Kamis, 27 November 2014

Bangkit dari Kegagalan

Banyak kata-kata motivasi yang kita dengar sehubungan dengan yang namanya Kegagalan. Mengapa bisa begitu ? Apakah ini pertanda bahwa kegagalan itu adalah sebuah hal yang menakutkan ? sehingga banyak orang yang memikirkan berbagai macam cara agar kegagalan itu tidak mampir dalam kehidupannya.

Menurut ilmu psikologi, dibutuhkan mental dan jiwa yang kuat dalam menghadapi kegagalan. Kita tahu benar, tidak sedikit orang yang mengambil jalan pintas dengan bunuh diri karena tidak kuat saat berhadapan dengan kegagalan. Hal ini terjadi karena kegagalan itu sendiri memberi dampak sosial yang sangat besar dalam kehidupan seseorang, diantaranya ada rasa malu, sakit hati, kecewa, benci dan lain sebagainya. Ketika semua rasa ini bersatu dalam satu waktu dengan kadar yang diluar kendali, namun tidak ditopang oleh mental dan jiwa yang kuat, maka saat itu juga orang tersebut akan memilih jalan pintas untuk lari dari kegagalannya. Oleh karena itulah, maka banyak kata-kata motivasi bermunculan untuk memberi semangat dan menumbuhkan kepercayaan diri seseorang agar bisa bangkit dari kegagalannya.

Saya sendiri, adalah salah satu dari sekian banyak manusia dimuka bumi ini yang sering mengalami kegagalan. Ketika kegagalan itu terjadi, bermacam ragam reaksi sosial yang saya terima seperti sindiran, cacian, makian bahkan hinaan pun saya terima. Tidak jarang air mata saya menetes dibuatnya, dan itu normal saja, karena itu adalah pertanda bagus karena saya masih normal, masih waras, masih bisa merasakan sakit karena hinaan, malu karena kesalahan, kecewa karena banyak hal dan benci kepada mereka yang tidak berempati.

Namun saya bersyukur kepada yang Maha Kuasa, karena saya diberikan rasa 'harga diri' yang sedikit diatas rata-rata. Saya merasakan harga diri saya sangat terkoyak menerima perlakuan negatif ketika saya gagal. Jadi dengan sendirinya semangat untuk bangkit itu kembali berkobar dalam diri saya.

mario

Agar bisa segera move on dan bangkit dari kegagalan, saya membenahi beberapa hal ini dalam hidup saya :


  • Sudut pandang

Ketika mengalami kegagalan, saya kurang instrospeksi diri, malah menyalahkan pihak-pihak lain atas kegagalan saya. Nah.. itu saya rubah. Sekarang saya tidak lagi menyalahkan pihak lain, dan juga tidak menyalahkan diri saya. Dengan kata lain, saya tidak mencari kambing hitam atas kegagalan saya. Namun lebih menitik beratkan analisa penyebab kegagalan tersebut. Hal ini bertujuan agar kedepannya saya tidak mengulangi kesalahan yang sama.

  • Arti hadir pasangan

Tidak bisa dipungkiri, sebenarnya support pasangan sangatlah penting untuk bisa segera bangkit dari kegagalan. Saya sendiri menyadari, sering mengabaikan arti hadir pasangan dalam hidup saya. Saat itu saya menganggap pasangan itu hanya sebatas simbol, yang tidak terlibat seratus persen dalam setiap langkah saya. Ini sangat salah. Saat ini, ketika saya membuka diri dan membangun komunikasi dengan pasangan atas langkah-langkah yang akan saya lakukan, saya merasa mendapatkan kedamaian dan ketenangan dalam meraih mimpi saya. Jika jiwa kita telah tenang, maka otak pun bisa berkerja dengan maksimal.

  • Perbanyak Rasa Syukur

Poin ini sering diremehkan oleh banyak orang, dan saya termasuk diantaranya. Namun ketika saya putar langkah dari kebiasaan masa lalu saya dengan lebih banyak bersyukur, ternyata tanpa disadari saya telah memupuk kesabaran dalam hati saya. Ketika saya menerima cacian, makian dan hinaan, saya tidak lagi memandangnya sebagai reaksi negatif, namun saya anggap sebagai reaksi positif. Dengan mereka hujat saya berarti mereka sedang menegur saya dengan keras. Hal ini membuat saya segera menyadari kesalahan saya, sehinggan saya tidak larut dalam kesombongan yang mungkin sempat ada. Saya bersyukur karena masih ada orang yang peduli atas apa yang saya lakukan, meskipun cara mereka yang mungkin tidak sesuai harapan saya. Namun kembali ke sudut pandang tadi, saya hanya mengambil hikmah dari semua kejadian.

Saat ini, saya tengah menapaki tangga menuju jalan yang akan mengantarkan saya mencapai semua cita-cita saya. Saya telah jatuh beberapa kali, dan saya juga telah bangkit beberapa kali. Dan saya yakin untuk mencapai cita-cita saya yang hakiki saya pasti akan terjatuh lagi. Namun saya juga yakin seyakin-yakinnya, saya juga pasti akan bangkit lagi. Karena menurut saya, kebanggaan terbesar itu bukan tidak pernah jatuh melainkan selalu bangkit disaat kita jatuh.

Semoga bermanfaat

~Salam sukses~





0 komentar:

Posting Komentar


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal