Selasa, 03 Mei 2016

Let's Talk About OST

Hihihi.. sok-sok an pake bahasa Inggris, padahal kosakata yang dimilikin cuma segelintir, hiks.. hiks..
Tapi ga pa-pa kan ya, itung-itung latihan.
Seperti guru bahasa Inggrisku dulu bilang, "language is habit", bahasa itu adalah kebiasaan.
Kurang lebih itu maksudnya, kata beliau waktu itu.

Jadi kalo pengen jago berbahasa asing, ya sering-sering aja cap cip cus pake bahasa asing. Ntar lama kelamaan lidahnya ga bakal kaku lagi, trus kosakatanya juga nambah deh.

Duh, kok ngelebar jadi membahas bahasa Inggris ? #petokin jidat
Hehe.. lupa fokus deh jadinya.

Oke, hari ini aku mau bahas tentang OST yang singkatan dari Original Sound Track.
Yup, bener banget gaiss, OST ini adalah lagu pengiring di dalam film, drama, sinetron dan sejenisnya. Atau disebut juga sebagai lagu tema.

Pada awalnya sih aku ga begitu paham sama yang istilah OST ini. Sejak melek tivi ditahun 1980an (adiiuuuu... angkatan berapa diri kuh ini ? hihihi), aku tuh tahunya cuma sebutan Lagu Unyil, Lagu Dash Yongkuro, Lagu Sailor Moon, Lagu Doraemon, dan lain-lain seterusnya. Padahal itu salah kan, yang benernya kan OST. Unyil, OST. Dash Yongkuro, OST. Sailor Moon, OST. Doraemon. Itulah bodohnya aku kala itu.

Tapi sebagai manusia yang bersyukur karena dikaruniai akal dan pikiran kita kan ga boleh lama-lama bodohnya. Kudu giat cari info biar makin banyak tau, biar ga salah lagi.

Yup, sekarang aku udah paham dikit lah, kalo lagu yang mengiringi film, drama atau sejenisnya itu disebut Original Sountrack. Akibatnya, aku pun mulai memperhatikan dan mengamati, kemudian membandingkan.
Halaahh... bicara apaan sih ini ?

Iyyaa, setelah proses observasi tadi aku menyadari sesuatu bahwa OST film zaman dulu beda banget ya sama OST zaman sekarang. Kalo di zaman dulu, OST film itu cenderung di putar hanya di awal dan di akhir tayangan aja. Dan lagunya pun monoton hanya satu atau dua lagu aja. Sementara di tengah-tengah tayangan ga ada musik apa pun. Antara adegan ke adegan berikutnya hanya diisi oleh suara desau angin, mesin kendaraan dan suara jangkrik bersahutan.

Nah, bandingin deh sama film atau drama-drama sekarang. OST itu tidak hanya ada di pembuka tayangan, tetapi juga ada di tengah-tengah adegan. Bahkan peran OST ini juga bisa memperkuat nilai cerita yang sedang dilakonkan oleh para pemainnya. Misalnya ketika ada adegan romantis, maka OST yang mengiringi biasanya lagu-lagu romantis, membuat perasaan penonton semakin terhanyut akan acting mereka.

Bukti nyata bahwa OST ini berpengaruh besar terhadap perasaan penonton adalah tidak sedikit orang yang mencari, mengunduh, bahkan mendownload OST film atau drama yang mereka suka. OST memiliki pengaruh yang lebih besar pada ingatan pendengar dibandingkan lagu-lagu biasa karena alam bawah sadar penonton masih menyimpan adegan yang diiringi oleh OST tersebut. Makanya, jangan merasa aneh ya kalo liat komputer atau gadget seseorang yang dipenuhi dengan OST. Itu adalah salah satu bukti nyata bahwa orang itu gagal move on dari drama atau film yang dia tonton tadi.

Pengen bukti nyata ?
Mungkin bisa dilihat pada gambar berikut ini.


Yup, itu adalah foto pribadi dari kompie ini. Haha... dan itu masih satu folder ya.
Masih ada tuh beberapa folder lainnya.
Ckckck.. segitunya ya ?

Gimana dengan kamu-kamu sekalian gais ?
Punya koleksi OST seperti aku juga kah ?
Yuk, sharing di sini.

Note :
Karena kamu udah baca sampe akhir, aku kasih hadiah deh, lagu ini adalah OST dari drama yang baru-baru ini aku tonton yaitu Descendants of The Sun. Enjoy yaaa ..




2 komentar:

  1. aku kalau yang emang beneran aku suka Mbak, masuk dalam folder laguku

    BalasHapus


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal