Thursday, September 25, 2014

Bangkit dari Kegagalan

ViralGen Referral Shopping

Untuk mencapai sebuah kesuksesan tidaklah mudah. Dibutuhkan kerja keras dan mental yang kuat untuk mewujudkannya. Mengapa dibutuhkan mental yang kuat ? Karena kesuksesan itu sendiri adalah sebuah hasil dari proses yang panjang yang didalamnya selalu ada kegagalan. Kalau orang-orang dulu bilang, kegagalan adalah sukses yang tertunda. Terdengar seperti sebuah kalimat yang menghibur agar mereka yang mengalami kegagalan tidak lantas menjadi putus asa.

Apapun bentuknya, yang namanya kegagalan itu rasanya pasti sakit. Namun bagi mereka yang bermental kerupuk alias pecundang, akan menjadikan kegagalannya sebagai sebuah alasan atau kambing hitam baginya untuk tidak lagi berusaha. Dia akan menghindar dan tidak mau lagi melanjutkan apa yang telah dimulainya.

Sangat berbeda dengan mereka yang memiliki mental baja yang  menganggap kegagalan bukanlah akhir dari segalanya. Justru kegagalan dianggapnya sebagai sebuah awal baru untuk melangkah lebih baik karena dengan adanya kegagalan dia telah mendapatkan ilmu dan pelajaran yang berharga. Dengan demikian dia bukan down atau terpuruk dalam kegagalannya, tapi justru menjadikan kegagalan tersebut sebagai satu batu loncatan untuk mencapai kesuksesan yang diimpikan.

Berdasarkan pengalaman pribadi yang saya alami, saya menerapkan poin-poin berikut ini untuk bangkit dari kegagalan.

1. Terima Kenyataan

Kebanyakan orang malu dan tidak bisa menerima kegagalan. Dia tidak mengakui bahwa dirinya telah gagal. Hal ini tidak baik, karena hanya akan memperburuk keadaan, karena dengan terus-menerus tidak mengakui kegagalan berarti sama saja dengan membohongi diri sendiri. Tidak perlu mencari kambing hitam atas kegagalan yang telah terjadi, yang perlu dilakukan adalah terima kenyataan. Dan segera instrospeksi diri untuk mencari kesalahan diri, agar kedepannya kesalahan yang sama tidak terulang kembali. Langkah selanjutnya adalah kembali menyusun rencana-rencana baru dengan terus membuka diri dengan jiwa besar untuk meneriman masukan dan kritikan dari orang lain.

2. Kembali Ke Titik Nol

Titik Nol adalah titik awal untuk kita melangkah. Pada titik ini kita dipenuhi oleh semangat yang tinggi dan ide-ide segar yang menuntut untuk segera diwujudkan. Dari pada hanya diam dan meratapi kegagalan yang telah lalu, maka lebih baik tenaga dan pikiran yang ada dikerahkan untuk mewujudkan ide-ide tersebut dengan rasa semangat dan keyakinan yang tinggi bahwa tidak ada kesuksesan yang bisa dicapai tanpa langkah awal. Sekecil apapun langkah yang dibuat adalah lebih baik dari pada duduk dan diam tanpa berbuat apa-apa.

3. Mengintip Keberhasilan

Tidak ada salahnya jika sekali-kali kita membayangkan keberhasilan dan kesuksesan yang akan kita capai jika semua ide dan rencana yang telah disusun berjalan dengan baik. Bayangkan berapa banyak orang-orang yang bisa kita mudahkan jika kita berhasil. Bayangkan senyum lebar dan air mata haru dari orang-orang terkasih yang akan bangga dengan keberhasilan kita. Simpan semua bayangan tersebut di hati dan pikiran kita, agar bisa memberikan sugesti positif untuk kita agar tidak berputus asa dalam menjalankan semua proses dan tahap menuju impian. Karena semua keberhasilan kita kelak bukanlah untuk dinikmati sendiri, namun untuk membahagiakan orang banyak.

4. Selalu bersyukur

Terkadang kegagalan yang menimpa kita membuat kita terpuruk dan merasa sebagai manusia paling malang sedunia. Kita merasa Tuhan tidak adil dan kita merasa iri dengan kesuksesan orang lain. Buanglah jauh-jauh perasaan semua itu ! Lebih baik lihat disekitar kita berapa banyak orang-orang yang hidupnya jauh lebih kurang dari kita. Namun mereka tidak menyerah berjuang untuk hidup padahal mereka tidak memiliki modal yang lebih dari pada kita. Kita memang belum sukses, tapi modal untuk sukses itu kita telah miliki yaitu pengalaman, kemampuan dan kemauan untuk kembali bangkit. Jadi dari pada menghujat Tuhan dan iri akan kesuksesan orang lain, lebih baik mensyukuri apa yang telah dan masih dimiliki saat ini.

5. Buat daftar Kesuksesan

Buat daftar kesuksesan diri sendiri, sekecil apapun itu tulislah dan jadikan acuan hidup kita. Mulailah dari yang terkecil hingga yang terbesar. Jangan merasa malu akan impian-impian yang kecil, karena impian yang besar akan sulit terwujud jika impian kita yang kecil belum terwujud. Bukankah semakin besar impian, maka usaha yang dilakukan juga semakin besar ? Jika takaran usaha yang dilakukan adalah selalu standar maka jangan pernah bermimpi kesuksesan yang besar akan datang menghampiri.

6. Terima masukan dari orang lain

Masukan dari orang lain itu datang dalam berbagai bentuk. Ada yang bentuknya negatif adapula yang positif. Untuk masukan yang bentuknya positif tidak perlu diragukan lagi, karena sebagai manusia kita memiliki kecendrungan untuk selalu terbuka untuk masukan-masukan yang bentuknya positif. Namun ada kalanya masukan dari orang lain ini bentuknya negatif seperti ejekan, sindiran dan bahkan cacian. Nah sekarang tergantung kepada kita, apakah akan berkecil hati ketika mereka mengejek apa yang kita lakukan ? atau justru membuat kita melakukan instrospeksi diri dan melakukan pengecekan ulang atas apa yang kita lakukan. Jika telah melakukan pemeriksaan menyeluruh, kita tidak menemukan hal-hal yang mereka ejekkan, just forget it ! anggap mereka iri dengan usaha kesuksesan yang tengah kita raih.

7. Alihkan kesedihan untuk melakukan kegiatan yang positif

Ketika kita mengalami kegagalan, sudah pasti kita merasakan sakit dan sedih yang mendalam. Kita menjadi murung dan tidak semangat melakukan apapun. Namun sadarkah kita bahwa semua itu sia-sia ? Apakah dengan kita bermuram durja kegagalan itu akan pergi ? Apakah dengan berdiam diri dan mengurung diri dikamar itu membuat kesuksesan itu datang ? Jawabannya adalah tidak. Yakin dan percayalah kesuksesan itu hanya untuk mereka yang terus melangkah dan memperbaiki diri. Nah dari pada pasang wajah bertekuk dan cemberut, lebih baik tersenyum dan langkahkah kaki untuk melakukan hal-hal yang positif. Misalnya bersihkan rumah, pergi piknik dengan orangtua, berkunjung ke panti jompo, dan lain-lain. Buatlah orang lain tersenyum. Semakin banyak orang yang kita bahagiakan, maka semakin cepat kita bisa bangkit dari kegagalan.

0 comments:

Post a Comment


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal