Kamis, 07 Mei 2015

Tips Menabung dengan Aplikasi Akuntansi Orak Arik


Mengingat, menimbang, dan memutuskan *oalah* kok jadi seperti undang-undang yak .. hehe..
Tapi ini ciyuss, kenaikan BBM yang bolak balik turun-naik seperti elevator, membuat saya berpikir ekstra keras dalam mengelola cash flow perusahaan rumah tangga.

Harus ekstra hati-hati dalam menggunakan uang agar tetap cukup hingga akhir bulan. Kalo dulu bisa borong buku diskon di gramed, sekarang harus gigit jari. Kalo dulu sekali seminggu bisa hangout sama misua di tenda pecel lele, sekarang harus ngencangin ikat pinggang. Banyak-banyak bersyukur dengan menu ikan asin dan teri sebagai temannya nasi.

Disuatu hari yang cerah, hatiku mendung kelabu memandangi dompet yang berisi satu lembar uang 50 ribu. Kulirik kalender masih tanggal 20, berarti masih 15 hari lagi barulah rekening itu di aliri kembali. Mataku mulai sepet, pertanda otak lagi memeras tenaganya untuk berpikir. Gimana caranya ya biar cukup sampe akhir bulan ? Alhamdulillah, rejeki emang gak kemana. Tau-tau ada notif di bbm yang kasih tau ada transferan sejumlah X dari Y. Hoho... rupanya ada yang bayar utang. *langsung sujud syukur*. Akhirnya bulan itu berlalu dengan sisa saldo 30 ribu.

Hmm.. aku kembali mikir, kalo seperti ini terus tiap bulan, bisa-bisa aku koit sebelum waktunya. Karena saban hari harus sport jantung, was-was dengan pengeluaran yang meletup-letup ga terkendali. Bulan kemarin masih nasib baik, ada yang bayar utang. Nah kalo bulan ini kejadian lagi, sementara ga ada piutang yang bisa ditagih, wah.. bisa ga berasap itu dapur. Hiks..

Berangkat dari kegalauanku di atas, akhirnya aku sharing sama si Mamah yang okkeh badai. Sim-sa-la-bim-abra-ka-dabra ! dengan kesaktiannya si Mamah membawa alam pikiranku kesebuah lemari ajaib yang didalamnya tersusun rapi buku aneka resep kehidupan. Setelah membaca buku itu, bagaikan petapa yang mendapatkan wangsit, aku kembali melewari terowongan waktu, dengan secarik ide segar untuk mengelola keuangan rumah tangga. Digabungkan dengan kemampuanku dalam mengotak-atik rumus Ms. Excel, kemudian.. taraaaaa... jadilah dia sebuah aplikasi Akuntansi Orak Arik untuk mengontrol biaya rumah tangga.

Sesuai judulnya, aplikasi sederhana  ini gunanya adalah untuk memudahkan dalam mengontrol pengeluaran biar ga over budget. Jadi skemanya adalah di awal bulan, ketika terima uang gajian, aku mengelompokkan pengeluaran kedalam beberapa kantung budget yaitu :
- Pengeluaran Rutin : meliputi cicilan hutang, premi asuransi, simpanan wajib, uang sekolah, tagihan listrik, telepon, air dan lain-lain.
- Belanja Dapur : meliputi sembako dan kawan-kawannya.
- Biaya tidak terduga : seperti iuran RT, dan lain-lain.

Untuk tabungan, aku memang memasukkannya dalam kelompok pengeluaran rutin. Aku 'menganggap' tabungan itu adalah hutang yang harus dibayar. Dengan demikian setiap bulannya aku selalu menabung.

Kenapa sih aku kok begitu ngotot untuk menabung ? Seperti yang pernah aku ceritakan disini bahwa aku pernah dililit utang yang jumlahnya ga sedikit, membuat aku sadar sesadar-sadarnya bahwa perencanaan keuangan itu sangatlah penting. Karena itulah satu tahun terakhir ini aku sangat ngotot untuk menabung. Menabung itu manfaatnya banyak banget lho Sahabat Jeoja. Bisa sebagai dana darurat, biaya pendidikan anak, dana pensiun, juga bisa untuk naik haji.

Sisa dari budget bulanan aku cadangkan kembali kedalam budget pengeluaran tidak terduga bulan berikutnya, hingga tiga bulan berturut-turut jika tidak ada pemakaian maka aku tambahkan kedalam tabungan wajib. Alhamdulillah, setelah menerapkan ini dalam satu tahun terakhir aku dan suami tidak pernah lagi mengalami krisis keuangan karena over budget. Dan juga tetap bisa menabung dengan teratur.






Kalo ada yang berminat sama aplikasinya, kasih emailnya di kolom komentar ya, ntar aku kirimin deh, dont worry be happy, ga usah bayar gaaisss, alias gratis.

Okke, sekian tips dari aku, semoga bermanfaat.


0 komentar:

Posting Komentar


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal