Saturday, August 30, 2014

Malas itu Membunuhmu

Saat ini dimana-mana tersebar slogan "Rokok Membunuhmu". Saya sangat setuju dengan iklan rokok ini. Karena tidak sedikit kejadian, barang haram yang satu ini telah merenggut banyak nyawa karena penyakit-penyakit mematikan yang disebabkannya. Saya angkat seribu jempol untuk warning keras dari pemerintah ini. Namun alangkah lebih efektifnya jika produsen rokok itu sendiri yang diberi warning lebih keras. Atau kapan perlu, naikkan harga rokok 100x lipat, agar yang bisa membelinya hanya segelintir orang saja. Sehingga pengguna rokok bisa berkurang di negeri ini.

Akan tetapi saya tidak akan membahas soal rokok itu lebih dalam. Kali ini saya ingin membahas tentang suatu penyakit yang jauh lebih mematikan bagi kehidupan manusia, yaitu penyakit "MALAS". Dengan ekstrim saya berani menyatakan "MALAS ITU MEMBUNUHMU !"

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, Malas itu berarti tidak mau/segan/tidak suka/tidak bernafsu berkerja atau melakukan sesuatu.

Mari renungkan sejenak makna dari kata malas tersebut di atas. Tidak mau melakukan sesuatu, tidak suka melakukan sesuatu, tidak bernafsu melakukan sesuatu. Melakukan 'sesuatu' itu bisa berupa banyak hal. Semua yang berhubungan dengan kata kerja adalah 'sesuatu" tadi.

Mengapa MALAS itu bisa Membunuhmu ?

Sikap Malas, yang ada pada manusia jika terjadi meskipun hanya sesaat sebenarnya dia telah merugikan dirinya sendiri. Karena sikap malas yang meski hanya sesaat tadi merupakan sebuah penundaan. Disadari atau tidak dia telah menunda kebaikan untuk datang menghampirinya. Malas makan, berarti telah menunda kebaikan bagi tubuh untuk mendapat pasokan energi. Malas tidur, berarti telah menunda kebaikan bagi tubuh untuk mendapatkan istirahat. Malas belajar, berarti telah menunda kebaikan bagi otak untuk mendapatkan ilmu pengetahuan. Malas berkerja, berarti telah menunda kebaikan bagi kenyamanan di masa depan. Malas ibadah, berarti dia telah menunda kebaikan bagi kesehatan jiwanya. Dan masih banyak lagi sikap malas manusia yang berujung pada penundaan kebaikannya.

Tubuh manusia terdiri dari jasmani dan rohani. Agar terus bisa hidup, maka jasmani dan rohani harus selalu mendapat perlakuan yang baik. Bagaimana perlakuan baik ini bisa didapat ? Satu jawabannya. Jauhi sikap MALAS !

Yakinlah, MALAS itu Membunuhmu !
Malas bisa mematikan kreatifitas.
Malas bisa mematikan rasa.
Malas pun bisa memiskinkan.

Jadi apa untungnya memelihara Malas dalam hidup kita ??
Tidak ada. Maka dari itu, Jauhilah Malas !!

0 comments:

Post a Comment


Terimakasih telah berkunjung ^.^
Tinggalkan komentar ya, biar kita saling kenal