Sunday, August 7, 2016

Anak adalah harta paling berharga yang dititipkan oleh Tuhan kepada kita para orang tua.
Setuju, gais  ?
Yes, banget.

Beruntunglah kita para orang tua yang telah diberi kenikmatan untuk menjaga harta itu oleh Tuhan. Dengan adanya anak pada kita, berarti Tuhan itu memberikan kepercayaan penuh kepada kita para orang tua ini untuk menjaga dan mendidiknya, agar anak-anak kita menjadi generasi platinum yang multi talenta, sehingga kelak di masa depan anak-anak itu tumbuh menjadi pribadi yang cerdas, sehat dan tangguh dalam menjawab tantangan zaman.

Tetapi sebagai orang tua apa iya kita benar-benar udah siap menjalankan amanah yang besar itu ? Hmm.. ternyata, tidak semua orang tua lho, gais. Karena faktanya masih banyak ditemukan dinegeri ini anak-anak yang begitu cerdas dan bertalenta tetapi harus putus sekolah karena orang tuanya tidak mampu membiayai pendidikannya.

Masih ingat dengan Tegar ? Penyanyi cilik yang eks pengamen itu ? Mungkin sedikit dari kita yang tahu atau sadar bahwa Tegar ini memiliki tipe kecerdasan musikal. Dia mulai belajar menyanyi sejak usia 4 tahun, dan mulai mulai menghasilkan uang pada usia 7 tahun. Bayangin aja, 7 tahun lho !

*Diusia segitu gue bisa apa, ya ? Paling banter, bisanya cuman ketawa ketiwi di depan tivi sambil nonton film kartun*

Tapi Tegar berbeda, bahkan di usianya yang sangat belia dia mampu menciptakan beberapa lagu. Hayyoohh .. masih juga ragu dengan kecerdasan musikal yang ia miliki ?


Sayangnya jalan hidup membawa Tegar ke arah yang berbeda. Dia yang sempat menikmati kejayaan sebagai artis cilik harus mengalami tragedi pahit yang meluluh lantakkan kehidupannya kembali ke dasar terbawah. Miris bukan ?

Tapi .. aku tidak akan membahas kisah hidup Tegar lebih lanjut di sini. Yang aku fokuskan dalam tulisan ini adalah mengenai kecerdasan majemuk.

Seperti yang aku singgung diatas tadi, Tegar memiliki tipe kecerdasan musikal. Secara tidak langsung, ibunya yang mantan penyanyi sinden telah memberi stimulasi kepada Tegar sejak ia masih berusia 4 tahun dengan memperkenalkannya kepada alat musik yaitu ukulele. Berkat stimulasi yang tepat, Tegar tumbuh menjadi anak yang peka terhadap nada. Sekalipun tidak pernah mengecap pendidikan formal dibidang musik, kenyataannya Tegar mampu menulis lirik dan menciptakan nadanya.

See ? Stimulasi yang tepat pada kecerdasan majemuk anak bisa menjadi bekal bagi masa depannya.

Stimulasi Kecerdasan Majemuk Pada Anak


Oke, dari tadi aku ngomongin kecerdasan majemuk anak bolak-balik tapi kalo ga sebutin satu-satu dari yang delapan itu rasanya jadi 'hoax' aja ya. Baiklah, ini dia 8 Kecerdasan Majemuk pada anak yang perlu orang tua ketahui agar bisa memberi stimulasi yang tepat untuk mengembangkannya.

1. Kecerdasan Musikal

Tipe kecerdasan ini ditunjukkan lewat ketertarikan pada musik dan senang mendengarkan lagu, cepat mengingat lagu baru baik itu irama atau pun liriknya dan juga peka terhadap suara yang ia dengar di lingkungan sekitarnya.

Jadi, kalo papa dan mama sering mendapat pertanyaan dari anaknya, "Itu suara apa, Pa ? Itu suara apa, Ma ?". Nah, itu adalah salah satu ciri anak papa dan mama memiliki tipe kecerdasan musikal.

Anakku, Aira juga adalah anak yang *menurut aku* memiliki tipe kecerdasan musikal ini. Meskipun dia tidak atau belum mau menyanyi didepan orang lain, tetapi ketika sedang bermain sendiri dia sering bersenandung lagu-lagu sountrack dari film animasi yang ia tonton. Bahkan dia bisa mencari tahu sendiri notasinya tanpa di ajari dan memainkannya di kompie mainannya. Melihat minat dan bakat yang ia miliki di bidang musik ini, aku sebagai orang tua tidak mau tutup mata. Kami pun memberi dia support dengan mengenalkannya pada alat musik organ. Dan secara pelan-pelan mengenalkannya pada notasi. Hasilnya sekarang dia jauh lebih berani dan percaya diri ketika diminta untuk memainkan musik didepan orang lain.

2. Kecerdasan Naturalis

Kecerdasan Naturalis merupakan kecerdasan dalam berpikir dan belajar yang berkaitan dengan pemahaman terhadap lingkungan sekitar seperti tanaman, binatang, atau benda mati seperti air, batuan dan gejala alam seperti hujan atau panas, atau tentang ruang angkasa.

Anak ibu suka main air ?
Seperti mengambilnya dari kamar mandi, lalu memasukkannya kedalam kantong plastik, setelah itu plastiknya diikat, lalu dia melemparkannya ke lantai ? Melihat plastiknya pecah, dan air berserakan di lantai dia pun tertawa kegirangan.

Apa reaksi mama ketika  melihat perilaku anak yang demikian ?

Sebagian besar dari orang tua pasti memarahi anaknya yang main air seperti itu. Padahal yang dilakukan anaknya tadi adalah salah satu ciri anak yang memiliki kecerdasan naturalis. Dia sebenarnya sedang bereksperimen, apa yang terjadi jika air dalam volume tertentu dimasukkan kedalam wadah yang tertutup rapat dan diberi tekanan besar ? See ? There was a big idea on their head, right ?

Anak-anak yang memiliki kecerdasan tipe ini harus selalu di beri stimulasi dan ruang yang cukup untuk mereka terus bereksperimen. Siapa tahu, anak-anak papa dan mama kelaknya akan menjadi 'the next Einstein'nya Indonesia. Tidak tertutup kemungkinan, kan ?

3. Kecerdasan Linguistik

Kecerdasan Lingusitik adalah kecerdasan yang menekankan kemampuan menggunakan kata-kata dan bahasa dalam kegiatan berbicara, membaca dan menulis.

Anak-anak yang memiliki tipe kecerdasan ini biasanya banyak tanya dan pintar berargumen. Dia cenderung memiliki pendapat sendiri atas apa pun yang ia lihat dan rasakan. Anak dengan kecerdasan ini biasanya juga kritis. Ini adalah sangat wajar karena anak dengan tipe kecerdasan ini biasanya sangat suka membaca, sehingga perbendaharaan kata mereka memang melebihi anak-anak pada umumnya.

Jadi, kalau suatu waktu dandanan papa atau pun cara mama berpakaian di komentari oleh anak jangan kaget ya, itu bukan pertanda mereka tidak sopan kok, hanya saja mereka sedang menyuarakan apa yang ada dalam pikiran mereka.

Agar kecerdasan mereka berkembang baik dan terarah, maka orang tua harus pintar memberikan stimulasi kepada otak cerdasnya dengan memberikan buku-buku bacaan yang baik dan juga tontonan-tontonan yang berkualitas. Jangan sampai lengah ya, Ma. Anak dengan kecerdasan linguistik ini mampu menyerap informasi dengan sangat cepat, sehingga jika sumber informasinya tidak tepat maka bisa-bisa anak-anak ini akan tumbuh menjadi pribadi yang negatif.

4. Kecerdasan Interpersonal

Kecerdasan interpersonal didefinisikan sebagai kemampuan seseorang untuk bisa memahami orang lain, termasuk bagaimana perasaan mereka serta hal-hal apa yang memotivasi dan mengganggu mereka.

Papa dan mama pernah melihat anak kecil yang suka menolong ? Meskipun berada diantara anak-anak seusianya, anak dengan kecerdasan ini cenderung tampak dewasa dan pintar mengatur emosi. Ketika berada didalam kelas dia tampak tenang dan menyimak apa yang dikatakan gurunya dengan baik. Dia juga tidak mau mengganggu teman-temannya yang lain. Dan disaat diganggu oleh temannya dia juga tidak lantas membalas perlakuan temannya itu. Dia memilih untuk mengatakan kepada guru tentang apa yang ia rasakan. Karena dia paham, didalam kelas adalah guru yang bertanggung jawab atas diri mereka.

Anak yang memiliki kecerdasan tipe ini harus diberi stimulasi berupa wadah untuk dia bercerita. Orang tua harus memposisikan diri sebagai teman agar dia bisa bercerita dengan leluasa. Disaat inilah orang tua bisa mengarahkan emosi anaknya ke arah yang semestinya.

Jangan bangga dengan sifat anak yang suka mengalah ya, gais. Sifat yang suka mengalah dalam satu sisi dia memang semacam tokoh 'peace maker' yang anti keributan. Tetapi jika ini dibiarkan terus menerus si anak akan tumbuh menjadi pribadi yang anti konflik sehingga besarnya kelak akan selalu menghindari argumen sekalipun pendapatnya adalah benar.

5. Kecerdasan Visual Spatial

Kecerdasan visual spatial merupakan kecerdasan dalam berpikir dan belajar dengan gambar-gambar, memahami bentuk, pola, posisi dan ruang suatu objek, termasuk untuk berpikir secara kreatif.

Salah satu ciri anak dengan tipe kecerdasan ini adalah ketertarikan mereka yang lebih dalam menggambar atau pun bermain puzzle. Mereka juga cenderung memiliki imajinasi yang luar biasa sehingga mereka pun menjadi lebih kreatif dari anak-anak lainnya.

Nah, selain memiliki kepekaan terhadap musik, aku menilai Aira juga memiliki tipe kecerdasan visual spatial ini. Ini terlihat dari kegiatannya sehari-hari yang sering ia habiskan dengan menggambar. Agar kecerdasannya ini berkembang optimal, aku selalu berusaha untuk terus memberikan stimulan dengan memenuhi kebutuhannya untuk menggambar. Mulai dari kertas, pensil warna, crayon, spidol dan lainnya. Tidak cukup hanya disitu, agar kemampuan menggambarnya berkembang dengan baik aku memberi stimulasi berupa tantangan. Ini bertujuan untuk mengasah imajinasinya.

Satu tantangan yang sering aku berikan kepada Aira adalah dengan membuat random pola.

Aku membuat pola tertentu pada selembar kertas kosong, setelah itu aku minta Aira untuk membuat gambar berdasarkan pola yang aku buat tadi.

Contoh : Stimulasi kecerdasan visual spatial dengan pola


Hasilnya menakjubkan, lho, gais ? Siapa yang bisa menyangka pola lingkaran yang aku kasih bisa menjadi gambar sebuah pita ?

Padahal dalam bayangan aku lingkaran tadi akan menjadi bunga, atau matahari. Tetapi dia bisa mengembangkannya menjadi gambar yang lain.

Hal lain yang aku lakukan untuk merangsang ide kreatifnya adalah dengan mengajaknya untuk berbuat kreatif. Salah satunya adalah dengan membuat prakarya dari barang bekas. Aku sengaja mengikut sertakannya dalam proses pembuatannya dengan tujuan agar dia kelak terbiasa untuk selalu kreatif sehingga mampu bertahan dalam kondisi apa pun.

6. Kecerdasan Logical Matematik

Kecerdasan matematis logis adalah kecerdasan untuk memahami kondisi atau situasi dengan menggunakan perhitungan matematis serta melalui penalaran analisa-analisa.

Salah satu ciri anak dengan tipe kecerdasan ini adalah kemampuannya dalam berhitung yang sangat baik. Dia juga suka mengukur-ukur segala sesuatu yang ada disekitarnya. Misalnya si A lebih tinggi dari si B. Trus si C lebih berat dari si A. Dan dia juga akan sangat peduli dengan nilai-nilai sekolahnya.

Sisi baiknya adalah anak dengan tipe kecerdasan matematis logis ini biasanya rajin belajar. Karena dia tahu dengan rajin belajar maka nilainya akan bagus. Nilai yang bagus akan membawanya menjadi juara.

Itu tampak bagus, ya, gais :)

Tapi tetap hati-hati. Sebagai orang tua kita tetap harus mengarahkan kecerdasannya agar tidak menjadi obsesi. Beri dia stimulasi berupa pemahaman bahwa nilai-nilai sekolah bukan hal mutlak yang akan menentukan keberhasilan seseorang. Tetapi ada hal-hal lain yang berhubungan dengan norma-norma kehidupan yang tetap harus ia pegang agar kecerdasannya tidak menjadi sia-sia.

