Wednesday, January 28, 2015

Jatuh cinta, lalu putus cinta, kemudian jatuh cinta lagi, putus lagi, sampai akhirnya menikah. Begitulah kehidupan cinta manusia. Bisa dipastikan dari sekian banyak manusia yang ada dimuka bumi ini, mungkin hanya segelintir diantaranya yang menikah dengan cinta pertamanya. Karena kebanyakan orang mengalami kegagalan pada cinta pertamanya. Saya bisa berkata begitu karena saya adalah salah satu diantaranya ^_^

Ketika seseorang telah menikah dan memulai hidup baru dengan pasangan mereka, biasanya masing-masing pasangan ini akan menutup akses kepada cinta masa lalu mereka. Mereka beralasan demi menghargai perasaan  pasangan masing-masing, demi keutuhan rumah tangga, demi kebahagiaan mereka, dan lain sebagainya.

Namun haruskah seperti itu ?

Apakah antara pria atau wanita yang telah menikah tidak bisa menjalin hubungan pertemanan dengan sang mantan ?

Jawabannya beragam. Dari sebagian orang yang saya kenal, mereka memutuskan untuk memutus segala bentuk hubungan komunikasi dengan sang mantan, karena menurut mereka jika mereka terus menjalin hubungan dan komunikasi dengan mantan maka itu bisa menciderai perasaan pasangan saat ini. Jadi daripada hubungan mereka dengan suami atau istri menjadi rusak maka lebih baik mereka memutus segala bentuk komunikasi dengan mantan mereka.

Namun ada juga beberapa dari mereka yang berpendapat lain. Menurut mereka menjalin hubungan komunikasi dengan sang mantan sah-sah saja, kalau hubungan tersebut hanya sebatas hubungan telepon tanpa ada pertemuan fisik. Terlebih lagi jika komunikasi yang terjalin terkait hubungan perkerjaan. Yang terpenting adalah masing-masing pasangan tetap berpegang teguh kepada ikatan suci pernikahan mereka.

Secara logika, saya setuju dengan kedua pendapat tersebut. Namun secara hati saya sedikit menentang pendapat yang kedua. Menurut saya godaan cinta masalalu itu (terlebih lagi cinta pertama) sungguh sangat kuat. Saya termasuk orang yang meyakini bahwa "first love never die". Meskipun seseorang telah menikah dan hidup bersama dengan pasangannya, namun tidak bisa dipungkiri bahwa memori tentang si cinta pertama tersebut masih ada disalah satu sudut ruang dihatinya. Jadi jika hubungan komunikasi yang terjalin antara pasangan dengan sang mantan cukup intens, maka hal ini sedikit banyak bisa membuka kembali semua kenangan yang dulu ada. Dan bukan tidak mungkin, hal ini akan menumbuhkan benih-benih kerinduan untuk mengulang kembali semua kenangan yang pernah ada itu. Jika itu sampai terjadi, maka bisa diprediksi bukan ? Perselingkuhan, pertengkaran bahkan perceraian ibarat bom waktu yang tinggal menunggu saatnya meledak. Oleh karena itulah, saya pribadi, sebisa mungkin menolak dan menutup akses segala bentuk hubungan dengan sang mantan.

Bagaimana dengan anda ?


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal

Meirida.my.id . 2017 Copyright. All rights reserved. Designed by Blogger Template | for Meirida.my.id