Sabtu, 24 Oktober 2015

[Review] Antologi Cerpen MUBUHABI, Mulut Bungkam Hati Bicara



Alhamdulillah, buku perdanaku akhirnya terbit juga. Terimakasih tak terhingga kepada Infinite Publisher yang telah mengabulkan impianku ini.

Informasi buku :
Judul : Antologi cerpen "MUBUHABI", Mulut Bungkam Hati Bicara
Penulis : Merida Merry
Editor : Dzaky Rais
Desain Cover : Merida Merry
Layout : Tim Infinite Publisher
ISBN : 978-602-73101-9-3
Harga : Rp40.000 (PoD), tidak termasuk ongkos kirim.

Pemesanan dengan format :
PesanMubuhabi#Jumlah Buku#Nama Pemesan#Alamat lengkap#No Telp/HP
Contoh : PesanMubuhabi#2#Budi#Jl. Alhamra 3, RT. 2 RW. 5 Kel. Batu, Kec. Tapung, Prop. Riau#08123456789.

Kirim ke salah satu cara di bawah ini :
  • Pin BB : 5D46F2AF
  • FB : @Merida Merry
  • Twitter : @Meyrida2581
  • email : merida.orlanduri@gmail.com
Pembayaran :
  • Mandiri 138-00-2861998-4 atas nama Dzaky Rais
  • BCA 8215049091 atas nama Merida
  • Bukti transfer di scan dan dikirim ke inbox FB Meyrida Merry
PERHATIAN :
Pastikan anda menerima SMS konfirmasi order sebelum melakukan pembayaran.



Review :

Antologi cerpen Mubuhabi ini berisikan 12 cerita pendek yang terdiri dari beberapa genre. Sebenarnya kurang pas sih kalau aku mereview karyaku sendiri. Tetapi tentu saja ada alasan mengapa aku melakukannya. Ya nggak sih ?

*ngaku aja, itu karena buku loe belum terkenal ya kan ?*
*iya deh, emang gitu kenyataannya hehe*

Selain karena buku ini belum dikenal banyak orang *mudah-mudahan setelah ini mulai dikenal orang ya*, aku juga ingin sedikit bercerita latar belakang yang menginspirasi cerita di setiap cerpen yang ada di dalam buku ini.

1. Antara Hujan, Gang dan Pagar Besi
Cerpen ini awalnya aku muat di blog ini pada bulan Januari 2015. Namun saat itu cerpen ini hanya berupa monolog tanpa ada satupun dialog didalamnya. Nah, begitu cerpen ini dimasukkan ke dalam buku, aku merevisi cerpen ini dengan menambahkan dialog ke dalamnya. Cerpen ini mengisahkan tentang seorang gadis bernama Amey yang naif dan polos. Dia tidak pernah memiliki pikiran buruk tentang orang lain, dan selalu beranggapan orang-orang disekitarnya sayang dan peduli kepadanya. Namun satu peristiwa disuatu malam, ditengah hujan yang begitu deras, berhasil membukakan matanya. Bahwa kepercayaan itu tidak bisa diberikan kepada semua orang.

2. Cinta Tiga Kata
Cerpen ini juga pernah aku muat di blog ini juga pada bulan Februari 2015. Berkisah tentang seorang pemuda miskin bernama Don yang tampan dan taat beribadah. Sehari-hari dia berprofesi sebagai supir angkot. Meskipun sehari-hari waktunya habis di jalanan, namun tidak lantas membuat dia melupakan impiannya untuk kuliah. Dia sangat menyadari pendidikan yang layak akan mengangkat derajat hidup keluarganya. Karena itu dia pantang menyerah guna mewujudkan impiannya.

Dalam waktu yang sama, Don mulai mengenal cinta. Dia memendam cinta terhadap gadis bernama Nisa yang menjadi penumpang langganannya. Meskipun cinta dihatinya membara tetapi Don tetap bungkam dan memendam rasa yang bergejolak dihatinya. Dia sadar, dirinya bukan yang terbaik untuk Nisa.

Bagaimana kisah cinta Don selanjutnya ?
Apakah dia berhasil meraih impiannya ?
Penasaran sama endingnya ?
Yuk .. pesan sekarang juga :) *ujung-ujungnya modus hehe*

3. The Android
Ini cerpen misteri pertamaku. Awalnya sempat tidak percaya diri untuk memulainya. Tapi aku kembali berpikir, kalau tidak dicoba bagaimana bisa tahu hasilnya ? hehe ...

Cerpen ini berkisah tentang seorang pemuda bernama Agung yang sehari-harinya berkerja sebagai office boy (OB). Dia sudah lama ingin memiliki handphone Android. Tetapi selalu terkendala harganya yang selangit. Sampai suatu hari di tempatnya berkerja, dia melihat salah satu staff memamerkan handphone android baru yang ia beli dengan harga murah. Tentu saja Agung tertarik. Berbekal catatan dari staff itu, Agung pun meluncur ke toko yang dimaksud. Di sinilah bencana itu bermula. Satu persatu orang-orang yang dikenalnya tewas dengan cara yang tidak biasa.

Bagaimana semua itu bisa terjadi ?
Ayo, baca kisah lengkapnya di buku ini. Buruan pesan :)
*lagi-lagi modus*

Oke, masih ada 9 cerpen lagi yang tidak kalah seru. Tapi tidak akan seru lagi jika semuanya aku ceritakan disini :)

Bagi yang berminat, silahkan dipesan ya :)

Oh .. ya .. bagi yang memesan via komentar di blog ini, aku kasih diskon 10% deh.

Aku tunggu ya atensinya. Terimakasih banyak :)

Salam hangat,
Merida Merry










2 komentar:

  1. Selamat ya, Merida. In pingin beli, tapi jauh. Nanti pas pulang insyaAllah In pesan, sisain 1 ya... ☺

    BalasHapus
    Balasan
    1. Ni Iiiinn.. jadi malu diriku.. buat Ni In mah gratis aja ntar :)
      ntar kalo Ni In udah balik ke Indo kabari yaa..

      Hapus


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal