Thursday, October 13, 2016

Kepalang Basah, Nyemplung Aja Sekalian

Pernah dengar lagu dangdut yang dinyanyiin sama alm. Meggi Z ga ? Judulnya aku lupa, tapi liriknya seperti ini, "terlanjur basah ya sudah mandi sekali .." Kalo kamu adalah generasi era 90-an aku yakin banget pasti pernah denger lirik yang fenomenal itu. Nah.. lirik lagu itu sengaja aku ganti dengan bahasa yang sedikit ekstrim khas memenya anak-anak kekinian itu. Hahaha ..

Menurut kamu nih gais, kira-kira topik apa yang akan aku bicarakan kali ini ?
Lagu dangdut era 90an ?
Biografinya Meggi Z ?
Atau cara terjitu membuat meme ke-kini-an ?
Hihihi.. nggak ding.

Kali ini aku ingin membahas tentang Mario Teguh (selanjutnya aku sebut MaTe) dan Ario Kiswinar (selanjutnya aku sebut MasKis).

Sebenarnya tulisan ini rada-rada telat ya. Secara berita gempyarnya kan udah wara-wiri sejak beberapa bulan yang lalu. Dan pada dasarnya aku juga bukan tipikal orang yang tertarik sama kehidupan orang lain. Kecuali yah orang-orang khusus seperti Song Joong Ki, Lee Min Ho, Lee Jun Ki, Park Bo Gum, Lee Jong Suk, daaaann many others yang gak bakalan habis disebutin satu-satu. Yes, kalo tentang mereka mah aku bakal kepo tingkat dewa, kakaaak. Hehe..

Jadi kenapa dong aku jadi latah ikutan membahas MaTe dan MasKis ini ?

Alasannya simple aja sih, gais. Tanganku jadi geregetan buat nulis karena otakku yang ternyata mulai gatal melihat tayangan demi tayangan yang menceritakan mereka. Hal-hal yang membuat otakku menjadi gatal adalah sanggahan-demi sanggahan yang dilontarkan MaTe itu tentang keabsahan status MasKis sebagai anak biologisnya.

Pertama kali berita ini muncul ke publik, si MaTe bungkam seribu bahasa ketika ditanya tentang kebenarannya. Trus dia muncul lagi dengan pernyataan bahwa MasKis bukan anaknya. Trus muncul lagi pernyataan bahwa MasKis itu adalah anak dari istri pertamanya, tapi bukan anak biologisnya. Atau dengan kata lain si MaTe ini bilang kalo MasKis itu adalah anak hasil hubungan istrinya dengan laki-laki lain. Sekarang pertanyaannya, kenapa ga tes DNA aja kalo memang itu benar ? Toh kalo hasi tes DNA membuktikan bahwa MasKis bukan anaknya masalah inikan kelar. Dan MaTe bisa tuntut balik mereka dengan tuduhan pencemaran nama baik. Gampil kaan ? Gitu aja kok repot.

Yang bikin masalah ini semakin runcing adalah sikap tidak gentlenya MaTe dalam menghadapi pengakuan MasKis ini. Ditambah lagi dengan bertubi-tubinya orang-orang dari masalalu MaTe yang juga angkat bicara dan membenarkan tentang status pernikahan pertamanya itu. Mulai dari ponakan sampai adik kandung MaTe sendiri pun berbicara.

Tapi bukan MaTe namanya dong ya kalo dia ga pandai bicara. Dengan gaya bahasanya yang khas dia tetap bertahan untuk mengelak dengan berkata,"saya bercerai karena istri saya memberikan anak dari laki-laki lain. apakah saya harus memberitahu semua relasi ? Jangan. Itu aib keluarga. Lebih baik anda simpan sendiri. Sampai kapan ? Sampai Tuhan memberi tanda 'Sekarang waktunya.'"

Aku coba kutip pernyataan MaTe tersebut. "Apakah saya harus memberitahu semua relasi ?"
Jika yang MaTe sebut relasi itu adalah teman-teman bisnis dan rekan kerja, maka tentu saja itu ga perlu untuk diberitahukan.

Tapi bagaimana dengan keluarga ?
Adik kandung misalnya ?
Masa iya ga mau memberitahu juga ?
Bukankah pernikahan itu menyatukan dua keluarga ?
Aib satu anggota keluarga adalah aib bagi anggota keluarga lainnya. Keluarga adalah orang-orang terdekat yang sangat layak untuk dijadikan tempat berbagi banyak hal. Makanya sangat aneh jika MaTe tidak menyebutkan satupun alasan yang logis kepada keluarganya ketika ia bercerai dulu.

Bagaimana jika kita balik kondisinya. Bukan istri pertamanya yang selingkuh, tetapi MaTe-nya yang selingkuh. Jika dilihat dari tahun perceraiannya dan tahun dia menikahi istri kedua itu sangat mungkin lho gais. Bercerai di tahun 1993, trus menikah lagi ditahun yang sama. Jika itu kamu nih, gais, diselingkuhi oleh pasangan hingga punya anak, berapa tahun sih bisa tetap bertahan ? Trus jika cerai emangnya bisa langsung nikah gitu dengan orang lain ? Kalo emang iya bisa langsung nikah, berarti udah punya hubungan juga dong sebelumnya dengan yang baru itu ? Berarti potensi si MaTe ini selingkuh juga ada dong ya. Jangan-jangan satu jarinya nunjuk istri pertamanya yang selingkuh, tapi empat jari lainnya mengarah ke diri sendiri ? Nah, lhooo.

"Sampai kapan ? Sampai Tuhan memberi tanda, 'sekarang waktunya.'"
Bener banget Oom MaTe. Sekarang Tuhan emang udah memberi tandaNya agar yang benar tampak benar dan salah tampak salah. Seperti pepatah lama bilang nih, ya. Sepintar-pintarnya orang membungkus bangkai, aromanya bakal kecium juga. Nah, pepatah itu cocok banget untuk kasus ini Oom. Ga peduli mana yang bangkai saat ini, entah pengakuan MasKis itu atau pun kebohongan dari MaTe sendiri. Yang tahu pasti kebenarannya hanya Tuhan dan hati nurani MaTe sendiri. Dan tetep, kembali ke awal tadi, kenapa gak buktiin pake tes DNA aja siiihhh ?

Kepalang basah, nyemplung aja sekalian. Prinsip ini kayanya dipegang teguh sama MaTe.
Kadung cerita ke banyak orang bahwa anaknya cuman 2 dari Bu Lina, yo wes, sampe akhir tetap aja ngakunya cuman dua. Dia ga peduliin lagi mana yang benar dan salah, satu-satunya kebenaran dimata MaTe saat ini adalah dia di zhalimi, nama baiknya di cemarkan, dan pengakuan MasKis itu hanya numpang beken yang UUD alias ujung-ujungnya duit. Iya, dimatanya MaTe, semua sepak terjang MasKis sekarang hanyalah tindakan putus asa seorang amatiran yang membutuhkan batu pijakan yang kokoh agar tenar dan bisa dapat uang dengan cepat. Diundang ke talkshow-talkshow kan dapat bayaran.

Ihh.. alangkah piciknya jika benar MaTe berpikiran seperti itu ?

Sekarang semua berpulang ke hati nuraninya MaTe aja sih.
Kalo memang dirinya se super jargon 'salam super'nya itu, semestinya masalah ini tidak akan jadi viral yang justru jadi blunder untuk menghancurkan karirnya. Seharusnya MaTe bisa menerapkan sendiri petuah-petuah bijak yang sering ia lontarkan kepada masyarakat. Tapi, ya, itu dia. Bicarakan emang mudah, tapi prakteknya cuy, beraaaatt. Jadi ga salah dong kalo orang-orang bilang, "hidup itu ga semudah kata-kata Mario Teguh." Terbukti banget kan, Oom ?

Oh ya, kalo Bu Lina ada mampir ke blog ini, dan membaca tulisan ini, aku mo pesen mie goreng spesial satu, "Bijaklah, Bu. Jadilah penerang yang seterang-terangnya dalam kehidupan MaTe ini. Sebagai wanita yang dinikahi beberapa saat setelah perceraiannya, sangat mustahil jika Ibu tidak mengetahui kebenaran hal ini. Ungkapkanlah yang sebenar-benarnya itu. Jangan biarkan aroma busuk itu menutupi wanginya petuah yang telah disebarkan Oom MaTe selama ini. Kasian Oom MaTe-nya Bu. Terlalu lama ia 'menyimpan aib' itu sendiri."




This entry was posted in

0 comments:

Post a Comment


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal