Wednesday, May 20, 2015

Pagi-pagi aku udah kesentil status maut di timeline Facebook. Status ini dua jam lalu di share oleh Mbak Dwi Aprilytanti Handayani. Buat yang belum tau beliau, tak kasih bocoran, dia itu tuh yang menangin 1st GA blog ini beberapa minggu yang lalu. Belum sempat liat pengumumannya ? Yuk ah klik di sini.

Sebenarnya apa sih status beliau yang berhasil menyentilku sampai-sampai meninggalkan jejak yang tidak terhapuskan itu ? Nih dia aku kasih screenshotnya.

Status tentang maut itu berhasil membuatku merenung dalam pagi ini. Memang benar yang dia tuliskan, begitu banyak orang yang dijemput maut ketika sedang bergelut dengan hal-hal yang amat dicintainya. Alangkah bersyukurnya kita jika hal yang kita lakukan penuh cinta itu adalah sebuah kegiatan yang bernilai ibadah jauh dari maksiat, maka insya Allah, rahmatNYA akan menaungi setiap jengkal pergerakan yang kita lakukan. Namun bagaimana jika tatkala kematian menjemput kita tengah berkubang dosa ? Kemanakah arwah kita akan dibawa jika meregang nyawa dalam perbuatan yang dilaknat Allah ?

Aku termenung, membayangkan diri yang masih sangat mencintai dunia ini. Hari-hariku masih sibuk dengan mengejar materi yang entah kapan akan terasa cukup. Ibadah sholat yang hanya lima waktu sehari semalam saja masih sering terabaikan karena pikiranku sering melayang kepada semua hal keduniawian. Jangan-jangan nantinya ajal menjemput ketika jari-jemari ini menari diatas keyboard ? Astaghfirullah.. betapa diri ini masih jauh dari jalan khusnul khotimah.

Ya.. khusnul khotimah, aku rasa adalah impian setiap manusia yang mengaku islam sebagai agamanya. Tetapi jika ibadah hanya sebuah rutinitas tanpa cinta, mungkinkah kita bisa mencapainya ?

Wallahualam bissawab...

Semoga kelak kita bisa menghadapNYA dalam keadaan penuh cinta kepadaNYA. Aamiin.

10 komentar

jadi kesentil juga...makasih mbak sudah mengingatkan :)

REPLY

wah, makasih mbak sudah mengingatkan...aku juga nih masih mikirin dunia huhuhu...

REPLY

Aku keinget mbahku yang barusan meninggal, menyesal karena tidak berada di dekatnya saat menghembuskan napas terakhirnya :'(

REPLY

sama2 mbak.. saling mengingatkan ya mbak

REPLY

masama mbak..
huhuhu.. sama dunk kita ya..

REPLY

:'( turut berduka ya mbak.. semoga amal ibadah beliau di terima disisiNYA.. aamiin

REPLY

Kalau ngomongin soal maut sering banget bulu kuduk jadi berdiri Mbak :(

REPLY

iya mbak.. jadi ngeri sendiri..

REPLY

Waaa...aku msh pengen hidup mb. Masih takut kalau ngomongin mati mb.... Semoga kita diberi umur panjang. Aamin

REPLY

Mati panggilan Tuhan yang tak bisa ditolak. semoga kita dipanggil saat melakukan ibadah di jalan-Nya

REPLY


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal

Meirida.my.id . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | for Meirida.my.id