com



2.       Rumah Talas

Talas adalah ikon lain dari Kota Bogor. Dahulu, tidak lengkap rasanya berkunjung ke kota ini tanpa membawa talas sebagai oleh-oleh. Kini, kehadiran talas tetap menjadi oleh-oleh bagi wisatawan yang berkunjung ke Kota Bogor, apalagi tampilannya yang semakin menarik dengan beragam bentuk.

Kamu akan menemukan berbagai penganan lezat berbahan baku talas di Rumah Talas yang berada di Jl. Pajajaran. Gurih talas dipadu dengan bahan baku lain menjadikan talas bisa dinikmati menjadi bolu gulung, brownies, muffin hingga donat yang nikmat. Dengan harga yang terjangkau, wisatawan dimanjakan dengan olahan talas yang berbeda sehingga memperkaya khasanah kuliner khas Indonesia.
 


Photoright: twitter.com

3.       Momo Milk Barn

Sesuai dengan namanya, tempat ini menghadirkan menu berbahan baku susu sapi segar dalam beragam bentuk. Kamu bisa menemukan tempat dengan desain kafe ini di Jl. Kantor Pos tidak jauh dari Universitas Pakuan.

Suasana peternakan akan menyambut setiap tamu yang datang dengan ciri khas lapangan rumput hijau yang berada di tengah ruangan. Menu berbahan susu seperti susu segar yang dikombinasikan dengan buah-buahan diolah menjadi milkshake, smoothie dan yoghurt.

Untuk makanan, tersedia Chinese food yang sudah tidak asing bagi lidah masyarakat Indonesia seperti mie ayam dan kwitiaw. Juga Western food berupa steak dengan saucenya yang menambah kelezatan daging panggang di tempat ini. Dengan harga yang terjangkau, tempat ini cukup ramai dikunjungi oleh berbagai kalangan. 


Photoright: mylittlecolorbox.blogspot.com



4.       De Leuit Restaurant

Resto keluarga ini selalu ramai dikunjungi di akhir pekan. Lokasinya yang strategis, berada di Jl. Pakuan No. 3 dan tidak jauh dari Terminal Baranangsiang menjadikan tempat ini mudah dicapai dan dekat dengan objek wisata ciri khas kota ini yaitu Kebun Raya bogor.

Nasi Jambal dengan sambal khas menjadi menu ciri khas dan favorit di sini. Dengan tagline Sensasi Nasi Jambal, tempat ini menyediakan kekhasan olahan jambal yang tidak diragukan kelezatannya.

Nasi jambal ini berupa nasi liwet dengan tambahan ikan jambal dan oncom yang telah dibumbui di dalamnya. Menyantap nasi yang disediakan dalam kondisi hangat membuat aroma dan citarasa jambal dan oncom di dalamnya lebih nikmat. Tak lupa sambal dan lalapan yang selalu hadir di setiap resto Sunda. Tahu dan tempe goreng menjadi pendamping nasi liwet ini. 


Photoright: hellobogor.com


Kamu juga dapat memesan ayam goreng, empal dan ikan balita sebagai menu utama di tempat ini. Ikan balita adalah ikan seukuran jari yang digoreng kering dan bisa dinikmati hingga ke tulangnya. Untuk minuman kamu dapat memesan es pala yang segar dan cocok untuk mendampingi nasi jambal pilihanmu.


Nah, bagaimana, siap menikmati kuliner di Bogor secepatnya kan?  
Happy culinary!
 

 
 

This entry was posted in