Tuesday, February 17, 2015

Galau Tema Penulis Pemula

Halo semua.. apa kabarnya nih hari ini. Semoga semua dalam lindungan Tuhan Yang Maha Kuasa ya, aamiin. Kali ini aku mo cobain menantang diri sendiri untuk ikutan GAnya blog CokelatGosong. Temanya tentang jatuh bangun meraih prestasi didunia menulis.

Kalo bicara seputar dunia tulis menulis, sebenarnya aku sudah sangat tertarik pada dunia yang satu ini semenjak masih SMU dulu. Cuma entah kenapa dari dulu sampai sekarang aku masih tidak PD dengan karya-karyaku. Saking tidak PDnya ketika mengisi mading di SMU dulu aku kerap menggunakan nama samaran. Ada rasa malu kalo karyaku tidak sesuai yang diharapkan orang, ada rasa ga enak hati kalo ada yang bilang tulisanku jelek. Padahal kalo aku lebih berbesar hati menerima semua kritikan itu pastinya aku akan semakin terlatih dalam menggali potensi diri.

Dulu aku sempat merasa iri yang luar biasa sama teman sekelas yang karyanya bisa menang dalam lomba cerpen yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah. Aku kagum banget dengan cara dia berbahasa didalam menulis, begitu hangat dan enak untuk dibaca. Bahkan kadang-kadang aku merinding sendiri membaca karya-karyanya. Kok bisa ya dia seperti itu ?? *mupeng

Semenjak menikah dunia tulis menulis ini sempat aku tinggalkan karena sibuk dengan urusan dan perkerjaan ibu rumah tangga. Namun mungkin karena panggilan alam itu memang ada (aih..aih dukun kalee panggilan alam hehe) hasrat untuk menulis itu muncul kembali. Dan beruntungnya lewat sebuah MLM aku mengenal dunia perblogan ini. Dengan adanya blog ini aku seakan mendapatkan satu media baru untukku mencurahkan semua hasrat yang sekian lama tersimpan dikolong tempat tidur. Ditambah lagi dengan bergabungnya aku di KEB alias Komunitas Emak Blogger (itu lho tempatnya para emak di jagat raya ini eksis dengan blognya) rasanya hasrat untuk menulis itu semakin jingkrak-jingkrak buat disalurkan.

Sebagai penulis pemula yang masih ijooooo banget, aku tuh kerap mengalami kegalauan yang luar biasa ketika mau memulai sebuah tulisan. Galau ? Kok bisa sih ? Beneran lho, ketika sudah berhadapan dengan monitor, dan posisi jari-jemari sudah standby diatas keyboard entah apa sebabnya semua ide yang awalnya segunung itu tiba-tiba raib tak bersisa. Dan kejadian ini selalu saja terulang kembali dan kembali setiap kali aku mau memulai sebuah tulisan. Nyesek banget kan dibuatnya ? :(

Dilain waktu, lain lagi kejadiannya. Aku udah prepare nih buat catatan kecil pas ada ide atau gagasan yang muncul sewaktu-sewaktu. Ini untuk antisipasi kejadian diatas tadi tuh, shhhaappp.. aku dengan PDnya mulai mengetikkan satu persatu hurup memindahkan isi di kertas memo tadi ke layar monitor. Jreeennggg.. judul pun selesai sudah. Karena khawatir akan kehilangan ide segar sehubungan dengan judul tersebut, lantas aku segera kebut ngetik pake 11 jari *hah ?!    setelah susah payah bergulat dengan beberapa paragraf tiba-tiba aja, sekonyong-konyong ga tau datangnya dari mana, ide yang semula udah fix itu berhasil di obrak-abrik oleh 'badai' ketidak PDan tadi. Alhasil tema yang semula sudah aku bentuk di judul, ntar bisa berubah haluan tuh, nah lho ? Ntar isi paragrafnya kemanaaaa ? judulnya dimanaaa ? *puyeng. Finally, klik tombol 'draft', dan draft ini adalah draft kesekian yang menjadi penghias di dashboard blog ku :D

Pernahlah suatu hari aku mendapat wangsit dari mbah Google :D Katanya untuk menjadi penulis yang baik itu harus dapat inspirasi dulu, yang bisa diperoleh dari banyak hal yang terjadi disekitar kita. Bisa dari lingkungan, dari tontonan bahkan dari curhat teman ;) Dan mulailah diriku mencari inspirasi di tetangga, ampuuunn bukannya dapat inspirasi yang ada malah ngerumpi. Oh my God, aku sesegera mungkin meng'hengkang'kan diri dari sana *cukup sudah dosa yang segerobak ini, ga perlulah ditambahin lagi hihi.. Aku coba menonton TV, kali-kali dapat inspirasi, segera ku ambil remote, baru dua kali tekan panah atas, eh ketemu pula sama K-Drama favorit. Alah-alah.. yang ada malah hanyut dalam cerita drama, dan hari itu akhirnya sukses aku lalui dengan menonton tiga drama berturut-turut  *gagal move-on.. hiks

Nah.. itulah dia aku dan kegalauanku dalam menemukan tema untuk menulis. Belajar dari semua peristiwa diatas, aku ga mau gagal lagi. Jadi aku pun melakukan reformasi diri didunia penulisan ini. Ketika memulai menulis aku tidak lagi mengutamakan judul, tema atau sejenisnya karena aku langsung menuangkan semua ide dikepala ke dalam bentuk paragraf, setelah selesai baru deh aku buat judul hehe.. *yang penting tulisannya jadi :D

Artikel ini diikut sertakan dalam 1st GiveAway blog Cokelat Gosong.





4 comments:

  1. Terdaftar! Terima kasih ya Mak udah ikutan giveaway-ku ^^

    Salam kenal juga Mak :) Wah kalo aku sih gak bisa nulis kalo gak nemu ide dulu. duh :3

    ReplyDelete
  2. Toss mak. Sekarang akupun begitu. Tulis dulu, setelah itu baru tentukan judul :-)

    ReplyDelete
  3. TQ soooo much mak Ika, kemampuan menulismu aku ga ragu lagi mak, top markotop dech .. semoga bisa segera ngikutin jejakmu ya mak

    ReplyDelete
  4. hihi senangnya ada yang sama dengan diriku #ternyata aku gak sendirian :)
    tQ mak udah mampir

    ReplyDelete


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal