Thursday, September 17, 2015

Image result for gambar rindu
credit

"Yan, ponsel kamu bunyi tuh," teriak Carra. Suaranya melengking, mengalahkan nada dering ponsel jadul kesayanganku itu. Aku bergegas meraihnya dan melihat dengan jelas dilayarnya tertera nama yang sudah sangat aku rindukan.

"Halo," jawabku dengan hati berdebar.
"Halo, lagi ngapain, Yank ?" suara diseberang terdengar riang. Aku pun turut riang.

"Lagi mikirin kamu," jawabku kemudian.
"Ishhh, udah pintar ngegombal ya sekarang." 
Aku terkekeh, senang. Mendadak ruanganku dipenuhi bunga-bunga.

"Yank, aku rindu kamu."
"Iya, sama aku juga rindu kamu."
Sejenak hanya desiran angin yang terdengar melintas. Aku dan dia larut dalam pikiran masing, lena dalam pusaran rindu yang lama tidak terurai.

"Kamu kapan pulang, Yank ?"
"Aku belum bisa pastikan, tapi sesegera mungkin aku coba. Kamu sabarkan nungguin aku ?"
"Iya, Sayang. Aku pasti sabar nungguin kamu."
"Kamu ga akan selingkuh kan, Yank ?"
"Ya, nggak lah. Nyimpan kamu satu dihati aja udah bikin repot, masa aku harus nambah lagi."
"Ckckck .. makin pinter ya ngomongnya."
"Haha .. tapi kamu suka kan ?"
"Iyalah, Sayang. Semua di kamu aku suka."
"Sekarang balik kamu yang gombal."
"Hahaha ... ."
"Eh .. udah pukul 5 nih, ntar lagi dia pasti jemput. Aku matiin ya, kamu ga pa-pa kan ?"
"Oh, udah mo pulang ya, oke, besok aku telpon lagi ya."

Klik.

3 komentar

Tuing.. Tuing..sapa ya yang ngejemput? ��

REPLY

cowoknya mba .. dia selingkuh itu :)

REPLY


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal

Meirida.my.id . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | for Meirida.my.id