Salah satu bentuk stimulasi yang aku berikan untuk membangun kecerdasan logikal matematiknya adalah dengan memberikan mainan edukasi.

Baca juga tentang Stimulasi Kecerdasan Matematik Logis dengan Sempoa dari botol Chil Go

7. Kecerdasan Intrapersonal

Kecerdasan intrapersonal ini adalah kecerdasan yang dimiliki seseorang untuk dapat memahami dan mengenali diri sendiri.

Tipe kecerdasan ini adalah satu hal yang harus dimiliki oleh anak disamping mereka memiliki tipe kecerdasan lainnya. Anak yang memahami dan mengenali dirinya sendiri dengan baik akan lebih mudah diarahkan, sehingga cita-cita yang ia idamkan pun nantinya akan bisa diwujudkan.

Disinilah peran orang tua sangat dibutuhkan. Kecerdasan Intrapersonal ini tidak serta merta dimiliki oleh semua anak. Bahkan kita yang orang tua sekalipun masih ada yang tidak memiliki kecerdasan ini. Padahal kecerdasan ini perlu dan sangat baik bila dimiliki oleh semua orang.

Salah satu stimulasi yang diberikan untuk mengembangkan kecerdasan intrapersonal ini adalah dengan cara melibatkan anak dalam banyak kegiatan. Dari situ, orang tua akan bisa melihat mana yang anaknya bisa lakukan, dan mana yang tidak. Mana yang bisa diarahkan untuk maju, mana yang disarankan untuk berhenti. Anak pun dengan sendirinya akan menemukan minat dan bakat yang dimilikinya.

8. Kecerdasan Kinestetik

Kecerdasan kinestetik adalah kecerdasan yang menekankan pada penggunaan tubuh dalam berkomunikasi dan mengekspresikan diri.

Ini juga tipe kecerdasan yang juga sangat bagus jika dimiliki oleh anak. Anak yang ekspresif lebih mudah mendapat perhatian dari lingkungannya dari pada anak yang pendiam.

Sebagai orang tua, salah satu stimulasi yang aku sering berikan kepada Aira adalah dengan cara membimbingnya dalam berprilaku dan berkomunikasi dengan orang-orang sekitarnya.

Salah satu cara yang kami lakukan adalah bermain peran. Dengan begitu dia bisa melihat berbagai mimik muka dan juga bisa mendengar beberapa intonasi dalam berbicara.


Menjadi Generasi Platinum yang Multi Talenta

Untuk menjadi generasi platinum yang multi talenta anak harus memiliki kecerdasan majemuk dan ketahanan tubuh ganda agar si kecil senantiasa siap menghadapi perkembangan dunia.


Agar stimulasi kecerdasan majemuk pada anak bisa berjalan dengan maksimal, sehingga mereka memiliki kecerdasan yang multi talenta, maka tubuh anak harus dipenuhi dengan nutrisi yang cukup. Untuk mendukung periode emas tersebut maka nutrisi utama yang dibutuhkan adalah :
  1. Kolin dan Inositol yang berperan dalam penyimpanan memori, berpikir, berbicara, dan gerakan sadar.
  2. Vitamin B kompleks, zat besi dan yodium yang merupakan vitamin dan mineral yang berperan penting pada sistem saraf dan konsentrasi anak.
Sekarang pertanyaannya adalah mengapa harus Morinaga Chil Go ?

Jawabannya adalah karena selain mengandung nutrisi utama tadi, Morinaga Chil Go juga dilengkapi dengan nutrisi penunjang daya tahan tubuh diantaranya :
  • Prebiotik Inulin 1000 MG
Merupakan Prebiotik (makanan bagi bakteri baik) dan serat pangan untuk membantu kesehatan saluran cerna anak.
  • Zinc
​Membantu meningkatkan sistem imunitas tubuh.
  • Tinggi Kalsium
Untuk pembentukan tulang dan gigi.
  • Vitamin A, C dan E
Yang melindungi sel tubuh agar dapat berfungsi dengan baik.

Morinaga Chil Go adalah sinergi nutrisi yang tepat antara faktor kecerdasan dan pertahanan tubuh ganda. Susu berbentuk cair ini sangat praktis dan siap diminum kapan seja, sehingga bisa digunakan sebagai bekal sekolah dan saat bermain di luar rumah.

Untuk lebih jelasnya bisa lihat tayangan video di bawah ini, ya , gais.

 

Bekal Masa Depan Chil Go


Stimulasi untuk kecerdasan majemuk anak udah dilakukan. Dan Insya Allah anak-anak pun tumbuh dan berkembang sesuai dengan yang kita harapkan dan dia cita-citakan, menjadi generasi platinum yang multi talenta. Sekarang pertanyaannya, sudahkah papa dan mama sediakan dana untuk pendidikan mereka ?

Berkaca pada kehidupan Tegar yang aku ceritakan di awal, kebayang ga kalo seandainya orang tua Tegar itu memiliki ekonomi yang mapan ? Bisa jadi kehidupan Tegar ga akan serumit itu. Dengan semua talenta yang ia miliki mungkin saat ini dia telah melanglang buana ke berbagai benua melakukan pertunjukan seperti Alex yang pianis muda berbakat itu.

Ga bisa dipungkiri, biaya pendidikan itu mahalnya bukan main. Selagi anak kita masih SD sih mungkin ga begitu terasa ya, tapi kalo dia udah lanjut ke tahap pendidikan berikutnya sudah pasti angkanya berbeda. Selain terus berkerja keras, menabung dan berdoa, apa ada yang bisa dilakukan untuk menyiapkan biaya pendidikan anak ?

Ada banget.

Yaitu dengan ikut lomba ide kreatif yang diadakan oleh Morinaga Chil Go. Hadiahnya dahsyat luar biasa lho gais, ada Dana Asuransi Pendidikan dengan nilai total 3 Milyar Rupiah !
Glek .. gimana cara ngitungnya itu ?



Gimana ? Gimana ? Mulai ijo liat hadiahnya ? Trus kepo mau tau cara ikutnya ? Boleeeh, sini tak kasih tau.

Jangan khawatir, caranya mudah kok, gais. Caranya ada dua :

1. Mekanisme Online
  • Beli 6 botol Morinaga Chil Go melalui Kalbe Store atau Orami by Bilna, dan dapatkan kode uniknya.
  • Daftarkan data diri ayah/bunda ke www.bekalmasadepan.com/daftar 
  • Bergabung dengan cara memasukkan kode unik yang didapat tadi
  • Unggah ide kreatif ayah dan bunda dalam menstimulasi Si Kecil untuk menjadi Generasi Platinum yang Multi Talenta
  • Share di media sosial dengan hashtag #BMDChilGo dan jangan lupa tag 5 orang teman lainnya.


2. Mekanisme Offline
  • Kumpulkan bukti struk pembelian Chil Go (minimal 6 botol) di toko atau minimarket terdekat
  • Isi formulir pendaftaran yang bisa diunduh di www.bekalmasadepan.com, kemudian kirimkan beserta struk ke alamat PT Bounche Indonesia Thamrin Office Park AA03-AA05 Jl. Boulevard Teluk Betung - Jakarta 10240 
  • Setelah menerima kode unik via sms atau email, silahkan bergabung melalui website www.bekalmasadepan.com
  • Unggah ide kreatif ayah dan bunda dalam menstimulasi Si Kecil untuk menjadi Generasi Platinum yang Multi Talenta
  • Share di media sosial dengan hashtag #BMDChilGo dan jangan lupa tag 5 orang teman lainnya.


Mudah kan ?
Makanya, ayo buruan daftar :)

Kompetisi ini berlangsung mulai tanggal 1 Juli 2016 dan berakhir pada tanggal 31 Desember 2016.

Tuuuh, masih lama. Jadi jangan khawatir bakal ketinggalan. Tapi, semakin cepat semakin baik, kan ?
Karena ada bonus voucher Kalbe Family senilai Rp50.000 untuk 100 uploader online pertama.



Masih mau nunggu juga ?

Kalo aku sih, enggak.

Daftar sekarang, yuukk :)

4 komentar

waah.. idenya boleh tuh mba, dari sebuah pola menjadi gambar :)

REPLY

akuuu dah beli cuma masih mikir mau bikin apaaa

REPLY

Ya mbaa.. dg gitu imajinasinya jd terasah juga :)

REPLY

Ga usah kelamaan mikir mba eca,, kirimin yg ada aja,, kan Raffi udah kreatif dr sononya jd ga bakalan puyeng deh.. hihi

REPLY


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal

Meirida.my.id . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | for Meirida.my.id